<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273</id><updated>2011-12-20T16:55:04.376+07:00</updated><category term='Kuliner'/><category term='lampung'/><category term='puisi'/><category term='Daily'/><category term='Kisah Lama'/><category term='Bapak'/><category term='Artikel'/><category term='CatCil Pengusaha'/><category term='Lagu'/><category term='aku'/><category term='Film'/><category term='Musik Rock'/><category term='Medan'/><category term='qoute'/><category term='caKit'/><category term='Leadership'/><category term='Buku'/><category term='positif thinking'/><category term='organisasi'/><category term='Mama'/><category term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category term='Sajak'/><category term='Motivasi'/><category term='TaMak'/><category term='Musik'/><category term='Hidup'/><category term='Artikel Umum'/><title type='text'>dari tepian</title><subtitle type='html'>saat ini kita sedang berjalan, menuju satu titik, dan ini adalah jenak-jenak yang kukumpulkan seiring langkah-langkah kita...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>178</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3693067877958513503</id><published>2011-06-28T07:05:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T07:05:41.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caKit'/><title type='text'>agaknya ada benarnya juga</title><content type='html'>kita mungkin pernah menyaksikan iklan sebuah produk 'KB' di televisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-sebelum nikah-&lt;br /&gt;kapan nikah...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-setelah nikah-&lt;br /&gt;kapan mau punya anak...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-setelah punya anak-&lt;br /&gt;kapan ya, kamu dapat adik...? (sambil gendong si anak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam kehidupanku, pertanyaan itupun hadir. dahulu sebelum aku menikah, banyak pertanyaan tentang "kapan nikahnya...?", aku pikir setelah menikah pertanyaan-pertanyaan menyeldik itu segera berakhir, namun ternyata aku salah, pertanyaan berikutnya hadir, "udah isi belum?" (maksudnya, istriku sudah hamil belom?). kadang aku ternyum sendiri mengenang itu. Istrikupun sering mengatakan, "dulu belum nikah nanya kapan nikah, sudah nikah nanyanya udah isi belom." aku tersenyum dan ku katakan pada istriku bahwa pertanyaan-pertanyaan itu adalah suatu yang lumrah dan memang seperti itu urutannya...hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah...aku punya jawaban sendiri saat di tanya, "sudah isi belom?" kukatakan, "kami masih seneng pacaran." hehe, memang sejak dulu aku belum pernah pacaran, begitupun istriku, jadi setelah kami menikah, yah...bisa dikatakan kami menikmati masa-masa pacaran kami yang sengaja kami tunda sampai akhirnya kami menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, tapi sebenarnya memang, semua itu urusan Allah, mau cepat 'isi' atau lambat itu semua kuasa Allah. Kita hanya menjalani saja, biarkan Dia yang menentukan yang terbaik buat kita. karena Dialah yang paling tau yang terbaik dalam hidup dan kehidupan kita. nikmati dan syukuri apa yang ada hari ini. gitu kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3693067877958513503?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3693067877958513503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/agaknya-ada-benarnya-juga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3693067877958513503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3693067877958513503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/agaknya-ada-benarnya-juga.html' title='agaknya ada benarnya juga'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5312823681813932145</id><published>2011-06-28T06:53:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T06:53:59.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caKit'/><title type='text'>ada kah?</title><content type='html'>adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;saat usahamu tak berbuah keberhasilan...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;saat inginmu tak kunjung kau dapatkan...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;saat cintamu tak kunjung bersambut..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;saat semuanya hilang tak berbekas...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;saat semuanya pergi meninggalkanmu...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kau menyesal...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku rasa tidak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5312823681813932145?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5312823681813932145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/ada-kah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5312823681813932145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5312823681813932145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/ada-kah.html' title='ada kah?'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5371845943997525146</id><published>2011-06-25T22:53:00.000+07:00</published><updated>2011-06-25T22:53:16.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caKit'/><title type='text'>Tentang Orang Tua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kenapa ya...?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pertanyaan sederhana yang baisa hadir dalam pikiran kita, saat sering kali komunikasi kita menjadi mentah saat berbenturan pendapat dengan orang tua kita. sering aku menemukan, teman-teman yang memiliki keinginan setelah mereka menyelesaikan pendidikan tingginya, seperti pekerjaan seperti apa yang ingin mereka tekuni. sering kali orang tua masih saja mencoba untuk mencampuri pilihan-pilihan anaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;salah kah?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku rasa tidak, karena bagaimanapun orang tua tetap memiliki hak atas hidup anaknya. mereka tetap menginginkan akhir yang baik bagi kehidupan anak-anaknya. itulah sebabnya mereka seperti sangat 'mencampuri' urusan anaknya mulai dari sekolah, jodoh, hingga pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;namun, sebagai orang tua juga, setidaknya mereka juga mulai membuka mata, bahwa perputaran waktu sudah sangat jauh sekali. masa lalu yang mereka lalui, sudah sangat berbeda dengan apa yang dihadapi anak-anaknya. tentunya, sang anak harus tetap mengomunikasikan pilihan-pilihan hidupnya kepada orang tuanya. satuhal yang harus hadir dalam pikiran kita sebagai anak adalah orang tua kita menginginkan yang terbaik bagi kehidupan kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;intinya tetap komunikasi yang baik antara kedua pihak akan memunculkan kesimpulan yang baik pula. setidaknya aku sudah pernah melewati masa-masa diskusi yang hangat dengan orang tua saat mengomunikasikan pilihan hidupku sebagai seorang pengusaha. dan biasanya, diskusi akan macet saat bicara masalah pekerjaan masa depan si anak, jika si anak sudah sarjana...biasanya orang tua akan bersikukuh menyuruh anaknya untuk menjadi pegawai. aku pikir itu hal yang wajar dan kita sebagai anak jangan terbawa emosi, seperti dikatakan istriku, &lt;i&gt;"kita hanya perlu membuktikan bahwa pilihan hidup kita ini tidak salah selama kita bertanggungjawab penuh atas pilihan itu dan tidak menyalahkan orang lain saat pilihan itu tidak berjalan dengan mulus."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;salam!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5371845943997525146?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5371845943997525146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/tentang-orang-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5371845943997525146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5371845943997525146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/tentang-orang-tua.html' title='Tentang Orang Tua'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1326585744196409283</id><published>2011-06-25T00:03:00.001+07:00</published><updated>2011-06-25T00:49:38.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caKit'/><title type='text'>Tentang Berbicara di Depan Publik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-p07MfhqlNB0/TgTN5pXJK9I/AAAAAAAAAJE/rWXN1tJA71s/s1600/public-speaking+%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-p07MfhqlNB0/TgTN5pXJK9I/AAAAAAAAAJE/rWXN1tJA71s/s320/public-speaking+%25281%2529.jpg" width="231" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari ini, Jum'at 24 Juni 2011, aku dan seorang temanku, Iqbal, kami berdua sholat jum'at di Masjid Aceh Sepakat Medan. Protokol membacakan bahwa yang menjadi Khotibnya adalah seorang Doktor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pikiranku, &lt;i&gt;ah...paling khotbah kali ini akan biasa-biasa saja seperti yang selama ini ku saksikan&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sang khotib mengawali khotbah dengan perlahan, disitir beberapa ayat al qur'an dan tanpa basa-basi langsung masuk ke masalah. beliau menyampaikan sebuah ayat tentang penghambaan kepada Allah dan menghindari syirik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Materinya sudah sering kita dengar, mungkin sudah berkali-kali, namun hari ini rasanya berbeda. sang khotib menyampaikan ayat ini dengan cara yang sangat..sangat berbeda dari kebanyakan khotib yang 'datar..datar saja'.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu kesimpulanku hari ini adalah khotib tadi, pak Doktor tadi, betul-betul menguasai teknik public speaking dengan baik dan beliau mengetahui dasar khotbah yang di ajarkan rasulullah, bersemangat, seperti akan berangkat perang, singkat dan padat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal inilah yang harusnya menjadi salah satu perhatian lembaga &amp;nbsp;yang punya tanggung jawab mengurusi da'i, bagaimana para da'i harus memiliki kemampuan public speaking yang di atas rata-rata orang kebanyakan. karena pembicara yang 'terlatih dan terbiasa' itu akan sangat berbeda "rasa"nya, dan lebih lanjut, dengan kemampuan public speaking yang mumpuni, pesan-pesan Tuhan itu akan sampai ke pendengar dengan baik dan berbekas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit kebanyakan kita, selalu memperhatikan siapa yang yang berbicara daripada apa yang dibicarakan. jika si pembicara saja sudah mampu menarik perhatian audience, mudah-mudahan, audience akan lebih mudah menangkap materi yang disampaikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;salam!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1326585744196409283?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1326585744196409283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/tentang-berbicara-di-depan-publik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1326585744196409283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1326585744196409283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/tentang-berbicara-di-depan-publik.html' title='Tentang Berbicara di Depan Publik'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-p07MfhqlNB0/TgTN5pXJK9I/AAAAAAAAAJE/rWXN1tJA71s/s72-c/public-speaking+%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5514727544279780945</id><published>2011-06-23T09:47:00.000+07:00</published><updated>2011-06-23T09:47:49.660+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>kejar mengejar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;sering merasa di kejar? atau mengejar?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;jika kita di hadirkan dua pertanyaan ini, mana yang lebih enak, dikerja atau mengejar. kalo saya di sodorkan pertanyaan ini, saya lebih senang mengerjar, terlalu lelah untuk sebentar-sebentar melihat ke belakang, sudah berada di mana 'sipengejar' kita tadi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;kita juga sering mendengar pernyataan, lebih mudah meraih ketimbang mempertahankan. saya pikir pernyataan ini juga memiliki korelasi dengan kejar dan mengejar tadi. meraih itu dekat maknanya dengan mengejar, sedangkan mempertahankan dekat maknanya dengan dikejar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;aku teringat salah satu kalimat yang di ucapkan 'ksatria' dalam film King Arthur, saat mereka di kejar-kejar tentara saxon. kstatria arthur berkata, 'aku sudah cape harus terus-menerus mengawasi belakangku.'&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;namun, dalam hidup, kita akan dihadapkan kepada dua hal ini, apakah kita sebagai pengejar atau pihak yang dikejar. saran saya sih, jangan cepat menyerah. berbuat sebaiknya saja, tentunya Tuhan akan memberikan hasil yang terbaik. tidak soal kita mengejar atau dikejar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5514727544279780945?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5514727544279780945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/kejar-mengejar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5514727544279780945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5514727544279780945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/kejar-mengejar.html' title='kejar mengejar'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5287286032301401812</id><published>2011-06-16T17:46:00.002+07:00</published><updated>2011-06-16T17:46:47.640+07:00</updated><title type='text'>-</title><content type='html'>Bersama kesulitan ada kemudahan... pasti!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5287286032301401812?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5287286032301401812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5287286032301401812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5287286032301401812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/blog-post.html' title='-'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1866603876002514204</id><published>2011-06-16T17:20:00.000+07:00</published><updated>2011-06-16T17:20:41.249+07:00</updated><title type='text'>Memulai Semua dari Nol</title><content type='html'>Memulai semuanya dari nol lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pernah akhirnya hadir dalam pikiranku, bahwa aku harus kembali lagi ke kota ini, memulai hidupku di sini, mungkin untuk selamanya. Pada maret 2009, sudah kuputuskan, bahwa aku akan menghabiskan sisa hidupku di sana, di kampung halamanku. Namun, ternyata Allah memang punya cara yang sangat unik dalam mengatur jalan hidup setiap hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa aku menyesal? Tidak, aku justru bersyukur, terkuak satu lagi rahasia hidupku. aku diberi kesempatan lagi untuk belajar, menemui tantangan baru, menemui orang-orang baru, semoga langkah ini menjadi batu lompatan yang akan mengantarkan pada ledakan dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1866603876002514204?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1866603876002514204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/memulai-semua-dari-nol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1866603876002514204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1866603876002514204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/06/memulai-semua-dari-nol.html' title='Memulai Semua dari Nol'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1164531990210585877</id><published>2011-03-05T11:25:00.002+07:00</published><updated>2011-03-05T12:19:38.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>terkait tentang ide</title><content type='html'>ide itu mahal...&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ide lah yang menyebabkan manusia bisa terus hidup, kehidupan semakin membaik dari hari ke hari. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan jika kita ingin menggapai kesuksesan dalam hidup, maka ide-lah yang akan menjadi titik awal kesuksesan anda. jangan pernah meremehkan ide brilian sekecil apapun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam beberapa diskusi dengan teman-teman yang ingin memiliki usaha, rata-rata mereka mengatakan bahwa mereka kesulitan memulai usaha karena mereka tidak memiliki modal, uang. namun, aku katakan bahwa modal uang itu adalah modal yang menempati urutan ke 14, modal utama yang harus kita miliki adalah modal IDE, karena dari ide-lah semua bermula.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam film the social network, kita menemukan bahwa ide menjadi titik awal kesuksesan sebuah situs jejaring Facebook. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jadi, jangan sekalipun meremehkan ide sekecil apapun, karena seperti yang kita saksikan dalam film the social network, hanya penyesalan yang akan hadir. jika kita yakin bahwa ide tersebut akan bernilai jutaan rupiah, mengapa tidak kita mulai ambil langkah pertama untuk mewujudkannya, karena kita tidak tahu akan ada orang lain yang mengetahui ide itu, kemudian mengembangkannya dan akhirnya kita hanya dapat gigit jari saat ide itu menuai apa yang di sebut dengan kesuksesan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1164531990210585877?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1164531990210585877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/03/terkait-tentang-ide.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1164531990210585877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1164531990210585877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/03/terkait-tentang-ide.html' title='terkait tentang ide'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1341758520974389043</id><published>2011-02-17T19:13:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T19:15:33.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Permintaan Mereka</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang mengatakan kepadaku mereka ingin menjadi seorang pengusaha, sama seperti apa yang sedangku jalani sekarang. Rata-rata mereka yang mengatakan bahwa mereka ingin jadi pengusaha adalah teman-teman yang sebenarnya sudah punya pekerjaan yang relative tetap. Aku tak ingin menebak-nebak apa yang bergelayut pada pikirannya,  saat berkata kepadaku, “bang, pengen jadi pengusaha seperti abang. Ajari ya..bang pengalamannya?” Aku hanya tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bagi sebagian orang ‘awam’ melihat bahwa profesi sebagai pengusaha sangat menjanjikan. Kita memiliki kebebasan waktu, kebebasan mengatur penghasilan,bahkan kita bisa menjadi salah satu solusi bagi negeri, menyediakan lapangan pekerjaan. Ya, memang seperti itu adanya. Kami, yang saat ini punya ‘pekerjaan’ sebagai pengusaha, memang memiliki kebebasan dalam mengatur waktu, kebebasan mengatur penghasilan, dan membantu kehidupan orang lain untuk dapat memiliki pekerjaan atau pengalaman kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, untuk menjadi seorang pengusaha yang ‘sukses’, kita harus melalui berbagai macam rintangan, yang kalau hendak ku tuliskan di sini, tidak akan cukup. Terkadang, kebanyakan orang hanya melihat ‘ujung’ dari kondisi pengusaha yang terbilang sukses tadi. Kebanyakan kita jarang sekali melihat proses menjalani hari-hari sebagai pengusaha. Ada banyak hal yang akan memakan berlembar-lembar kertas untuk menceritakannya. Cerita yang menggambarkan bahwa hari-hari sebagai pengusaha itu benar-benar tidak mulus-mulus saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang harus dikorbankan di awal usaha kita mendirikan usaha, bahkan harga diri yang kita agung-agungkan, harus sedikit kita turunkan. Title sarjana atau apapun namanya harus kita lupakan, dan cerita sukses kita sebagai pelajar dan mahasiswa harus kita tinggalkan di rumah. Satu langkah kita keluar dari pintu rumah, dan menjalani hari sebagai pengusaha, adalah hari tanpa identitas, tanpa gengsi, tanpa gelar tanpa semua embel-embel yang biasa melekat pada diri kita. Inilah dunia nyata yang ibarat rimba raya, hanya mereka yang kuatlah yang akan bertahan dalam seleksi alam ini. Menurut sebuah penelitian, hanya 10 orang dari 100 orang yang mampu menggapai sukses saat menjalani kehidupan sebagai pengusaha, 90 lainnya, melalui seleksi alam yang ketat, mereka hilang di telan gelombang pasang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan keputusan-keputusan hidup anda. Indah memang jika kita membayangkan ujung dari kehidupan sukses sebagai pengusaha. Namun, jika memang keinginan menjadi pengusaha itu hanya sebagai pelarian atas kondisi ‘pekerjaan’ yang saat ini kurang ideal, ada baiknya anda berpikir ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang menemui jalan sukses dalam perjalanan karirya adalah mereka yang menganggap bahwa meniti karir ini sebagai  panggilan jiwa, apakah karir itu sebagai karyawan atau sebagai pengusaha. Karena dengan hal ini, panggilan jiwa, kita akan memiliki  kesabaran yang berlapis-lapis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat, bahwa kesabaran berlapis-lapis inilah salah satu modal utama untuk menemukan jalan sukses anda. Jika anda telah memilikinya, saya yakin anda akan menemui jalan kesuksesan anda sendiri. Dimanapun itu, pekerjaan apapun itu, pengusaha atau karyawan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1341758520974389043?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1341758520974389043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/02/permintaan-mereka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1341758520974389043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1341758520974389043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/02/permintaan-mereka.html' title='Permintaan Mereka'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6274361473747277288</id><published>2011-02-01T21:34:00.002+07:00</published><updated>2011-02-01T21:40:56.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>...</title><content type='html'>Lama juga gak meng update blog ini, sibuk...? agaknya nggak juga sih...cuma memang lagi fokus ke beberapa hal, sehingga aktivitas menulis agak sedikit tertunda. selain itu juga ada sebuah tulisan sangat penting sedang di garap, sudah 90 % tinggal smoothing..halah gaya kali pun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa hari ini memang niat sekali menulis beberapa review tentang beberapa buku yang telah selesai di baca. buku-buku itu antara lain Rumah 1000 malaikat dan sekuel negeri 5 menara, Ranah 3 Warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain dua buku ini, ada beberapa buku lama yang kebetulan ku baca ulang. berusaha mengambil hikmah lain yang terkandung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6274361473747277288?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6274361473747277288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/02/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6274361473747277288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6274361473747277288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/02/blog-post.html' title='...'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8687326071470861045</id><published>2011-01-04T04:54:00.002+07:00</published><updated>2011-01-04T04:58:46.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Negeri Van Oranje (catatan pembaca)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSJGg7-1n2I/AAAAAAAAAI0/FJkigNw3ayI/s1600/vanoranje-300x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSJGg7-1n2I/AAAAAAAAAI0/FJkigNw3ayI/s200/vanoranje-300x300.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558082421799624546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, aku sempat juga menuliskan sedikit catatan dari buku yang baru saja ku baca. Kali ini buku yang beruntung itu adalah Negeri Van Oranje, buku yang di tulis oleh 4 orang. Sudah lama aku mengetahui keberadaan buku ini, hanya saja ketika di medan inilah aku sempat untuk membacanya hingga khatam. Mirip dengan novel-novel yang lain (terutama yang menarik ceritanya), novel ini habis ku lahap dalam 2 dua hari, agak lambat dari rekor 24 jam non stop. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku ini menjadi menarik, karena amat sangat terkait dengan salah satu mimpiku untuk melanjutkan sekolah di eropa.  Aku tidak tahu mengapa eropa menjadi  tempat yang hadir dalam mimpiku untuk ku datangi dan menyerap ilmu darinya. Mungkin ini sangat terkait dengan masa kecilku, dahulu, bapaku selalu bercerita tentang Jerman dan Belanda. Beliau juga menguasai bahasa kedua Negara itu. Dahulu, beliau juga sering membacakan cerita, terutama sejarah bangsa ini yang di tulis dalam bahasa belanda untukku. Mungkin ini juga yang menyebabkan aku begitu menggandrungi sejarah. &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari pengalamanku membaca beberapa buku yang di tulis dengan seting mahasiswa di eropa, setidaknya ada 3 judul buku (novel). Edensor oleh Andrea Hirata, 40 days in europe, dan negeri van oranje sendiri. Edensor, lebih menceritakan kisah si penulis, andrea hirata. Terasa sekali bahwa Edensor dan kawan-kawannya adalah biografi  yang di tulis dengan gaya sastra. Kalau 40 days in Europe, isinya lebih ke pengalaman penulis, kang maul saat me-manajer-I anak-anak dari bandung yang menjalankan misi kesenian di beberapa festival di eropa. Dan yang betul-betul kisah mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah, dengan semua suka dan dukanya, ya buku ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah selesai membaca buku ini, boleh aku katakan bahwa buku ini adalah buku student guide yang di tulis dengan gaya sastra. Penulis berhasil mengangkat semua aspek yang diperlukan oleh seorang mahasiswa, terutama mahasiswa baru di Belanda untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya, lingkungan kompeni. Berbagai macam tips untuk survive di belanda, di angkat, tidak hanya dalam dialog para tokohnya, tapi dibuatkan lembar khusus yang secara detail menceritakan langkah-langkah yang harus di ambil, jika ingin bekerja sampingan, jika ingin melakukan perjalanan (liburan) dan tips-tips lain yang akan sangat berguna bagi mereka yang baru atau akan datang ke belanda dengan misi pendidikan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak seperti Edensor ataupun 40 days in Europe,  yang memiliki kesan bahwa tokoh utamanya hanya satu. Kemudian dari si tokoh ini cerita berkembang. Kalau saya sebagai orang awam melihatnya sih, ini kurang menarik, kurang berwarna saja. Namun, di NVO dengan 5 orang tokoh sentral dan dengan berbagai macam karakter, novel ini menjadi lebih hidup. Dan kita, pembaca, dapat memilih karakter mana yang paling kita sukai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu hal lagi yang menurutku membuat novel NVO menjadi menarik adalah detail tempat-tempat menarik di Belanda di sertai dengan sejarah mengenai tempat tersebut. Di dalam buku ini juga para tokoh terlibat dalam berbagai festival yang ada di negeri kincir angin itu, kemudian berbagai kebiasaan-kebiasaan penduduk lokalpun di gambarkan secara gamblang, sehingga kita –pembaca- seakan ikut larut dalam cerita ini, seakan kita ikut di dalamnya, menyusuri jalan-jalan di Belanda dengan sepeda, mengejar trem, mengejar jadwal kereta api, makan di berbagai restoran khas, minum di berbagai kafe dan bar, dan seterusnya….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan agaknya, tidak ada salahnya jika pada akhirnya aku merekomendasikan teman-teman untuk ikut membaca novel ini dan ikut merasakan sensasi berjalan di jalanan kampus-kampus terkenal di Belanda, ikut merasakan denyut perkuliahan dan kehidupan mahasiswa di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dini hari, kedinginan, disertai perasaan kurang sedap…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8687326071470861045?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8687326071470861045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/01/negeri-van-oranje-catatan-pembaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8687326071470861045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8687326071470861045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/01/negeri-van-oranje-catatan-pembaca.html' title='Negeri Van Oranje (catatan pembaca)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSJGg7-1n2I/AAAAAAAAAI0/FJkigNw3ayI/s72-c/vanoranje-300x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1635552167458214060</id><published>2011-01-02T17:59:00.002+07:00</published><updated>2011-01-02T18:10:07.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Catatan Kecil (mimpi sekolah ke eropa)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBbmHPscAI/AAAAAAAAAIc/gSAPJNJE6yQ/s1600/vanoranje-300x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBbmHPscAI/AAAAAAAAAIc/gSAPJNJE6yQ/s200/vanoranje-300x300.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557542650513223682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negeri Van Oranje, judul bukunya, sebuah novel yang menceritakan kisah  5 orang mahasiswa Indonesia di belanda. Memang belum ku khatamkan, namun dari beberapa bab yang sudah ku lalui, aku sudah dapat memastikan bahwa novel ini sangat menarik. Dengan gaya bercerita yang mengalir dan penggambaran yang detail tentang Belanda, seakan kita di ajak untuk tour gratis di Belanda. Dan tidak salah jika novel ini sudah naik cetak hingga 8 kali (edisi yang ku pegang) dan menjadi salah satu buku yang dinominasikan untuk mendapat penghargaan di situs ‘membaca’ goodreads.com.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, aku tidak sedang akan membicarakan detail novel ini. Setelah membaca beberapa bab dari novel ini, pikiranku diingatkan tentang dua novel yang isinya mirip sekali, hanya saja memiliki setting tempat yang berbeda dan tokohnya memiliki profesi yang sama, yaitu, mahasiswa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Novel yang ku maksud adalah 40 days in Europe yang ditulis oleh Maulana M Syuhada dan Edensor yang di tulis oleh Andrea Hirata. Aku tertarik dengan ketiga novel ini karena para penulisnya berhasil (menurutku) menggambarkan detail aktivitas ‘mahasiswa’ di negeri jauh sana dan detail kondisi medan di sana. Aku tertarik karena memang hingga hari ini, Eropa adalah salah satu mimpi yang akan kuwujudkan. Mimpi untuk bisa ikut serta belajar di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negeri Van Oranje sudah jelas berisikan kisah tentang perjalanan hidup mahasiswa Indonesia di Belanda dengan segala pernak perniknya. Selain itu juga diberikan beberapa tips bagi kita yang ingin belajar atau sekedar berkunjung ke negeri kincir angin itu. Mulai dari tips transportasi, belanja, sampai kerja part time yang dilengkapi juga persyaratannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBcMyIjfSI/AAAAAAAAAIk/Rhi7wk7AT5w/s1600/buku%2B40%2BDays%2BIn%2BEurope.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 188px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBcMyIjfSI/AAAAAAAAAIk/Rhi7wk7AT5w/s200/buku%2B40%2BDays%2BIn%2BEurope.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557543314861030690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;40 days in Europe, berisi perjalanan si penulis bersama anak-anak dari bandung untuk membawa kesenian angklung dalam festival music tradisional di eropa. Selain itu, si penulis juga menceritakan kisah suka dan dukanya di negeri Bavaria, jerman dalam menuntut ilmu. Sama seperti Negeri van oranje, 40 days in Europe juga memberikan detail kondisi ‘medan’ Jerman kepada kita yang ingin berkunjung atau menuntut ilmu di negerinya om hitler ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu lagi, Edensor, Andrea Hirata, menceritakan kisah perjuangannya menyelesaikan studi masternya di universitas Sorbonne  Paris Perancis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBcx3rvLiI/AAAAAAAAAIs/vquy3qsvLNo/s1600/novel-edensor.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 151px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBcx3rvLiI/AAAAAAAAAIs/vquy3qsvLNo/s200/novel-edensor.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557543952005934626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan membaca ketiga novel ini, aku seakan-akan sedang berjalan bersama mereka (para tokoh dalam novel ini) menyusuri jalan-jalan di Amsterdam, Munchen, dan Paris. Naik kereta bersama mereka, makan-makanan khas Indonesia di Eropa yang harganya selangit (dibanding di negeri asalnya, namun demi mengobati kerinduan, harga tak jadi soal), namun jauh lebih nikmat jika di bandingkan dengan masakan asli eropa. Dan kisah suka dukanya hidup di negeri orang, demi menuntut ilmu yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi negeri ini di masa yang akan datang…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, tak ada salahnya juga, bagi teman-teman yang punya mimpi untuk menuntut ilmu di negeri-negeri eropa tadi untuk menyempatkan waktu membaca novel-novel ini. Saya jamin, anda tidak akan merasa sia-sia telah membacanya. Dan satu lagi, bagi teman-teman yang saat ini juga seang menuntut ilmu atau pernah tinggal di Negara-negara ‘pendidikan’ lainnya, tidak ada salahnya jika anda menulis buku tentang negeri itu. Selain juga, kita menulis tentang suka duka menuntut ilmu di negeri sendiri, namun dengan bahasa yang proporsional, indah dan tidak sekedar menghujat..  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1635552167458214060?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1635552167458214060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/01/catatan-kecil-mimpi-sekolah-ke-eropa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1635552167458214060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1635552167458214060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2011/01/catatan-kecil-mimpi-sekolah-ke-eropa.html' title='Catatan Kecil (mimpi sekolah ke eropa)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/TSBbmHPscAI/AAAAAAAAAIc/gSAPJNJE6yQ/s72-c/vanoranje-300x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4206408238409922506</id><published>2010-12-31T22:21:00.004+07:00</published><updated>2010-12-31T22:34:07.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Tentang Pengusaha</title><content type='html'>Rangkuman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang ingin menjadi pengusaha, berikut ini ku rangkum beberapa hal yang diperlukan untuk menjadi pengusaha, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keberanian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemauan yang keras dan konsisten&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kerja Keras dan cerdas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki Inisiatif untuk menjadi yang pertama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki Semangat untuk menjadi yang terbaik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kreatif yang menjadikan dirinya Berbeda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lingkungan yang mendukung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mimpi yang besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TARGET yang TERUKUR dan BERANI&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;....&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;apa lagi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4206408238409922506?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4206408238409922506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tentang-pengusaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4206408238409922506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4206408238409922506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tentang-pengusaha.html' title='Tentang Pengusaha'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8270200565437894724</id><published>2010-12-28T06:27:00.002+07:00</published><updated>2010-12-28T06:42:39.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Tentang Nikah</title><content type='html'>Ada dua Syarat untuk menikah, kata seorang teman suatu hari. Syarat pertama adalah Status, dan kedua adalah Mapan. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Status berkenaan dengan pekerjaan, 'baju seragam dinas' dan yang sejenisnya, sedangkan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mapan, berkenaan dengan kondisi perekonomiaan. Masih menurut beliau, bahwa mapan itu sudah punya tabungan, punya rumah, kendaraan sendiri dan yang sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;aku tersenyum, &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ku katakan padanya, "jadi, kalo begitu, aku belum 'pantas' untuk menikah?" &lt;/div&gt;&lt;div&gt;"kenapa?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Karena, sampai hari ini, aku belum mempunyai 'status' dan 'tidak mapan'"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, jika itu memang menjadi syarat nikah (menurut teman ini), maka memang benar, aku belum 'pantas' untuk menikah...hehe, aku belum punya status (kantor, seragam dinas dan sejenisnya) dan aku belum mapan, jangankan rumah dan isinya, tabungan di bank, malah hutang yang ku punya...hehe&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;* buat temanku ini, hati-hati dengan pikiranmu, karena ia menentukan nasibmu... buat apa kita mengkhawatirkan masa depan yang tidak jelas, atau menyesali masalalu...lupakan semua, yang perlu kita lakukan hari ini adalah berbuat saja yang terbaik, insyaAllah, Allah akan memudahkan urusan kita.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8270200565437894724?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8270200565437894724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tentang-nikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8270200565437894724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8270200565437894724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tentang-nikah.html' title='Tentang Nikah'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7085389119814259099</id><published>2010-12-28T05:49:00.003+07:00</published><updated>2010-12-28T06:21:51.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Masih tentang Kerja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;"Aku sudah mengirim lamaran ke 30 perusahaan di Medan ini, dari 30 itu, yang dipanggil cuma 10 dan dari yang 10 itu, aku di terima di 1 perusahaan. sekarang, akupun keluar dari perusahaan itu, karena gak cocok juga kerjanya."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu kata teman se-kostku dulu saat kami bertemu di depan papan pengumuman Pusat Jasa Ketenagakerjaan (PJK) Universitas Sumatera Utara. Satu hal yang ku catat, bahwa "mencari kerja" itu memang sulit. Mungkin itu juga sebabnya hingga hari ini aku tidak mencari pekerjaan. Aku berusaha mengembangkan pola pikir terbalik yang bagi sebagian besar orang 'ngaco atau gila'. Aku tidak mencari pekerjaan, tapi aku berusaha untuk "menciptakan" pekerjaan, minimal untuk diriku sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahulu, sewaktu masih kuliah, sebuah fakta yang agak menyedihkan bahwa kebanyakan pengangguran yang ada di negeri ini, adalah mereka-mereka yang mengenyam pendidikan tinggi. Seharusnya, pola pikir mereka jauh lebih baik dari mereka yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah, sampai aku punya pemikiran bahwa, &lt;i&gt;"Masalah pengangguran di Indonesia tidak akan pernah selesai, jika angkatan kerja di negeri ini berpikir mencari pekerjaan, karena jumlah lapangan kerja tidak akan mampu menampung mereka. Sebaiknya, masing-masing kita, minimal mampu untuk hidup 'mandiri' dengan usaha sendiri, jika belum mampu menciptakan lapangan kerja."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Medan, Desember 2010&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7085389119814259099?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7085389119814259099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/masih-tentang-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7085389119814259099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7085389119814259099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/masih-tentang-kerja.html' title='Masih tentang Kerja'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2906784213314535375</id><published>2010-12-21T17:29:00.004+07:00</published><updated>2010-12-21T17:59:31.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya ku temukan beberapa alasannya, mengapa sebagian besar orang tua kita, menginginkan kita -anaknya- menjadi pegawai atau karyawan di sebuah perusahaan selepas --daripada menjadi wiraswasta/ pengusaha-- kita menyelesaikan pendidikan formal kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mereka menginginkan kita tidak sulit-sulit 'mencari uang' , cari yang pasti-pasti aja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mereka banyak melihat orang-orang (terutama anggota keluarga yang lain) GAGAL dalam usahanya menjadi wiraswasta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mereka ingin agak kita memiliki jaminan hari tua, sama seperti mereka (yang PNS)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sayang ijazah yang sudah di dapat dengan susah payah, bertahun-tahun dan jauh-jauh (bagi yang merantau.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalau nanti sakit, gimana? siapa yang ngurus...?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;atau ada kawan-kawan yang memiliki jawaban lain...?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2906784213314535375?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2906784213314535375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/akhirnya-ku-temukan-beberapa-alasannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2906784213314535375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2906784213314535375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/akhirnya-ku-temukan-beberapa-alasannya.html' title=''/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2932726989335704668</id><published>2010-12-15T08:28:00.006+07:00</published><updated>2010-12-15T09:03:30.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mama'/><title type='text'>Pesan Mama</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;"Wanita itu banyak bek, tapi yang bisa di jadikan istri yang sebenar-benarnya itu tidak banyak, itulah makanya syarat 'agama' menjadi mutlak, jangan cari istri yang gak baik agamanya...hidupmu akan dibuat sulit olehnya."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (pesan mama)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum mendengar petuah mama pagi itu, sambil duduk ditepian tempat tidurnya, menemani beliau yang harus banyak beristirahat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiranku berputar, mencoba mengenang beberapa kejadian yang menimpa -- paling tidak --dua orang yang pernah ku kenal. Katakanlah si A dan si B. Si A, belum memiliki pekerjaan yang 'tetap', setiap ada 'proyek' dan ia dilibatkan ia berusaha untuk ikut, sembari menunggu lowongan di tempat yang lain. Saat ini ia sudah berkeluarga, dan memiliki satu anak. Istrinya juga bekerja, memiliki usaha sendiri di rumah. Dan sepengetahuanku, 'pemahaman agama' pasangan ini tergolong baik. Sampai akhirnya, aku menemukan, bahwa si A ini harus 'membuat masalah' dengan temannya sendiri, terkait masalah -maaf- uang. Aku yang mendengar cerita tentang masalah ini, sedikit terperangah, kok bisa...? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan maksud untuk meng-ghibah-, namun sebagai pelajaran saja. Beberapa waktu kemudian, aku mengetahui duduk perkaranya, ternyata 'sang istri' menuntut lebih dari si suami -Si A-, sehingga si A agak nekat melakukan tindakan yang kurang baik, apalagi sampai ia harus 'mengkhianati' kepercayaan temannya tadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga yang menimpa si B, yang merupakan pengalamanku sendiri. Sama seperti A, si B sudah berkeluarga dan telah memiliki seorang anak. Si B, bekerja sebagai pedagang dan sedang memulai usaha budidaya -ikan-. Lalu, karena ada temanku yang memiliki usaha sejenis, maka ku kenalkanlah si B ke temanku tadi dan akhirnya mereka sepakat untuk kerjasama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penuturan temanku, bahwa Si B menyanggupi untuk sama-sama membangun usaha di bidang budidaya ikan tersebut. Temanku juga sudah memberikan gambaran, bahwa dia masih merintis usaha ini dan yakin bahwa prospeknya bagus untuk ke depannya. Si B, sepakat dan mengerti keadaan ini. Kesepakatan ini terjadi sekitar 2 bulan yang lalu. Dari yang kulihat, usaha mereka semakin membaik, pasar semakin besar, omzet meningkat. Namun, tetap saja belum terlalu besar. Akhirnya temanku ini mencoba meningkatkan produksi dengan menambah investasi, Si B-pun telah sepakat untuk menjadi 'mandor' di kolam yang baru. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari baru berganti beberapa kali, belum masuk hitungan 2 minggu, si B tiba-tiba mengundurkan diri. Temanku ini awalnya kelimpungan juga, karena tugas telah di bagi dan masing-masing pihak sepakat dengan tugas itu, tiba-tiba di satu sisi menggundurkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku ini menceritakan perihal masalahnya, ku katakan, &lt;em&gt;"boi, itulah, tidak banyak orang yang bisa bersabar membangun usaha dari nol, kebanyakan maunya ketika sudah besar. Apalagi mereka yang sudah berkeluarga, punya tanggungan anak dan istri, sulit bekerja dengan 'bayaran' seadanya, walau kita sama-sama -percaya- keadaan akan segera membaik, tapi tidak serta merta langsung baik."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Satu lagi, mungkin beliau sudah mulai di desak 'tanggungannya', sudah di tanya, Mana hasil kerjanya? Dan lain sebagainya, sayangnya hal itu gak bisa di tunda. Bisa di tunda, jika si Tanggungan, mau sedikit mengerti dan bersabar sebentar..."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku teringat pesan mama, &lt;em&gt;"Wanita itu banyak bek, tapi yang bisa di jadikan istri yang sebenar-benarnya itu tidak banyak, itulah makanya syarat 'agama' menjadi mutlak, jangan cari istri yang gak baik agamanya...hidupmu akan dibuat sulit olehnya."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, jika memang 'dia' baik agamanya, maka semua urusan akan menjadi lebih mudah. karena ia akan bersabar di saat sulit dengan mempertebal sikap qonaah, dan akan bersyukur saat keadaan lapang, insyaAllah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*sedang mencari wanita yang bisa di jadikan istri yang sebenar-benarnya, seperti keinginan mama&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2932726989335704668?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2932726989335704668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/pesan-mama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2932726989335704668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2932726989335704668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/pesan-mama.html' title='Pesan Mama'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1130114733819199769</id><published>2010-12-14T05:45:00.001+07:00</published><updated>2010-12-14T05:58:16.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>Inang; Lirik</title><content type='html'>Inang...&lt;br /&gt;Boasa ma tangishonnonmu, Sude sidangolon hi&lt;br /&gt;Inang..., Boasa ma sai sol-solanmu&lt;br /&gt;Sude sidangolon hi, Sude halungunan hi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff.&lt;br /&gt;Arian nang bodari, ale inang&lt;br /&gt;Ilum sai maraburan...&lt;br /&gt;Sibara lapa-lapa, ale inang&lt;br /&gt;Unang be sai sol-soli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inang...&lt;br /&gt;Sai tangianghon ahu da inang da, Borum na dangolon&lt;br /&gt;Inang..., Apusima ilum inang da&lt;br /&gt;Sude hu taon do i, Pasonang ma roham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arian nang botari, ale inang (2X)&lt;br /&gt;Hu ida ilum i, Asak ni rohami,&lt;br /&gt;Unang sai marsak ho (2X)&lt;br /&gt;Inang..., Inang..., Hasianhu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adong do ahu manogu ho&lt;br /&gt;Adong do ahu, a baen mengke-engkel rohami&lt;br /&gt;Pasonang ma roham (3X)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inang...(4X), Inang, Pasonang ma roham.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1130114733819199769?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1130114733819199769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/inang-lirik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1130114733819199769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1130114733819199769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/inang-lirik.html' title='Inang; Lirik'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8777583980330725060</id><published>2010-12-14T05:41:00.003+07:00</published><updated>2010-12-14T06:16:35.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>SIO MAMA; Lirik</title><content type='html'>Sio MAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERAPA PULUH TAUN LALU&lt;br /&gt;BETA MASI KACILE&lt;br /&gt;BETA INGA TEMPO ITU&lt;br /&gt;SIO MAMA GENDONG GENDONG BETAE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMBIL MAMA BAKAR SAGU&lt;br /&gt;MAMA MANYANYI BUJU-BUJU&lt;br /&gt;LA SAMPA BASAR BAGINI&lt;br /&gt;BETA TRA LUPA MAMAE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIO MAMAE...BETA RINDU MO PULANGE&lt;br /&gt;SIO MAMAE...MAMA SU LIA KURUS LAWANGE&lt;br /&gt;BETA BALOM BALAS MAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAMA PUNG CAPU SO DULUE&lt;br /&gt;SIO TETE MANISE JAGA BETA PUNG MAMAE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAMBIL MAMA BAKAR SAGU&lt;br /&gt;MAMA MANYANYI BUJU-BUJU&lt;br /&gt;LA SAMPA BASAR BAGINI&lt;br /&gt;BETA TRA LUPA MAMAE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIO MAMAE...BETA RINDU MO PULANGE&lt;br /&gt;SIO MAMAE...MAMA SU LIA KURUS LAWANGE&lt;br /&gt;BETA BALOM BALAS MAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAMA PUNG CAPU SO DULUE&lt;br /&gt;SIO TETE MANISE JAGA BETA PUNG MAMAE&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8777583980330725060?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8777583980330725060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/sio-mama-lirik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8777583980330725060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8777583980330725060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/sio-mama-lirik.html' title='SIO MAMA; Lirik'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8514735169611648397</id><published>2010-12-10T20:58:00.002+07:00</published><updated>2010-12-10T21:18:42.157+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Kebayang Gak..?</title><content type='html'>Kawan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah terlintas dalam pikiranmu, bahwa engkau akan memiliki pendapatan Rp. 36.000,-/ Bulan...? di tahun 2010...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku, tidak pernah terlintas. hehe,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan di negeri dongeng, ini nyata, dan ini adalah 'gaji' seorang guru, di sebuah sekolah swasta di satu sudut negeri ini. Pernah aku bertanya kepada beberapa guru di sekolah itu, apakah mereka memiliki pekerjaan lain selain mengajar, atau mengajar di tempat lain...? Sebagian besar mereka menjawab, "tidak!" wow... luarbiasa bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang hadir dalam pikiranku selanjutnya, luarbiasa mereka bisa bertahan hidup dengan itu... AKu berbaiksangka bahwa 'mereka' tetap memiliki pendapatan tambahan diluar mengajar, karena hampir mustahil bisa bertahan hidup dengan 'gaji' sebesar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran liarku selanjutnya adalah mereka begitu luarbiasa, bisa bertahan bekerja dengan bayaran sebesar itu, apakah mereka tidak terpikir untuk mencari pekerjaan lain yang lebih layak...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah... mungkin jawaban "mereka" sama seperti pertanyaanku kemarin-kemarin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bukankah manusia hidup ingin bahagia...?"&lt;br /&gt;"dan aku,... bahagia dengan kehidupanku saat ini,..."&lt;br /&gt;"apakah jawaban ini tidak cukup kawan...?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8514735169611648397?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8514735169611648397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/kebayang-gak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8514735169611648397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8514735169611648397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/kebayang-gak.html' title='Kebayang Gak..?'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3841727687536320522</id><published>2010-12-08T21:55:00.006+07:00</published><updated>2010-12-08T23:01:15.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bapak'/><title type='text'>... (2)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Malam itu, adalah malam menjelang acara pernikahan adikku. Aku, harus pulang dari pengembaraanku di negeri orang. Harus, karena tanpaku acara tidak akan berlangsung. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan rumah, sudah dipasang 'tenda biru' sederhana, ya sederhana sekali. ku lihat bapak, duduk sendiri memandangi halaman yang tak terlalu luas dengan tatapan kosong, aku tak tau apa yang ada dipikirannya. Satu yang ku tahu, bahwa beliau sangat bahagia. Ah, ... sepertinya beliau tidak pernah bersedih, hanya bahagia yang selalu terpancar dari wajahnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku ambil kursi dan mulai duduk di dekatnya. Aku tidak berkata-kata, melihatku duduk didekatnya, bapak mulai bercerita. Ya, tanpa ku minta, bapak menceritakan banyak hal, tentang masalalu, tentang sejarah, tentang dia, tentang keluarga, tentang kebanggaannya kepada kami, tentang orang-orang yang bertemu dengannya, tentang..., tentang semuanya... Sepertinya beliau tak pernah kehabisan bahan cerita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti tahun-tahun yang lalu, jika aku pulang, atau adikku pulang, kami selalu menyempatkan diri untuk duduk bersama bapak, menemaninya di malam hari yang sejuk, di teras rumah, ditemani nyamuk yang berhenti bernyanyi di telinga, hanya untuk mendengarkan beliau bercerita. Kegiatan yang tidak pernah kami tinggalkan setiap kami pulang ke rumah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malam ini, aku duduk di depannya, tanpa berkata, beliau memulai cerita... aku hanya diam, sesekali tersenyum, mengangguk, memasang wajah senang dan tanpa komentar, sesekali aku bertanya untuk memperjelas cerita. dan waktupun terus bergulir, menelan malam, hingga semakin pekat, saatnya untuk tidur. Sedangkan bapak hanya berkata, "udah tidur sana."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#ffff00;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9966;"&gt;Tidak harta, tidak pangkat yang beliau tinggalkan untuk kami, tapi pelajaran tentang kesederhanaan, pelajaran tentang menerima hidup ini dengan ikhlas, pelajaran tentang bagaimana untuk selalu optimis, berdoa di malam yang gelap, menyelipkan nama-nama orang yang kita cintai dalam setiap doa kita, pantang menyerah, terus bekerja menyelesaikan apa yang harus diselesaikan, walau begitu banyak hal yang mencoba menghalangi&lt;/span&gt;. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;color:#ffff00;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak doakan ibek jadi asisten" itu kata beliau saat aku pulang suatu kali&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Ya alhamdulillah... sekarang ibek udah jadi asisten pak, koordinator malah..." jawabku, beliau tidak menjawab, hanya senyum yang merekah dan mata yang berkaca-kaca menanggapi pernyataanku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, kembali ku kenang beliau, merindukan saat-saat duduk berdua di teras rumah, malam-malam, ditemani sejuknya udara malam, nyamuk yang tak berhenti bernyanyi, mendengarkan cerita-cerita beliau tentang hidup, cerita-cerita yang telah menjadikanku seperti sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3841727687536320522?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3841727687536320522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3841727687536320522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3841727687536320522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/2.html' title='... (2)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5533968906314585357</id><published>2010-12-08T06:46:00.002+07:00</published><updated>2010-12-08T06:50:11.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Terima Kasih</title><content type='html'>di awal tahun baru ini, saya hendak mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung ke blog sederhana ini, saya berharap, bahwa hadirnya blog ini dapat menjadi teman dan sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan ini. saya menyadari banyak hal yang kurang bermanfaat yang akhirnya ikut tertuang di dalam blog ini, untuk itu saya mohon maaf. sekali lagi, saya ucapkan terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* selama blog ini hadir, sudah lebih dari 2000 kunjungan, terimakasih, sebuah angka yang fantastis buat saya pribadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.boemikoo.blogspot.com/"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5533968906314585357?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5533968906314585357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/terima-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5533968906314585357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5533968906314585357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/terima-kasih.html' title='Terima Kasih'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7219241514993696621</id><published>2010-12-08T06:08:00.002+07:00</published><updated>2010-12-08T06:28:46.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Niat Di awal Tahun Baru 1432H</title><content type='html'>Alhamdulillah, Allah masih memberi kita kesempatan untuk menghirup udara di hari ini, pagi ini, di tahun yang baru. Banyak hal telah terlewati di tahun-tahun yang lalu, baik suka maupun duka. Semua itu menjadi bagian sejarah hidup kita yang akan membumbui masa depan kita, nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan bertambahnya usia, bergulirnya waktu, ada baiknya kita terus menerus memperbaiki niat agar tercipta kehidupan yang baik. karena semuanya tergantung dari niat kita, baikkah atau burukkah? Dan biasanya, hasil akhir dari langkah kita, amat ditentukan oleh niat awal yang kita pancang di dalam relung hati. Untuk itu, kawan, akupun hendak memperbaiki dan menyusun 'niat' di tahun yang baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi Niatku di tahun yang baru ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menginjakkan kaki di seluruh provinsi di pulau sumatera&lt;br /&gt;- Semoga Allah yang Agung, memberikan jodohku di tahun ini,&lt;br /&gt;- Meningkatkan Jumlah produksi AJS menjadi 10 kali lipat&lt;br /&gt;- Menyusuri pantai Lampung, Mulai dari Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Selatan&lt;br /&gt;- Menambah jumlah tenaga kerja menjadi 10 orang&lt;br /&gt;- Meningkatkan penjualan menjadi 4 kali lipat&lt;br /&gt;- Menambah jumlah mitra kerja menjadi 4 mitra&lt;br /&gt;- Memperluas jaring pemasaran, dari 3 agen, menjadi 8 Agen&lt;br /&gt;- Punya Kamera DSLR (dah lama niatnya)&lt;br /&gt;- Ini dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah niatku di awal tahun 1432 H, kalau kamu, apa niatmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengelola&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.boemikoo.blogspot.com/"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7219241514993696621?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7219241514993696621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/niat-di-awal-tahun-baru-1432h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7219241514993696621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7219241514993696621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/niat-di-awal-tahun-baru-1432h.html' title='Niat Di awal Tahun Baru 1432H'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1027559359053897485</id><published>2010-12-07T14:58:00.005+07:00</published><updated>2010-12-08T06:08:15.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Catatan Akhir Tahun</title><content type='html'>Ku baca lagi buku inspiratif ini, buku yang akhirnya mengubah haluan hidupku. Sangat radikal, yang sering memicu sedikit 'ketegangan' dengan orang yang paling kucintai dan ku hormati, mama. Buku yang tidak terlalu tebal, ditulis dengan hati - apa yang diberikan dari hati, maka akan sampai ke hati -, berdasarkan pengalaman pribadi langsung dan detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku sederhana itu judulnya adalah "Leaving Microsoft To Change The World". Kisah si penulis - john wood-, eksekutif microsoft, mengepalai pemasaran microsoft untuk wilayah asia pasifik dan berkedudukan di sidney, australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuingat sekali bahwa buku ini adalah hadiah dari teman-teman KAMMI USU dan Formasi USU dalam kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan Bani Adam, Mabar Medan, awal tahun 2009. Kebetulan dalam acara itu, aku mendapat tugas untuk berbagi cerita dengan anak-anak panti. Tak lama dari acara itu, aku memutuskan untuk 'pulang kampung' ke tanah kelahiranku dan memulai hidup di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah bulan pertama aku memulai hidup di Lampung. Dengan titel sarjana teknik yang menempel di belakang namaku, besar harapan orang tuaku (terutama ibu) agar aku mendapatkan pekerjaan yang layak dan gaji yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sayangnya, buku ini terlalu kuat mempengaruhiku. Bagaimana tidak, seorang eksekutif microsoft dengan gaji yang sangat besar, fasilitas keliling dunia, tempat tinggal, saham perusahaan dan bonus-bonus yang berlimpah, serta satu lagi usia yang baru memasuki angka 30-an tahun. BERANI mengambil langkah RADIKAL dengan keluar dari Microsoft, dan memulai hidup sebagai PENGANGGURAN demi menjalankan proyek 'buku' untuk anak-anak miskin di Himalaya. Semua orang pasti akan menggelengkan kepala, saat ia sedang dalam posisi yang -bagus-bagusnya-, justru ia keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini yang akhirnya 'memaksa'ku untuk membuat Langkah Besar dalam hidupku. Menyusuri jalanku sendiri, mandiri, tidak terikat dan tidak bergantung dengan orang lain. Langkah yang menurut 'kebanyakan orang' agak gila dan tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal langkah dulu, itu pula yang hadir di dalam benakku, tidak percaya diri, ragu-ragu dan sedikit takut. Namun, di sisi yang lain diriku, mengatakan bahwa, &lt;span style="color:#99ff99;"&gt;&lt;em&gt;"apa yang tidak mungkin bagi Allah, jika ia menghendaki. Bukankah jika kita bersungguh-sungguh maka Allah 'pasti' akan memberikan hasil yang sepadan? Ambil langkah dulu, kemudian liat hasilnya, kemudian evaluasi, kemudian baru buat langkah yang baru"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan suara kedua yang lebih dominan dan memenangkan diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah, aku seperti apa yang anda lihat sekarang. Kerjanya jalan-jalan, kadang-kadang berpanas-panas ria, hingga kulitku yang sudah coklat makin gelap, kadang harus berhujan-hujan ria demi memenuhi pesanan dari orang-orang yang mempercayakan kebutuhannya kepadaku dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya hampir 2 tahun, aku melangkah di jalan yang ku buat sendiri. jujur, tidak sedikit modal yang harus kukorbankan, mulai dari fisik, pikiran, waktu, dan materi. Jika ku hitung-hitung yang telah kukeluarkan, hasilnya sekarang belumlah sepadan, tapi aku yakin bahwa inilah jalan tercepat yang harus kutempuh demi mewujudkan apa yang menjadi cita-citaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir tahun 2010 ini, ada banyak yang sudah kulakukan, namun banyak pula yang terlewatkan. Banyak target yang tercapai, namun banyak juga target yang meleset. satu kalimat yang sering ku bisikkan ke dalam hatiku,&lt;strong&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;"Ini hanya masalah waktu saja, cepat atau lambat, semua yang kita inginkan akan segera terwujud atas izin Allah, Allah hanya akan memberikannya di waktu yang tepat."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku ucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah banyak membantuku, baik tenaga, materi, waktu dan sebagainya. Untuk orang tuaku yang sudah 'mengizinkan' aku menentukan langkahku sendiri, untuk teman-teman di kotabumi yang terus mendorongku agar jangan menyerah, teman-teman maya dan nyata di jejaring sosial -terimakasih untuk inspirasinya-, buat teman-teman di medan, USU, KAMMI, Teknik, Teknik Industri, Indekost, Gg Sipirok no 10, Bandung, teman-teman yang banyak membantu di Andalas Jamur Sejahtera (AJS) Workshop dan lain-lain. terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* gak ada salahnya pula, jika ku sarankan teman-teman untuk membaca buku itu, asli inspiratif, jika tidak salah review buku ini sudah ku tulis di blog ini, coba lihat di kategori buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** linknya &lt;a href="http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/membangun-organisasi-yang-kuat.html"&gt;http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/membangun-organisasi-yang-kuat.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://boemikoo.blogspot.com/2009/04/meninggalkan-microsoft-untuk-mengubah.html"&gt;http://boemikoo.blogspot.com/2009/04/meninggalkan-microsoft-untuk-mengubah.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1027559359053897485?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1027559359053897485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/catatan-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1027559359053897485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1027559359053897485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/catatan-akhir-tahun.html' title='Catatan Akhir Tahun'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6422378406683205467</id><published>2010-12-05T14:00:00.003+07:00</published><updated>2010-12-05T14:19:22.896+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Masih Ku ingat</title><content type='html'>Sering Kali saat sedang berkumpul, engkau bercerita betapa sulitnya saat mengandungku dulu, nyaris keguguran, dan paling sulit saat persalinannya. Aku hanya tersenyum. Maklumlah anak pertama setelah menanti hingga 4 tahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanggal 23 April 198... pukul 20.30 di sebuah rumah sakit, Maria Regina namanya, atau biasa kami menyebutnya dengan RS Xaverius kotabumi, aku di lahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku coba lagi mengingat masa-masa yang telah lalu dalam perjalanan hidup kita, beban terasa semakin berat, saat Papa, lelaki yang menjadi sandaran hidupmu pergi mendahului kita untuk selamanya. Saat itu, aku beru saja berusia 2,5 tahun, dan adikku baru saja berusia 1 tahun kurang 5 hari... namun, engkau terus berjalan, walau harus sendiri, walau jauh di rantau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku ingat saat Engkau bercerita, 'kamu tuh, nyusunya kuat." Dulu di akhir tahun 80-an, saat gaji PNS tidak seberapa, berjuang seorang diri membesarkan dua anak, engkau membuka jasa jahitan di samping mengajar. "uang hasi jahit ya,  untuk beli susu kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau sering bercerita, betapa seringnya ku bertanya, "Ma, papa kemana?"&lt;br /&gt;"papa udah pergi duluan jauh di syurga."&lt;br /&gt;"kapan ibek ketemu papa?"&lt;br /&gt;"nanti, kalo kita semua udah meninggal."&lt;br /&gt;"kapan kita meninggal ma?"&lt;br /&gt;"nanti..."&lt;br /&gt;dan pertanyaan ini selalu berulang, karena anakmu ini sering heran, mengapa teman-temannya punya orang yang di panggil 'Papa' sedang aku tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ku ingat, engkau menggendongku saatku sakit, sedangkan waktu itu aku sudah 4 tahun. menggendong dari rumah ke tepi jalan raya, menunggu mobil angkutan dan menuju puskesmas, waktu itu rumah kita jauh sekali dari kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ku ingat, kerasnya engkau mengajarku membaca Al Qur'an, baru sekarang ku sadari nikmat bisa membaca firman Tuhan Kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ku ingat, saat menjelang tidur, engkau mengulang-ulang bacaan surat-surat pendek dari Qur'an yang akhirnya kami hafal, menjadi teman dalam sholat-sholat kami hingga hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ku ingat, dan akan selalu ku ingat semuanya, semua petuah, semua mimpi yang kau bisikkan kepada kami di setiap malam menjelang tidur kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai hari ini, ku lihat, engkau tetap tegar, membesarkan kami semua, sedangkan kami tak juga mampu membuatmu tersenyum, masih saja menyusahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan kami ma, yang belum juga membuatmu bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Buat Mama, semoga segera di beri kesembuhan, Ya Allah sembuhkan mamaku, sesungguhnya engkaulah pemberi kesembuhan...ampuni kesalahan dan kekhilafan selama hidupnya, hapus kesalahannya, ubahlah menjadi kebaikan-kebaikan...amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6422378406683205467?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6422378406683205467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/sering-kali-saat-sedang-berkumpul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6422378406683205467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6422378406683205467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/sering-kali-saat-sedang-berkumpul.html' title='Masih Ku ingat'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2510664152385877502</id><published>2010-12-05T13:30:00.003+07:00</published><updated>2010-12-05T13:41:03.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bapak'/><title type='text'>...</title><content type='html'>Satu hal yang ku ingat selalu darimu adalah senyuman yang selalu menghiasi wajahmu. Seakan beban hidup yang ada di dunia ini kau anggap hanya angin lalu saja. Tidak pernah sekalipun ku mendengar keluhan yang keluar dari bibirmu, semua hanya yang senang-senang saja, walau aku tahu betul beban hidupmu sangat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu menikmati hidup dan berbagi kesenangan dengan orang-orang di sekelilingmu. Sulit sekali menemukan orang yang menjadi 'musuh' mu, semua yang pernah berinteraksi seakan lupa dengan kesalahan-kesalahan yang kau buat. Mereka semua bahagia, karena engkau selalu menyebarkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah, saat engkau lahir, semua orang tertawa, tersenyum dan  hanya engkau yang menangis, tapi lihat lah, saat engkau pergi meninggalkan dunia ini, meninggalkan kami semua, engkau sendiri yang tersenyum, sementara kami semua menangisi kepergianmu. Masjid ini, menjadi saksi bahwa ruangannya tak mampu menampung kolegamu yang ingin ikut serta menyolatkanmu, sebuah penghormatan akhir. Lihatlah, tanah pemakaman ini, menjadi begitu ramai oleh teman-temanmu yang ikut serta mengantarkan hingga tempat peristirahatan akhirmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggallah kami yang mengambil hikmah dari perikehidupanmu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;selalu tersenyum, bahagia, tidak pernah mengeluh, nikmati hidup, sebarkan kebaikan di setiap tempat yang engkau singgahi, dan berdoa dalam diam, dalam sunyi malam untuk kebaikan saudara-saudaramu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*catatan singkat tentang bapak, setelah lebih setahun yang lalu beliau mangkat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2510664152385877502?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2510664152385877502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2510664152385877502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2510664152385877502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/blog-post.html' title='...'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6052415760227760771</id><published>2010-12-05T06:56:00.006+07:00</published><updated>2010-12-05T07:34:04.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Ini AKU, bukan KAMU, atau DIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari ini, banyak sekali teman-temanku yang berjuang untuk mendapatkan satu kursi di jajaran 'abdi negara'. Hampir seluruh teman, yang telah lulus D3, S1 dan sederajat, hari ini berbondong-bondong menuju tempat ujian yang telah di tentukan. Hanya beberapa gelintir orang yang kebetulan 'tidak ada formasi' atau 'tidak punya ijazah', yang akhirnya tidak berangkat menuju lokasi ujian yang 2 hari lalu di &lt;em&gt;pampang&lt;/em&gt; di koran-koran daerah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;aku, termasuk satu yang tidak ikut berangkat meramaikan lokasi-lokasi ujian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak orang yang bertanya kepadaku, 'ikut tes CPNS?' atau 'ambil di mana?' dan beberapa pertanyaan sejenis. ku katakan, 'aku gak ikutan'. Pertanyaan selanjutnya sudah bisa ku tebak, "kenapa?" Ku katakan, 'Tidak tertarik." Bagi mereka yang sudah mengetahui kegiatan harianku, mereka mengomentari, 'ya, usaha jalan, PNS juga jalan.' Masuk akal juga.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencatat, sejak aku tamat kuliah -di tahun 2008- setidaknya sudah 3 kali tes CPNS baik daerah maupun pusat yang ku lewatkan. di samping itu juga, aku sudah melewatkan beberapa lowongan pekerjaan di beberapa perusahaan besar dan BUMN. ku lihat, teman-teman seangkatanku sudah mempunyai jabatan yang lumayan di perusahaan bonafid, di BUMN, punya gaji yang besar, dan bisa 'nikah' dengan wanita pilihannya.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku? aku masih di sini, membangun mimpi yang -absurd- menurut sebagian besar orang, tidak masuk akal bagi -hampir- seluruh keluarga besar ibuku, dan aneh. Kenapa? mereka menjawab, "kamu kan, sarjana, teknik lagi, dari kampus besar lagi, pinter, berprestasi, apa lagi?"&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kakak iparku yang bisa di bilang -pengusaha sukses- heran, melihatku dari sebuah kota besar dengan banyak peluang, dengan titel sarjana teknik dari kampus terkemuka, pulang kampung. Pulang ke daerah yang sangat sulit untuk diharapkan untuk maju. Seharusnya, kata beliau, aku sudah memiliki posisi yang cukup lumayan di sebuah perusahaan besar, bukan berpeluh keringat, bermandikan terik mentari, kadang kedinginan di terpa hujan, bukan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sering ku katakan, "Bukankah kita hidup untuk bahagia?", aku yakin mereka yang di tanya pasti akan menjawab satu kata singkat, "Ya."&lt;br /&gt;&lt;divalign="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ku katakan, "Hari ini, aku sangat bahagia, menjalani kehidupanku saat ini."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;apakah, jawaban ini tidak cukup, kawan...?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita, Terlalu panik dengan masa depan membuat kita tidak lagi ingat bahwa kita harus menikmati masa sekarang. (debu terbang)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6052415760227760771?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6052415760227760771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/ini-aku-bukan-kamu-atau-dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6052415760227760771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6052415760227760771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/ini-aku-bukan-kamu-atau-dia.html' title='Ini AKU, bukan KAMU, atau DIA'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-139273367499383923</id><published>2010-12-04T23:52:00.000+07:00</published><updated>2010-12-04T23:53:11.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Ternyata Semudah Yang Ku Bayangkan</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;Antitesis atas tulisan yang pertama, “ternyata tidak semudah yang ku bayangkan.” Dalam tulisan ini, saya tersadar dari sebuah sms dari teman baik saya. Saat tesis di atas saya ganti menjadi ‘ternyata tak sesulit yang kubayangkan’, ia mengatakan bahwa, tema-nya telah positif, namun dalam redaksi yang negative dan tetap memberikan hasil yang negative. Coba ganti, “ternyata semudah yang kubayangkan”, dengan tema yang positif, didukung dengan redaksi yang positif pula, tentunya akan membawa hasil yang positif, insyaAllah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-139273367499383923?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/139273367499383923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/ternyata-semudah-yang-ku-bayangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/139273367499383923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/139273367499383923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/ternyata-semudah-yang-ku-bayangkan.html' title='Ternyata Semudah Yang Ku Bayangkan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3849501042322794377</id><published>2010-12-04T23:45:00.000+07:00</published><updated>2010-12-04T23:47:43.080+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Tanya Kenapa?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seorang bapak bertanya padaku, &lt;em&gt;kenapa ya, orang-orang yang kuliah, punya keterampilan, setelah tamat, justru sedikit yang mengembangkan usaha dari keterampilannya itu, kenapa mereka justru sibuk nyari kerja, jadi pegawai, karyawan, atau PNS?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya? Aku juga bingung menjawabnya. Ku katakan saja bahwa aku tidak tahu. Masing-masing orang memiliki pilihan sendiri dalam hidupnya. Yang dengan pilihan itu ia bisa hidup bahagia. Sebagian orang (tamatan kuliah, punya keterampilan) merasa untuk apa harus berlelah-lelah membangun usaha, jika kita bisa bekerja di perusahaan yang bonafid, yang dengan gajinya kita cukup untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jalan berpikir masing-masing orang berbeda. Mereka memiliki kepala yang berbeda. Bahkan dua orang kembar identik saja, biasanya memiliki jalan berpikir yang berbeda satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, memang sulit mencari jawaban pasti pertanyaan di atas. Mudahnya, kembalikan saja ke pribadinya masing-masing. Siapa yang biasa untuk hidup ‘aman’ cukup jadi pegawai, insyaAllah anda aman. Setiap bulan ada uang gaji, fasilitas kesehatan. Rumah (mungkin) dan fasilitas lain. Namun, jika anda senang menghadapi tantangan, menyenangi ketidakpastian dan siap untuk hidup dengan penghasilan yang tidak terbatas, senang membantu orang lain (dalam artian membantu dari segi ekonomi, bukan hanya dengan sedekah, tapi pekerjaan) ada baiknya anda menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi, pilihan hidup tadi juga menentukan kualitas hidup kita. Siapa saja yang bersungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan jalanNya untuk kita, percayalah. (agustus-2010) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3849501042322794377?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3849501042322794377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tanya-kenapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3849501042322794377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3849501042322794377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/tanya-kenapa.html' title='Tanya Kenapa?'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4916186877408660656</id><published>2010-12-04T23:42:00.001+07:00</published><updated>2010-12-04T23:55:24.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Kekuatan Inisiatif</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Mungkin ini dia perbedaan mendasar orang-orang yang mengalir di dalam darahnya semangat enterpreneur dengan yang tidak. Kecepatan dalam bertindak, saat melihat ada peluang baik di depannya. Ia lebih mendahulukan intuisinya dalam mengambil keputusan. Jika dalam pikirannya ia mampu dan yakin berhasil, maka tidak ada salahnya jika hal itu ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini satu hal yang ku tangkap dari seorang kepala desa. Beliau adalah kepala desa wonomarto di prokimal lampung utara. Darinyalah aku banyak belajar tentang bertindak cepat saat melihat ada peluang baik, sekecil apapun peluang itu. Selanjutnya serahkan hasilnya kepada Yang Diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu saat aku mengunjungi rumahnya di pedalaman prokimal. Ku tangkap semangat itu, yang juga menular kepadaku. Luarbiasa, beliau masih muda, berperawakan tinggi besar, persis sekali dengan semangatnya yang menggebu-gebu. Di tunjukkan beberapa usahanya yang telah ia rintis, baik yang ada hasilnya atau yang tidak ada hasilnya. Sampai akhirnya ia ingin memfokuskan diri mengembangkan usaha di bidang jamur tiram. Dan sangat kebetulan kami memiliki jenis usaha yang sama. Sehingga telah tercapai sebuah kesepakatan lisan antara kami berdua, bahwa kami akan bekerja sama secara serius mengembangkan usaha ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagai seorang pengusaha, apalagi yang masih terhitung baru, ada baiknya kita terus mengasah intuisi kita dalam bertindak. Karena banyak penemuan besar itu bukan dari pemikiran yang mendalam, tapi melalui kilatan pikiran yang muncul selintas, kemudian kita merasa itu baik dan dapat dikerjakan, kemudian langsung diambil tindakan segera. Masalah hasil? Kita perbaiki sambil berjalan. Yang penting adalah sungguh –sungguh dan fokus. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4916186877408660656?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4916186877408660656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/mungkin-ini-dia-perbedaan-mendasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4916186877408660656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4916186877408660656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/mungkin-ini-dia-perbedaan-mendasar.html' title='Kekuatan Inisiatif'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4092928472635703190</id><published>2010-12-04T23:39:00.000+07:00</published><updated>2010-12-04T23:40:24.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Senyum = Energi Positif</title><content type='html'>Kadang, kondisi jiwa ini naik turun. Terkadang ia naik, begitu bersemangat, termotivasi dan tidak kenal kata menyerah, serta memiliki energi yang begitu besar. Kadang juga ia turun, tidak bersemangat, loyo dan inginnya selalu menyendiri dan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, kondisi jiwa kita dapat kita buat menjadi selalu optimis, selalu bersemangat dan positif serta berenergi. Caranya sederhana, mulai hari anda dengan senyuman, kemudian tarik nafas dalam-dalam, hembuskan pelan-pelan dari mulut. Sembari berkata ke dalam pikiran kita “hari ini begitu indah dan menyenangkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kondisi melemah menghampiri anda, ada baiknya anda kembali tersenyum, kemudian tarik nafas pelan dari hidung, hembuskan pelan dari mulut. Maka rasakan energi positif akan memenuhi jiwa anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4092928472635703190?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4092928472635703190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/senyum-energi-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4092928472635703190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4092928472635703190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/senyum-energi-positif.html' title='Senyum = Energi Positif'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1831887219241406598</id><published>2010-12-04T23:35:00.002+07:00</published><updated>2010-12-04T23:38:18.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Belajar (Catatan Hari2 'katanya' Pengusaha)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Belajar itu seperti apa yang ku katakan di beberapa tulisan sebelum ini. Ia seperti air yang tak kenal lelah mengalir, terus menerus. Ia tak akan berhenti jika akhirnya ia membentur sesuatu, ia akan mencari jalan untuk bisa melewatinya, apakah lewat atas, bawah, samping kanan atau kiri. Hingga akhirnya ia menemukan sungai yang mengantarkannya ke Laut. Apakah ia berhenti? Ternyata tidak, lewat bantuan matahari ia memulai lagi langkah-langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, belajar tak mengenal kata berhenti, jika ia berhenti, maka ia akan seperti air yang menggenang, tidak mengalir. Ia akan membusuk, dan menjadi sumber berbagai penyakit. Dan satu hal lagi, air yang mengalir akan terus suci zatnya, walau ada kotoran yang mengalir bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya dalam Islam kita mengenal sebuah sabda nabi SAW yang begitu masyhur, menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahat. Hanya kematian yang mengakhiri ini semua. Ya, hanya kematian. Sebelum kita mati, maka belajar harus terus kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pulalah sebabnya, kita, manusia, diberikan otak yang ternyata memiliki daya tampung yang tidak terbatas. Paling tidak hingga sekarang belum ada satupun ahli yang dapat memberikan angka pasti, berapa besar daya tampung otak manusia. Karena, otak manusia akan terus berkembang, jika ia terus dikembangkan. Sehingga, kata belajar itu memiliki arti kurang lebih seperti ini, melihat, mendengar, merasakan, kemudian mencoba, lalu setelah mencoba kita menghadapi masalah, menyelesaikan masalah tersebut, kemudian bertemu masalah lain, kemudian diselesaikan lagi, hingga akhirnya didapatkan hasil yang paling optimal dari upaya penyelesaian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya aku dapat menarik sebuah kesimpulan, bahwa belajar itu tidak pernah mengenal kata berhenti. Beda lubuk, beda pula ikannya. Artinya dengan masalah yang sama, namun pada waktu yang berbeda, akan ada perbedaan cara menyelesaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya menjadi pengusaha, ini adalah profesi yang tidak pernah mengenal kata berhenti dari mencoba, dan terus mencoba. Baik hal baru atau memodifikasi yang pernah dilakukan oleh orang lain. Ketika seorang pengusaha berhenti dari upaya mencoba, maka sebenarnya ia sedang menggali kuburnya sendiri. Walaupun kita melihat ia (baca : pengusaha) telah menyatakan diri pensiun. Ia mungkin dapat pensiun dari pekerjaannya, namun aku yakin ia tidak akan pernah mampu mempensiunkan otaknya, hasratnya untuk mencoba hal baru. Karena bagi mereka, hidup seperti itu-itu saja adalah hal yang paling membosankan di dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah akhirnya kata yang coba ku maknai dan coba kulakukan terus menerus, sampai akhirnya aku menemukan jalan yang paling optimal, efektif dan efisien. Sebagai newby di real world, enterpreneur, aku harus banyak belajar, membuka lebar-lebar mataku, telinga, dan otakku. Kemudian mencoba, memodifikasi, dan akhirnya harus ku temukan formula terbaiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, buat teman-teman yang ingin mengikuti jalan kami ini, ada baiknya anda siap untuk berpeluh keringat dalam kegiatan belajar ini. Agar anda tidak berdarah-darah dalam pertempuran yang sebenarnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1831887219241406598?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1831887219241406598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/belajar-catatan-hari2-katanya-pengusaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1831887219241406598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1831887219241406598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/12/belajar-catatan-hari2-katanya-pengusaha.html' title='Belajar (Catatan Hari2 &apos;katanya&apos; Pengusaha)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7681665755756973376</id><published>2010-11-18T08:41:00.000+07:00</published><updated>2010-11-18T08:44:00.132+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='qoute'/><title type='text'>...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-family: times new roman;"&gt;Apapun yang terlihat di depan mata kita, dapat menjadi sebuah peluang yang bernilai ekonomi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: times new roman;"&gt;Biarkan pikiran anda terbuka lebar, maka anda akan mendapati dunia ini begitu indah dan anda akan mengungkap satu persatu rahasianya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7681665755756973376?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7681665755756973376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7681665755756973376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7681665755756973376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/blog-post.html' title='...'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3228039346755977157</id><published>2010-11-18T08:37:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T08:37:49.697+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Terkait Niat (masih hari2 'katanya' pengusaha)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata, niat memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan kesuksesan seseorang. Apakah sukses dalam berusaha atau kegiatan yang lain. Niat atau dalam kata lain motif seseorang melakukan sesuatu akan menjadi dorongan (motivasi) dari dalam dirinya dan dalam kajian LOA, motivasi ini juga mendorong alam semesta untuk mendukungnya menarik semua keinginnannya. Seperti telah terjadi percakapan antara jiwa seorang manusia dengan alam semesta ini, saat hati manusia berniat (apakah baik atau buruk), maka secara otomatis, niat itu akan didengar dan di bantu oleh alam untuk di wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam kajian akidah, setiap manusia berniat atau terbersit sebuah persangkaan atau dalam bahasa saya semacam “harapan/ hope” maka Allah berkata, permintaanmu Ku kabulkan. Dalam sebuah hadist qudsi, Allah berfirman, Aku adalah berdasarkan persangkaan hambaKu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dalam perbincangan siang tadi bersama dua orang teman. Salah seorang teman menceritakan kisah keberhasilan adiknya dalam memperbaiki taraf hidupnya. Dari kondisi yang minus (tidak memiliki asset, malah memiliki hutang hingga 48 juta), menjadi kondisi yang plus (memiliki aset berupa tanah seluas 4 hektar ditanami sawit dan usaha koperasi yang menampung hasil panen petani sawit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya apa yang menyebabkan ia begitu bersemangat mengumpulkan pundi-pundi hartanya. Ternyata satu, motifnya adalah “Saya harus melunasi hutang-hutang saya.” Itu yang terbesit dalam hati dan pikirannya, yang kemudian ia jadikan bahan bakar untuk terus bekerja mengumpulkan uang guna membayar semua hutangnya. Setelah hutangnya selesai, apakan selesai? Tidak, ia ganti motifnya memperbaiki ekonomi keluarganya yang awalnya miskin menjadi lebih baik. Bahkan jika memungkinkan membantu saudara-saudaranya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, sebelum terlupa, kesuksesan yang diraih oleh pahlawan kita ini bukan yang terjadi tiba-tiba. Hanya dengan mengucap ‘simsalabim’ maka langsung terjadi. Namun, ia harus menjalaninya bertahun-tahun, menyusuri jalan yang berliku, naik dan turun, terkadang tubuhnya ‘terpaksa’ harus diistirahatkan, karena tidak mampu mengimbangi kerasnya keinginan hati dan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi milikilah motif yang kuat, mengapa saya harus berhasil. Dan kalau bisa, motif itu harus nyata, dalam artian tertulis dengan nyata (di tulis di kertas, buku atau yang sejenisnya) tidak hanya kita tulis dalam ingatan saja. Jika ini telah kita lakukan, maka yakinlah seluruh alam semesta ini akan membantu kita dan yang paling utama adalah Allah akan mengabulkan apa saja yang menjadi permintaan kita, tentu saja jika kita memang menginginkanya dan mengejarnya dengan sungguh-sungguh. Percayalah. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3228039346755977157?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3228039346755977157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/terkait-niat-masih-hari2-katanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3228039346755977157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3228039346755977157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/terkait-niat-masih-hari2-katanya.html' title='Terkait Niat (masih hari2 &apos;katanya&apos; pengusaha)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7341899626699830874</id><published>2010-11-18T08:24:00.000+07:00</published><updated>2010-11-18T08:27:55.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Apel dengan Apel (Hari2 'katanya' Pengusaha)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalo membandingkan sesuatu itu dengan yang sebanding, jangan mengambil perbandingan dengan sesuatu yang tidak sebanding. Jika bandingin apel ya dengan apel, tidak dengan jeruk apa lagi durian atau semangka. Tidak imbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore yang cerah, seorang ayah menasehati anaknya dengan kata-kata di atas, apa pasal? Si anak memuji sang ayah yang telah merengkuh pundit-pundi kesuksesan dari pekerjaannya sebagai pengusaha. Sedangkan si anak, hingga hari ini, belum juga terlihat bahwa kehidupannya semakin membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah bertanya, “Sudah berapa lama kau, menyusuri jalan sebagai wiraswasta atau pengusaha?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Satu tahun ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bapak untuk sampai pada kondisi sekarang ini, perlu 15 tahun yang penuh dengan perjuangan dan kesabaran, sedangkan engkau baru saja satu tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo membandingkan sesuatu itu dengan yang sebanding, jangan mengambil perbandingan dengan sesuatu yang tidak sebanding. Jika bandingin apel ya dengan apel, tidak dengan jeruk apa lagi durian atau semangka. Tidak imbang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jika kau ingin berkaca, lihatlah orang-orang yang selevel denganmu, baik usia, lama perjuangan dan hal-hal lain yang sebanding. Bapak justru bangga denganmu, di usia yang masih sangat belia ini, kau sudah berani mengambil sebuah keputusan penting dalam hidup yang akan sangat berpengaruh pada kualitas hidup dan masa depanmu. Di usia yang masih sangat muda, kau sudah berani mengambil resiko, keluar dari pekerjaan yang telah memberimu semua fasilitas hidup, menuju sebuah hidup yang belum jelas ujungnya. Dan itu sebuah prestasi, bapak yakin bahwa kau akan lebih sukses dari apa yang kau pikir dan impikan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, kacamata kita sering salah dalam melihat. Kadang kita harus sering-sering mengganti kacamata untuk dapat melihat dari berbagai sisi. Kadang ada hal-hal yang menurut kita baik, dalam pandangan yang lain justru kurang baik. Dan banyak hal lain dalam kehidupan ini yang sering membuat kita takut, khawatir dan ragu-ragu, justru semua itu kadang hadir tanpa alasan yang benar atau dari sudut pandang (kacamata) yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang anak tadi yang memandang hanya ‘ujung-nya’ saja dari perjuangan panjang bapaknya. Dan di saat yang bersamaan, justru si bapak merasa bangga, jika anaknya yang masih muda belia ini, berani mengambil keputusan ‘radikal’ dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7341899626699830874?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7341899626699830874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/apel-dengan-apel-hari2-katanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7341899626699830874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7341899626699830874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/apel-dengan-apel-hari2-katanya.html' title='Apel dengan Apel (Hari2 &apos;katanya&apos; Pengusaha)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2395705909784304716</id><published>2010-11-18T08:17:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T08:22:08.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>Tak semudah yang Ku bayangkan (Hari2 Pengusaha)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata memang tidak semudah yang kubayangkan, walau menurut mereka, membayangkan secara nyata akan sangat membantu hadirnya sebuah “bantuan” dari alam untuk mewujudkan apa yang kita bayangkan. Aku tidak menyangkal akan hal itu, karena beberapa dari yang kubayangkan itu, saat ini sudah menjadi bagian dari apa yang ku capai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi pengusaha, wiraswasta, atau entrepreneur adalah bagian dari cita-cita yang ingin ku wujudkan. Ada dua hal yang ingin ku kerjakan (pekerjaan) selesai dari menempuh pendidikan resmi, yaitu pertama menjadi dosen dan kedua menjadi pengusaha. Mengapa aku menginginkan kedua hal ini? Jawabnya adalah karena aku mengingingkannya. Cuma itu. Menjadi dosen adalah bagian dari tradisi keluarga besar ibuku. Sebagian besar dari kami adalah ‘pendidik’. Dikarenakan aku menamatkan pendidikan tinggi tidak di bidang pendidikan, maka aku memilih menjadi dosen di bidang yang kukuasai. Sedangkan saat ditanya mengapa ingin menjadi pengusaha, aku tidak tahu. Hanya panggilan dari dalam jiwaku mengatakan seperti itu. Entahlah, apakah karena memang di dalam diriku mengalir darah pengusaha (sebagian besar anggota keluarga ayahku adalah pengusaha, termasuk ayahku)? Semua terjadi begitu saja dan keinginan itu semakin hari semakin membesar. Terlebih saat berinteraksi dengan orang-orang yang berprofesi sebagai pengusaha, sepertinya jiwa ini begitu nyaman. Seperti yang dikatakan dalam sebuah kata bijak, bahwa, jiwa ini seperti tentara, ia akan mencari barisannya. Begitulah yang kurasakan saat bersama dengan orang-orang yang berprofesi sebagai pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata memang tidak semudah yang ku bayangkan. Aku hanya perlu sedikit bersabar untuk menikmati hasil dari kerja keras membangun mimpi ini. Seperti dinasehatkan para pelatih bisnis, untuk sukses dalam dunia entrepreneur, anda haru berani menunda kesenangan dan terus membangun asset yang akan bekerja untuk anda. Bersabarlah, bersabarlah adalah kata-kata yang senantiasa ku bisikan ke dalam jiwa dan pikiranku. Aku tidak ingin dikalahkan oleh bisikan “negative” yang begitu menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak menggiurkan, disaat aku saat ini harus bersabar bekerja dari pagi buta hingga larut malam demi mengumpulkan uang lembaran ribuan, disaat yang sama teman-temanku saat ini mungkin sudah melupakan uang ribuan, karena di dompetnya tak lagi ditemui pecahah uang itu. Disaat aku harus menguras habis seluruh tabunganku untuk membangun usahaku, disaat yang sama teman-temanku duduk manis dan menemukan bahwa rekeningnya bertambah sekian juta setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak sedang menyesali keputusanku saat ini, aku hanya sedang mencoba menenangkan pikiranku yang kadang sering tergoda untuk menyerah. Ku katakan sekalilagi, jangan menyerah sebelum kau menemui angka 10 tahun di perjalanan usahamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi terror “negative” yang dilancarkan beberapa saudara ibuku. Mereka sangat ingin jika aku mengikuti jejak mereka menjadi pegawai negeri sipil. Alasan mereka sederhana, tidak perlu repot, tiap bulan ada gaji, ada tunjangan kesehatan, dan ada dana pensiun di hari tua. Dan satu lagi, kau akan tetap bisa memiliki usaha sampingan. Aghrrr, ku teriakan TIDAK ke kepalaku. Kadang harus ku alihkan pembicaraan jika para saudara ibuku sudah mulai menyinggung, “Sudah jadi pe en es sekarang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukannya memandang rendah pekerjaan PNS atau pekerjaan kantoran lainnya, bukan, hanya saja jiwaku tidak cocok. Aku tidak yakin akan bahagia menjalaninya. Bukankah dalam hidup yang kita cari adalah bahagia? Aku hanya tidak ingin terus membebani negara ini. Aku yakin dengan pengetahuan yang kumiliki aku mampu hidup secara mandiri dan layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang perjalanan ini tidak akan semudah yang ku bayangkan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2395705909784304716?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2395705909784304716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/tak-semudah-yang-ku-bayangkan-hari2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2395705909784304716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2395705909784304716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/tak-semudah-yang-ku-bayangkan-hari2.html' title='Tak semudah yang Ku bayangkan (Hari2 Pengusaha)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8010975428087154381</id><published>2010-11-15T22:15:00.005+07:00</published><updated>2010-11-15T22:31:38.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CatCil Pengusaha'/><title type='text'>hari-hari pengusaha</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"bisnis tetap berjalan, sementara kita jalan-jalan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu yang sedang kulakukan hari ini, dengan merekrut beberapa orang yang belum punya pekerjaan, namun memiliki semangat untuk bekerja. ku ajak, ku ceritakan mimpi-mimpiku, ku transfer ilmu yang ku miliki, ku bagi rejeki yang ku dapat, satu hal yang ku minta kepada mereka, bahwa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Usaha ini, adalah milik kita bersama, mari kita besarkan, kalian mau dapat uang dari sini? kerja sungguh-sungguh, kejar hasil yang maksimal, jika itu terjadi, saya tidak akan menutup mata, kalian akan dapatkan apa-apa yang menjadi hak kalian..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bertemu dengan teman kuliah yang kebetulan mampir ke rumahku, ia berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"aku heran sama orang-orang yang punya usaha tapi dia yang sibuk ngurusinya sendiri, contohnya seperti pedagang yang punya toko, setiap hari dia jagain, kadang sampe gak libur."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku katakan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"masing-masing orang kan berbeda, ada yang memang dia suka kerja, dan ada juga yang dia tidak mudah percaya dengan orang lain. jadinya, agak sulit baginya untuk melepaskan usahanya kepada orang lain."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku teringat pesan seorang dosen, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"kamu itu punya potensi, tapi kamu harus bikin tim agar potensimu menjadi lebih powerfull"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa bulan ini, aku sedang membangun tim dibawah bendera AJS Workshop, sebuah usah di bidang budidaya jamur tiram. sampai hari ini sudah ada 4 orang yang bekerja bersama di sini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;awalnya aku ragu, bagaimana nanti membayar mereka? tapi, rejeki mereka kan urusan Allah bukan urusanku, aku hanya menyalurkan apa yang menjadi hak mereka saja&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari 4 orang ini, aku sudah mendapatkan satu figur yang akan menjadi pemimpin keempat orang ini. awalnya aku terjun langsung, memberi arahan, masukan dan sebagainya. dan sudah beberapa hari ini, peran itu ku kurangi, ku biarkan si 'pemimpin' baru untuk mengawasi, memberi arahan dan masukan kepada anggota yang lain. dan kulihat, cukup berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saatnya aku mulai mengambil peran lain yang lebih menantang. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ohya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika kita ingin orang-orang kita loyal kepada kita, maka satu hal yang harus kita lakukan adalah kita harus loyal kepada mereka terlebih dahulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;laki-laki itu jika di beri tanggungjawab yang menantang, egonya akan terpancing untuk menyelesaikan dengan sebaik-baiknya. ada baiknya anda mulai memberikan tantangan-tantangan kepada 'orang-orang' anda...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bersambung....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8010975428087154381?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8010975428087154381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/hari-hari-pengusaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8010975428087154381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8010975428087154381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/hari-hari-pengusaha.html' title='hari-hari pengusaha'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8140432056712441707</id><published>2010-11-15T22:03:00.003+07:00</published><updated>2010-11-15T22:10:35.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Tak disengaja</title><content type='html'>dalam tulisan yang lalu, saya pernah menceritakan sebuah pertemuan yang tidak disengaja dengan seseorang di sebuah toko buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi, beliau menelpon lagi dan bertanya tentang "dimana posisi?"&lt;br /&gt;kukatakan bahwa aku masih di lampung, menyelesaikan proses transfer tanggung jawab ke manajer produksiku yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku tanyakan, "emang ada apa bang?"&lt;br /&gt;"nantilah, kalo sudah di medan.."&lt;br /&gt;"gak ada bocorannya?"&lt;br /&gt;"ya... proyek bagi-bagi rejeki...hehe"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berfikir.."wow..luarbiasa"&lt;br /&gt;bagaimana mungkin seorang yang baru saja sekali bertemu, berkenalan dan berbincang dalam beberapa menit, bisa begitu yakin berurusan masalah uang denganku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tetap berpikir positif, bahwa ini bagian dari skenario Allah untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aku masih membayangkan, sosok yang menegurku di toko buku itu, muda, kelihatan sekali dari pakaiannya ia sudah sukses di usianya yang terpaut mungkin hanya 3 tahun dariku. setelah 3 bulan berlalu, ia masih menghubungiku, tidak sekedar bertegur sapa, namun sudah masuk ke urusan yang jauh lebih serius... masalah UANG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8140432056712441707?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8140432056712441707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/dalam-tulisan-yang-lalu-saya-pernah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8140432056712441707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8140432056712441707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/dalam-tulisan-yang-lalu-saya-pernah.html' title='Tak disengaja'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7991870482104316282</id><published>2010-11-15T21:36:00.002+07:00</published><updated>2010-11-15T21:43:46.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>dah lama</title><content type='html'>seorang teman bertanya, dah lama blog ini tidak di isi (di update)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sibuk" jawabku...&lt;br /&gt;"satu lagi kurang ada dorongan untuk menulis..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hehe, memang sudah lama  sekali aku tidak menulis, bahkan untuk project pribadikupun tidak ada perubahan yang signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan orang-orang yang senantiasa datang ke blog ini, sementara informasi yang diharapkannya tidak kunjung berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang dalam beberapa waktu belakangan ini ada beberapa proyek menulis (yang sifatnya sangat pribadi) sedang ku garap, dan hasilnya akan kuberikan kepada beberapa orang yang ku anggap penting dalam memberi inspirasi dalam tulisan tersebut. namun, semua masih berada dalam coretan-coretan kasar di folder "tulisan" di komputerku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agaknya, faktor pendorong yang utama selain diri sendiri adalah lingkungan yang kondusif. ada baiknya kita memang menciptakan lingkungan-lingkungan itu, atau bergabung dengan yang sudah ada. bagi kita yang ingin rajin menulis ada baiknya kita sering-sering bergabung dengan penulis, bagi kita yang pengusaha, ada baiknya sering-sering bergabung dengan lingkunga pengusaha dan seterusnya. ya, harus kita akui bahwa faktor lingkungan memberikan banyak sekali pengaruh dalam pembentukan karakter kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, tunggu aku ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*terima kasih untuk yang sudah mengingatkanku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7991870482104316282?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7991870482104316282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/dah-lama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7991870482104316282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7991870482104316282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/11/dah-lama.html' title='dah lama'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4194612369381043984</id><published>2010-09-07T09:04:00.003+07:00</published><updated>2010-09-07T09:22:04.349+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='positif thinking'/><title type='text'>Kekuatan Pikiran Positif</title><content type='html'>Semua berawal dari alam pikiran kita, kemudian ia menjelma menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para ahli, orang-orang bijak bestari, mengatakan bahwa kita harus berhati-hati dengan pikiran kita. Mengapa? karena, pikiran itulah yang akan menentukan nasib kita. kok bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam sebuah hadist qudsi Allah berfirman, "Aku adalah berdasarkan persangkaan hambaKu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari yang lalu, saya sempat mengalami sebuah kondisi yang agak menurun (futur) karena beberapa keinginan yang agak tertunda. Syukurnya, pikiran saya berkata, "sudah lupakan yang buruk-buruk, coba untuk tersenyum dan mulai untuk memikirkan hal-hal positif yang akan terjadi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan memang luarbiasa, hanya berselang beberapa menit dari perubahan pikiran saya tadi, dari negatif ke positif, langsung saya dapatkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah di toko buku gramedia, saat saya sedang membaca sebuah buku di rak buku-buku bisnis, ada seseorang, yang dari penampilannya saya dapat menebak bahwa beliau adalah seorang eksekutif muda berusia di bawah 30 tahun, datang menyapa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"senang baca ya mas?"&lt;br /&gt;"iya."&lt;br /&gt;"wah, hebat nih masih muda sudah punya kebiasaan membaca."&lt;br /&gt;"ah... biasa aja mas."&lt;br /&gt;"Apa bisnisnya mas?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah  pertanyaannya langsung ke inti, aku berpikir, dari mana dia tau bahwa aku adalah seorang pelaku bisnis (sedang berusaha melangkah menuju pemiliki bisnis), apa karena aku berdiri, membaca di rak buku-buku bisnis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya sekarang lagi bisnis Jamur Tiram mas?"&lt;br /&gt;"jamur tiram?"&lt;br /&gt;"iya, jamur yang putih, seperti tiram, besarnya sekitar seperti ini (sambil menunjuk ke tanganku)"&lt;br /&gt;"waw, yang sekarang lagi booming 'jamur crispy' itu ya?'&lt;br /&gt;" ya, tapi punya saya ada di lampung dan akan segera saya buka di sini (medan)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;balik aku bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kalo mas, apa usahanya?"&lt;br /&gt;"saya distributor beberapa produk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia bertanya,&lt;br /&gt;"sering ke sini mas?"&lt;br /&gt;"iya, sering"&lt;br /&gt;"di medan tinggal dimana?"&lt;br /&gt;"masih tinggal bareng teman."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bisa minta Name Card-nya mas?"&lt;br /&gt;"Hmm, lagi gak bawa mas, kemaren habis (asli emang udah habis dan gak di bawa), tapi kita bisa tukeran no hp"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya kami saling bertukar no Hp. sebuah catatan penting, kemana-mana mesti bawa kartu nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya kami berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah pertemuan yang tidak terduga, dan aku yakin jika ini sudah di atur Allah, dan itu semua di mulai dari pikiran yang positif, optimis dan yakin bahwa Allah itu yang mengatur segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang bagi sebagian orang ini hanya pertemuan biasa, tapi bagiku, ini pertemuan penting, penting dalam membangun bisnisku ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam positif&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4194612369381043984?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4194612369381043984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/09/kekuatan-pikiran-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4194612369381043984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4194612369381043984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/09/kekuatan-pikiran-positif.html' title='Kekuatan Pikiran Positif'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2286458932741734723</id><published>2010-07-16T21:47:00.002+07:00</published><updated>2010-07-16T21:54:25.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TaMak'/><title type='text'>...</title><content type='html'>memandang adalah satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang paling bisa kulakukan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2286458932741734723?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2286458932741734723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2286458932741734723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2286458932741734723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/blog-post.html' title='...'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7841022618689154478</id><published>2010-07-07T11:12:00.002+07:00</published><updated>2010-07-07T11:27:40.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tentang Memulai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Jangan tunggu Motivasi untuk BERBUAT, tapi BERBUATLAH maka anda AKAN TERMOTIVASI" (Satria Hadi Lubis)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;besarnya reaksi yang muncul akan sebanding dengan aksi yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin besar keinginan untuk memulai sesuatu, maka akan semakin banyak alasan yang muncul dalam diri kita untuk menolak memulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencatat, bahwa banyak teman-teman yang sebenarnya ingin sekali keluar dari tempatnya bekerja dan memulai hidup dengan menjadi wiraswasta. Namun, semakin besar dorongan untuk keluar, maka akan semakin banyak alasan yang muncul dari dalam dirinya yang melawan/ menolak keinginan menjadi wirausahawan. Akan muncul ketakutan-ketakutan atas kehidupannya saat ini dan masa depannya. Akan muncul dalam pikirannya ketakukan tentang masa depan anak-anaknya (jika punya anak), hutang yang belum dibayar dan lain sebagainya. semuanya muaranya satu, kalo mau keluar dari kehidupan nyaman saat ini... nanti-nanti dulu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang lain adalah, saat saya menjadi mahasiswa. saya memiliki teman yang secara akademis sangat baik. memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Bahkan, beliau lebih dahulu menyelesaikan seluruh pratikum yang menjadi persyaratan untuk kerja praktek dan mengerjakan skripsi. Namun, sayangnya keinginan memulai mengerjakan skripsi itu yang tidak kunjung muncul sampai akhirnya ia tersadar bahwa tidak ada lagi teman-teman seangkatannya yang tersisa. Beliau sering minta nasehat kepada kami yang telah 'mendahului'nya, bagaimana cara agar termotivasi untuk mengerjakan skripsi? Maka saat itu saya menjawab bahwa "ada 7 KS yang harus dia lakukan, Pertama, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU. Maka dengan sendirinya kau akan menyelesaikannya sesegera mungkin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang lain, saat anak-anak SMA yang akan menghadapi UN sering minta nasehat dari saya, bagaimana kita siap dalam ujian nanti, saya katakan, "Kerjakan SOAL-SOAL tahun-tahun terdahulu, sehari minimal 50 soal. dan kerjakan sejak awal tahun di kelas III (sekarang XII). maka dengan sendirinya kita akan terbiasa mengerjakan berbagai variasi soal yang akan ada di UN nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi, Intinya adalah untuk berbuat lebih, untuk menjadi pribadi yang berhasil, jangan pernah menunggun datangnya motivasi, tetapi bekerjalah, lakukan, kerjakan, mulailah langkah pertama maka kita akan segera termotivasi untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak percaya?&lt;br /&gt;coba dulu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam Mantab Luarbiasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7841022618689154478?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7841022618689154478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/tentang-memulai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7841022618689154478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7841022618689154478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/tentang-memulai.html' title='Tentang Memulai'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7112113599712335660</id><published>2010-07-05T22:38:00.003+07:00</published><updated>2010-07-05T22:50:09.182+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Setelah Sekian Lama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah sekian lama akhirnya kembali ku buka blog ini. entah mengapa beberapa waktu ini sulit sekali menuangkan ide dalam tulisan. Dalam beberapa waktu belakangan ini memang saya lebih membuka telinga dan lebih banyak membaca saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa proyek tulisan yang masih mentah dan tak juga bertambah. Bahan-bahan pendukung juga belum terkumpul, atau bisa juga saya sedang kehilangan fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menganalisa mengapa saya begitu malas menulis, rasanya begitu berat merangkai kata, walau sekalimat saja. Padahal dulu saya sering memaksa teman-teman untuk menulis walau hanya satu kalimat sebagai awal pembiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada dua hal yang melatarbelakangi masalah ini, pertama karena kehilangan fokus. kedua karena hilangnya (sementara) faktor penyemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait fokus memang memegang peranan penting dalam rangka menjaga konsistensi seseorang dalam berkarya. jika dahulu saya memiliki banyak waktu untuk memikirkan ide-ide dan mengolahnya dalam pikiran serta mencoba mengait-kaitkan dengan literatur yang pernah saya baca dan akhirnya jadilah sebuah artikel. namun beberapa waktu belakangan memang fokus itu sepertinya agak berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan faktor penyemangat, juga tidak ketinggalan adalah faktor penting bagi keberhasilan seseorang. Dan faktor penyemangat yang baik adalah sesuatu yang secara fisiknya terlihat dan terukur. mengapa kita sering kehilangan motivasi berkarya atau berbuat. mungkin salah satunya karena kita "gagal" menghadirkan motivator (yang menjadi alasan kita berbuat) dalam bentuk yang nyata/ real, hidup dan dapat dirasakan secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alah...kok ngelantur ceritanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah dulu...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7112113599712335660?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7112113599712335660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/setelah-sekian-lama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7112113599712335660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7112113599712335660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/07/setelah-sekian-lama.html' title='Setelah Sekian Lama'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-181554246622262595</id><published>2010-03-12T13:29:00.000+07:00</published><updated>2010-03-12T13:31:31.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>TIDAK ADA KEBETULAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada kebetulan di dunia ini. Semua berjalan dengan apa yang telah direncanakan dan ditentukan.  Termasuk masa depan kita, apakah kita ingin berhasil atau justru kita hanya ingin menjadi seperti yang itu-itu saja, semua harus dan semestinya kita rencanakan. Seorang pakar manajemen, Peter Drucker pernah mengatakan, “Cara terbaik untuk mengetahui masa depan kita adalah dengan menciptakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan-keputusan yang kita ambil di masa lalu, hasilnya akan kita tuai di masa sekarang atau masa yang akan datang. Oleh sebab itu banyak orang bijak mengatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hati-hati dengan pikiranmu, karena ia akan mempengaruhi niatmu, jika niat sudah tertanam maka ia akan melahirkan sebuah tekad, tekad akan mendorong kepada perbuatan. Perbuatan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadikannya sebuah kebiasaan. Kebiasaan akan membentuk sebuah karakter atau kepribadian, karakter seseorang itulah yang akhirnya menentukan nasibnya, berhasil atau tidak.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah Kungfu Panda, yang bagi saya tidak hanya sebuah film kartun komedi yang membuat kita terhibur, lebih dari itu, film kartun ini telah mengajarkan sebuah pelajaran penting, bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya kebetulan. Termasuk di dalamnya seekor panda gendut yang akhirnya terpilih menjadi the dragon warrior. Sebuah jabatan tertinggi di dunia per-kungfu-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya si Panda (namanya Poo) hanya punya mimpi, ya mimpi yang ia semai di dalam pikirannya, bahwa ia mencintai kungfu dan berharap suatu hari ia akan menjadi ahli kungfu. Akhirnya kesempatan itu datang, hari di mana pemilihan the dragon warrior tiba. Master Oogway, kura-kura bijak bestari, yang memiliki penglihatan jauh melebihi orang-orang di sekelilingnya, memilih si panda gendut, yang “secara tidak sengaja jatuh” tepat di depan Master Oogway. Namun, ternyata memang si panda inilah yang dipilih master oogway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Master Oogway berkata kepada sahabatnya, Shifu, tidak ada kebetulan, termasuk pilihannya kepada panda itu. Sekarang, kata Master Oogway kepada Shifu, “Tugasmulah untuk menjadikanya the dragon warrior sesungguhnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi tidak ada kebetulan, semua berawal dari pikiran dan hati kita yang mengkristal karena mendapat tempaan dari berbagai ilmu yang kita pelajari, buku yang kita baca, nasehat-nasehat orang-orang tua kita, pengaruh lingkungan tempat tinggal kita, pengaruh televisi, Koran dan sebagainya. Semuanya berkumpul menjadi satu, mengasah dan menempa buah pikiran yang telah disetujui hati tadi menjadi pilihan hidup kita. Dan kita jangan pernah menyerah sebelum akhirnya, Tuhan, menunjukkan hasil akhir dari pilihan hidup kita itu. Karena takdir itu berada di ujung dari usaha-usaha keras kita, manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, jangan heran jika anda melihat ada seorang yang sangat keras kepala memegang prinsip yang mungkin bagi kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ada-ada aja”&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“anak ini cari susah saja”&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“hari gini kok masih berpikir seperti itu”&lt;/span&gt; dan lain sebagainya. Namun, satu hal yang harus kita pahami dan yakini bersama bahwa Tuhan yang maha kuasa tidak pernah tidur dan akan terus memeluk mimpi-mimpi kita dan mewujudkannya dengan cara yang sama sekali tidak kita duga sebelumnya. Dan saat hari itu tiba, kita akan lebih banyak tersenyum mengenang pahit dan sulitnya perjuangan dalam mewujudkannya. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotabumi, 12 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-181554246622262595?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/181554246622262595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/tidak-ada-kebetulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/181554246622262595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/181554246622262595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/tidak-ada-kebetulan.html' title='TIDAK ADA KEBETULAN'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3049473390196650847</id><published>2010-03-06T17:00:00.000+07:00</published><updated>2010-03-06T17:01:14.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>LARI KE BUKU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin adalah masa yang kurasa begitu sulit, memang kesulitan seperti hari kemarin pernah juga ku alami sebelumnya. Entah mengapa dadaku begitu sesak karena menahan amarah. Ada seorang yang sudah ku anggap saudara, meminta bantuan, sudah di bantu dan akhirnya justru menikam dari belakang. Ah... belum lagi dengan kata-kata yang tertulis di sms terakhirnya begitu memancing amarah. Saat membacanya ingin sekali aku menumpahkan semua kekesalanku selama ini yang aku pendam akibat perlakuannya padaku. Namun sekali lagi ku tahan. Justru saat aku menahan, saat itulah dadaku semakin sesak. Aku mengalami stress tinggi. Untungnya aku tidak sampai gila, tetap kuusahakan untuk tetap rasional. Untuk tetap berpikir positif, mungkin beliau lagi ada masalah dengan atasannya, dengan keluarganya dan dengan orang-orang disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa, sepertinya ada bisikan di dalam pikiranku yang menyuruhku untuk mendekati rak bukuku. Dan masih lewat bisikan yang masuk ke kepalaku itu, tanganku bergerak sendiri untuk mengambil sebuah buku kumpulan cerpen yang di tulis Biru Laut dan Golagong. Sebuah buku berjudul, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Subuh Itu Biru Chika”&lt;/span&gt;. Buku ini sudah beberapa kali ku tamatkan. Namun tidak ada salahnya jika untuk kali ini kembali ku baca. Toh buku ini sudah lama sekali tidak ku baca. Mungkin saja ada spirit baru yang bisa ku ambil dari buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman demi halaman yang ku baca seperti mengerti kondisiku yang sedang tertekan. Cerita-cerita di buku ini sepertinya memiliki tema yang sama dengan kondisiku saat ini. Tema dari orang-orang yang tertekan, stress dan berusaha untuk mencari solusi atas masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pelajaran yang dapat ku ambil dari buku ini adalah, semua masalah itu datangnya dari Allah dan kembalikan kepadanya. Maksudnya, semua masalah itu Allah yang memberikan kepada kita, tujuannya adalah sebagai ujian atas diri kita. Mampukah kita melewati ujian kenaikan tingkat ini atau tidak. Banyak orang berhasil dan tidak sedikit yang gagal. Bagi mereka yang berhasil, maka kedewasaan berpikir dan bertindaklah hadiah atas ujian itu. Dan bagi yang gagal, hanya keterpurukan mental dan kadang berujung pada keputusasaan yang membunuh dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beruntung sekali hari ini saat aku memiliki masalah yang kadang menyedot sebagian energiku, Allah memberikan petunjuk dengan mengarahkan pikiranku untuk membaca. Kadang di saat yang lain, Allah mengarahkanku untuk membaca Qur’an, dan sensasi yang sama ku dapatkan, sepertinya Allah ingin mengajakku berbicara lewat firmanNya serta memberikan solusi atas masalahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada salahnya, jika anda atau siapa saja memiliki masalah yang sulit. Tenangkan pikiran anda dengan membaca buku. Ikuti saja nurani anda, biarkan tangan ini mengambil buku secara acak, baca perlahan dan rasakan bahwa Tuhan sedang mengarahkan kita untuk menemukan jawaban atas masalah kita. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotabumi, 6 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3049473390196650847?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3049473390196650847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/lari-ke-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3049473390196650847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3049473390196650847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/lari-ke-buku.html' title='LARI KE BUKU'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6757039976324524478</id><published>2010-03-03T13:43:00.000+07:00</published><updated>2010-03-03T13:44:47.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Catatan perjalanan Bandung – Serang “MENCARI RUMAH DUNIA”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bagian 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara azan membelah kota ini. Ku bangunkan teman-teman yang lain. “sudah azan” kataku. Ku langkahkan kaki menyusuri jalanan yang masih sepi. Ku lihat di pinggir jalan, di emperan toko, beberapa tukang becak masih terlelap dengan alas seadanya. Terus ku ayunkan kaki menuju masjid agung Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengeras suara masjid dapat ku dengar bahwa sholat subuh telah memasuki pertengahan rakaat pertama. Ada seorang tentara berlari kecil menuju masjid. Ada komplek korem di dekat masjid. Sampai didalam aku tertinggal serakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat, aku dan Arief duduk di beranda masjid sambil bercerita tentang pengalaman di beberapa daerah. Terkait kondisi udara, Bandung yang dingin, Medan yang panas, Lampung yang sangat panas, Serang yang panas, dan Bali yang ternyata dua kali lebih panas dari Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sarapan kupat tahu di alun-alun yang ramai sekali dengan orang yang olahraga dan berbelanja di pasar kaget, kami mempersiapkan diri mencari lokasi Rumah Dunia yang telah kami dapatkan alamatnya. Dengan menumpang angkot jurusan sembarang, kami berangkat menuju pertigaan pusri kemudian komplek hegar alam. Kebetulan si supir tau alamat yang kami tuju, langsung saja kami minta beliau untuk mengantarkan kami ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ini ku temukan Jalan Yusuf Martadilaga atau yang biasa di sebut YUMAGA, kawan-kawan akan dapatkan cerita tentang jalan ini di buku Balada Si Roy milik Gola Gong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, hari jum’at yang lalu adalah tanggal lahir nabi Muhammad SAW, di serang ada sebuah tradisi Muludan kata mereka. Dalam acara ini, penduduk ada yang me-wakaf-kan sebagian hartanya. Harta ini dapat berupa makanan yang dibagikan ke seluruh tetangga, ada pakaian, kain panjang dan lain-lain. Diiringi sholawat yang dinyanyikan beberapa orang dengan diiringi tepukan rebana. Masyarakat tumpah ruah ke jalan desa, mereka saling bersalaman, menebarkan salam dan senyuman. Persis seperti suasana lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami terpaksa berjalan sekitar 300 meter dari posisi terakhir angkot, karena kendaraan tidak bisa lewat. Sambil berjalan kami berbaur besama masyarakat ikut menikmati riuh rendah sholawat, menikmati kemeriahan peringatan maulid nabi SAW. Lepas dari kerumunan masyarakat, akhirnya kami sampai di depan rumah dunia, ada plank kecil bertuliskan “pustakaloka rumah dunia, untuk anak dan remaja, buka 13.00-17.00”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap bahwa Gola Gong ada di rumah sehingga kami bisa berbagi pengalaman dengan beliau. Melewati pintu, kami melihat gola gong bersama beberapa orang (2 orang bule, dan 2 orang indonesia) sedang berbicara. Saat kami datang, gola gong langsung menyambut kami dengan hangat. “mari-mari, dari mana ini?” tanya beliau sambil mengulurkan tangannya. Satu persatu kami menyalami tangan beliau, sungguh tangan yang luarbiasa, dari tangannya itu, telah lahir 70 judul buku. Sambil memperkenalkan diri. Terlihat sekali beliau sangat antusias dan hangat. Benar kata orang bijak, antusias itu seperti virus, dia akan menyebar. Termasuk antusiasme Golagong yang menyebar ke kami pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat selanjutnya, beliau meminta kami untuk menganggat kursi plastik dari gudang ke bawah pohon, “biar enak kita ngobrolnya.” Dan tak lupa beliau memperkenalkan tamu-tamunya yang telah datang lebih dulu, “Mereka dari discovery channel, mau syuting tentang rumah dunia nanti.” Kamipun menyalami mereka semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai menata kursi di bawah pohon, gola gong langsung mengambil tempat di tengah-tengah kami dan memulai cerita hangat pagi itu. Beliau tidak berbasa-basi, langsung menceritakan ide-idenya tentang program-program pembangunan karakter bangsa lewat menulis. Beliau bercerita, “Saya sedang mengkampanyekan kegiatan wakaf buku, daripada kegiatan muludan ini mewakafkan makanan, lebih baik kita wakafkan dalam bentuk buku, lebih bermanfaat. Tadi saya posting di FB tentang wakaf buku ini, tanggapan mengalir bahkan ada yang sangat ekstrim menentang.” Diakhiri dengan senyuman beliau memberi kesempatan kepada kami untuk menanggapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya diskusi kami pagi ini berlanjut tentang buku beliau yang legendaries, Balada Si Roy, tentang rencana-rencana beliau di rumah dunia, dan Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia. Sebagai informasi, beliau baru saja di pilih untuk menjadi ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia. Selain itu, kami juga bertanya tentang proses kreatif beliau dalam menghasilkan karya, pendapat beliau bagaimana memajukan minat baca masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin siang, semakin ramai rumah dunia, apalagi ada syuting Discovery Channel, kemudian ada kelas menulis dan kegiatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa waktu berlalu sangat cepat. Dari niat untuk pulang di pukul 10 pagi, jadi molor sampai waktu zuhur tiba. Ya, golagong terus menahan kami dengan cerita-ceritanya yang menginspirasi dan menggugah ego kami sebagai pendobrak. namun, waktu jua yang membatasi kami. Sebelum pulang, ku minta no hp beliau dan meminta izin untuk menampilkan teater di rumah dunia. Dan beliau mengizinkan untuk tampil di akhir bulan Maret ini ada jadwal teater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, satu lagi mimpiku terwujud. Bertemu dengan penulis luarbiasa yang biasaku temui lewat tulisan-tulisannya. Aku bersyukur sekali semoga Allah memberikan kesempatan lagi untuk bertemu dan berbagi dengan GolaGong, mungkin suatu hari nanti ku minta beliau memberikan pengantar dan testimonial untuk bukuku. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Selesai-&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6757039976324524478?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6757039976324524478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/catatan-perjalanan-bandung-serang_03.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6757039976324524478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6757039976324524478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/catatan-perjalanan-bandung-serang_03.html' title='Catatan perjalanan Bandung – Serang “MENCARI RUMAH DUNIA”'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1844575595996785017</id><published>2010-03-03T13:42:00.000+07:00</published><updated>2010-03-03T13:43:50.827+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Catatan perjalanan Bandung – Serang “MENCARI RUMAH DUNIA”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bagian 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam dari terminal luwi panjang Bandung, akhirnya kami berempat, Arief, Fuzi, Opick dan aku sampai di Terminal Pakupatan Serang Banten. Terminal yang babak belur di pintu keluarnya. Lebih mirip kubangan kerbau ketimbang jalanan. Supir bus yang kami tumpangi “ngedumel”, katanya, “terminal ini Cuma narik duit aja, tapi gak juga diperbaiki.” Aku dan opick yang duduk tepat di belakangnya hanya tersenyum mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah mulai gelap, sekitar pukul 19.10 waktu Serang. Pertama yang kami cari adalah masjid. Teman-temanku menggantungkan ‘nasib’ mereka di Serang ini kepadaku. Diantara kami memang akulah yang “paling tahu” tentang Serang. Aku hanya tersenyum dalam hati bahwa pengetahuanku tentang Serang hanya sebatas apa yang pernah Golagong ceritakan dalam Balada Si Roy-nya. Bahkan aku sering tidak ingat bahwa cerita itu telah lahir sejak tahun 1987-1988. Mungkin saja banyak yang sudah berubah di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama kami adalah “Rumah Dunia” kediaman Gola Gong dan keluarga. Memang sudah kami niatkan bahwa kami harus mendatangi tempat luarbiasa ini. Selain untuk bersilaturrahim dengan salah satu penulis besar negeri ini (dari 5 jarinya telah lahir 70 judul buku), kami juga ingin menyerap spirit yang mengalir di Rumah Dunia. Kalau-kalau saja bisa kami ambil dan terapkan di kampung kami masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena alamat yang masih simpang siur, akupun lupa nama daerahnya. Yang kuingat hanya daerah “Ciloang” tepatnya apa aku lupa. Asli. Aku pikir ada baiknya kami mencari warnet untuk mencari detail alamat Rumah Dunia. Kami temukan sebuah warnet di sebelah pusat perbelanjaan. Alamat dan nomor teleponnya berhasil ku catat. Langsung kami telepon menanyakan bagaimana cara cepat dan tepat untuk sampai ke Rumah Dunia. Sebuah kata kunci untuk teman - teman yang ingin mampir ke Rumah Dunia adalah “pertigaan pusri” karena terdapat gudang pupuk pusri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah malam kami mencari penginapan untuk meletakkan barang-barang kami, lebih tepatnya barang-barangku. Aku membawa 2 karung jaket dari Bandung. Daerah yang kami tuju selanjutnya adalah daerah “Royal”. Oh ya, Serang ini ibukota yang unik, kenapa, karena angkot di kota ini tidak memiliki trayek khusus. Tergantung penumpang yang paling banyak ke arah mana. Maka angkot akan bergerak ke arah sana. Biasanya supir angkot akan bertanya, “mau kemana?” jika angkot itu masih kosong dan kita bertiga atau lebih memiliki arah yang sama, biasanya angkot akan langsung menyetujui arah yang kita minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di jalan Royal atau “Jalan Sultan Ageng Tirtayasa”, kami mencari penginapan. Ada banyak penginapan tinggal memilih. Namun kami masuk ke sebuah penginapan yang”sepertinya” paling murah. Dari tampilan depannya terlihat kalo penginapan ini murah. Dan memang satu kamar (dua tempat tidur) harganya Rp. 50.000 per malam. Seharusnya kami menyewa dua kamar. Tapi kami pikir sewa satu kamar aja untuk berempat. Dan pengurus penginapan mengizinkannya. Aneh ya… biasanya kalo kamar dengan 2 tempat tidur hanya di perkenankan diisi oleh 2 orang. Jika ingin menambah orang di kamar itu, maka harus menambah biaya atau tidak diizinkan. Untuk kami berempat harusnya menyewa 2 kamar (minimal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami makan malam tepat di depan penginapan. Oh ya si Arief pernah bertanya kepadaku sewaktu di bus. “apa makanan khas dari serang atau banten?” setelah berpikir sejenak, ku dapatkan jawabannya (masih dari buku Balada Si Roy) “Nasi Sumsum.” Jawabku cepat. Perlu teman-teman ketahui bahwa nasi sumsum ini adalah nasi yang dicampur sumsum sapi, dibungkus daun lalu di panggang seperti memanggang sate sampai setengah matang saja. Makanan ini gurih sekali. Hal ini yang diceritakan Gola Gong dalam serial Balada Si Roy. Tepatnya dibuku ketiga. Namun sayangnya saat kami bertanya-tanya dari terminal hingga Royal (pusat kota) tak juga kami temukan orang yang mengetahui dimana penjual nasi sumsum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tertawa, karena menyadari bahwa cerita tentang nasi sumsum di Serang itu telah ada sejak tahun 80 an. Mungkin saja makanan itu telah punah dimakan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan, kami menyusuri royal malam hari. Apalagi ini malam minggu jadi banyak orang yang keluar menikmati malam panjang (katanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penat, gerah dan lelah yang kami rasakan memaksa kami untuk segera kembali ke penginapan untuk istirahat. Serang memang panas jika dibandingkan dengan Bandung. Temanku Arief tidak bisa tidur dan terpaksa keluar kamar, tidur di depan televisi yang ada kipas angin besar. Fuzi, ku lihat kerap terbangun dari tidurnya. Yang luarbiasa si Opik sejak kepalanya menyentuh bantal, ia langsung tertidur. Sedangkan aku masih menekuni sebuah majalah. Hingga akhirnya sekitar pukul 12 malam ku pejamkan mata dan terbangun sekitar pukul 3 pagi, selanjutnya aku tidak tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1844575595996785017?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1844575595996785017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/catatan-perjalanan-bandung-serang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1844575595996785017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1844575595996785017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/03/catatan-perjalanan-bandung-serang.html' title='Catatan perjalanan Bandung – Serang “MENCARI RUMAH DUNIA”'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4131659279001973298</id><published>2010-02-24T10:24:00.001+07:00</published><updated>2010-02-24T10:26:38.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Pak Tua dan Orang Bule</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MOBIL yang kutumpangi mogok. Artinya aku akan terlambat sampai di Bukit Tinggi. Jarak yang tersisa tinggal 5 jam perjalanan lagi. Mungkin sore baru masuk Bukit Tinggi, biasanya sampai di Bukit Tinggi pagi menjelang siang. Sambil duduk di tepi jalan, aku sempatkan untuk ngobrol dengan seorang bapak-bapak yang usianya sekitar 60 tahunan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si bapak pernah bekerja dengan seorang ‘bule.’ Beliau tidak pernah menduduki bangku kuliah. Beliau hanya menamatkan sekolah menengah pertanian. Selesai sekolah beliau langsung bekerja di sebuah perkebunan milik pengusaha asing. Dari banyak karyawan, si bapak menjadi orang kepercayaan si bos. Beliau jadi sering menemani bos dalam perjalannya. Dalam perjalanan inilah ada beberapa hal menarik yang beliau catat.&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bos bapak,  kalau sampai di rumah makan, pertama sekali ia masuk ke dalam kamar mandi (WC)nya. kalau kamar mandinya bersih, ia mengajak bapak untuk makan. Kalau kamar mandinya jorok, ia tidak makan. Kalaupun minum, ia minum minuman dalam kemasan (botol).”&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamar mandi menjadi tolok ukur kebersihan rumah seseorang. Pernahkah kita memperhatikan kebersihan kamar mandi di rumah kita? Betapa sederhananya pikiran bos bapak tadi. Tidak sulit menilai kebersihan rumah makan, cukup masuk ke kamar mandinya. Kita dapat menyimpulkan proses pembuatan makanan di rumah makan itu. Kebersihan adalah syarat mutlak untuk sehat. Bagaimana perhatian kita terhadap, maaf daerah pembuangan? Kalau daerah depan rumah wajar jika diperhatikan kebersihannya. Sekarang ada tantangan, kebersihan daerah ‘belakang.’&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4131659279001973298?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4131659279001973298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/pak-tua-dan-orang-bule.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4131659279001973298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4131659279001973298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/pak-tua-dan-orang-bule.html' title='Pak Tua dan Orang Bule'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1295680044018094492</id><published>2010-02-24T10:13:00.001+07:00</published><updated>2010-02-24T10:27:59.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Sholat dan Perjalanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PERNAH gak kita bertanya, kok sulit sekali bagi kita untuk ‘meluangkan waktu’ menghadap Tuhan kita. Aku rasa tidaklah begitu lama kita diminta untuk ‘melapor’ lima kali dalam sehari. Kalau dipukul rata setiap orang menghabiskan waktu lima menit, maka dalam sehari kita tidak menghabiskan setengah jam! &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dibandingkan dengan waktu yang diberikan Allah dalam sehari yang dua puluh empat jam (1440 menit) atau hanya sekitar 1,736 % dari waktu sehari kita. Betapa pelitnya kita kepada Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan Allah memberikan kemudahan bagi kita yang sedang dalam perjalanan (safar). Kita dibolehkan untuk menggabungkan dua waktu sholat dalam satu waktu. Tidak sampai di situ, Allah juga membolehkan untuk meringkas jumlah rakaat sholat yang empat menjadi dua. Kurang apa Allah kepada kita? Masihkah kita tega mengkhianati kasih sayangnya kepada kita?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemandangan ini sering aku temui dalam perjalananku, banyak penumpang yang satu mobil denganku tidak bergegas ke mushola terlebih dahulu, tapi sehabis dari kamar mandi langsung menuju ruang makan atau hanya duduk di depan rumah makan. Hanya 4-5 orang yang pergi ke mushola untuk sholat (hanya 10 % dari seluruh penumpang yang ada), sisanya lebih mementingkan perutnya. Dari 4-5 orang itu 80 persen-nya adalah orang tua. Nyaris tidak ada anak muda di dalamnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tidak pernah tahu sampai kapan kita hidup. Khawatirnya dalam perjalanan ini Allah memanggil kita. Dan saat itu kita belum menunaikan kewajiban kita kepadaNya. Sepertiku katakan tadi, kurang baik apa Allah kepada kita, apalagi bagi kita yang sedang dalam perjalanan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1295680044018094492?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1295680044018094492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/sholat-dan-perjalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1295680044018094492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1295680044018094492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/sholat-dan-perjalanan.html' title='Sholat dan Perjalanan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1415624006230510290</id><published>2010-02-18T21:28:00.004+07:00</published><updated>2010-02-23T22:08:39.115+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Lama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Yang Penting Usaha Dulu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah hal yang menarik hari ini. Saya memiliki seorang teman yang menjalani kuliah dengan santai sekali. Seakan tidak ada beban yang menggelayut dalam hidupnya, walaupun kuliahnya terancam untuk tidak lulus. Ada saja yang ia lakukan untuk mengusir stres yang sedang dialaminya. Ia tidak peduli lingkungannya marah dengan tingkah lakunya, yang penting dia dapat mengusir suntuknya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin saat kami mengerjakan laporan praktikum (kebetulan kami satu kelompok), laporan yang kami buat banyak salah dan perlu diperbaiki secepatnya. Dead linenya sudah hampir masuk dan asisten hanya memberikan batas waktu hanya dalam beberapa jam saja. Sedangkan perbaikan yang harus kami lakukan masih sangat banyak dan akan memakan waktu yang lama, kira-kira dengan batas waktu yang ditentukan itu kami tidak akan mampu menyelesaikannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat itu yang ada dalam pikiran saya adalah saya akan gagal di modul praktikum ini. Saya sudah tidak mampu lagi untuk mengerjakan laporan tersebut. Mengingat waktu yang diberikan sangat singkat sekali. Di tengah keadaan saya yang hampir putus asa ini, si kawan ini berkata, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Yang penting kita usaha dulu.”&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Subhanallah, saya seperti mendapat sengatan listrik tegangan tinggi mendengar kata-kata magis yang sering saya ucapkan untuk memberi semangat bagi teman-teman yang hampir putus asa. Sekarang saya mendengarkan dari seorang teman yang tidak pernah saya sangka. Saya seperti baru kali ini mendengar kata-kata itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Yang penting kita usaha dulu.” &lt;/span&gt;Dengan itu saya kembali bekerja, walau dengan waktu yang tersisa tidak akan mungkin menyelesaikan laporan itu. sekali lagi saya tekankan pada diri saya bahwa saya harus berusaha dulu. Dan dengan pertolongan dari Allah, laporan kami tersebut selesai walau dengan keterlambatan sedikit, namun si asisten menerima laporan kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berusaha dulu sampai kita tidak mampu lagi. Itulah sebabnya Allah lebih menilai sebuah proses ketimbang hasil. Keberhasilan itu bergantung pada sejauh mana usaha yang kita lakukan untuk mencapainya. Semakin keras usaha yang kita lakukan, maka akan semakin Allah mudahkan menuai hasilnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kalaupun kita tidak berhasil, kita harus segera mengambil pelajaran dari kegagalan itu. jangan hanya menyalahkan orang lain atau lingkungan dengan kegagalan yang kita alami. Kita perlu mengitrospeksi, sejauh mana usaha yang kita lakukan. Mungkin saja kita belum sungguh-sungguh dalam bekerja, mungkin ada kesalahan yang kita lakukan saat melakukan pekerjaan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang terpenting adalah bagaimana kita berpikiran positif terhadap takdir yang Allah berikan kepada kita. mungkin saja Allah memiliki skenario lain untuk kita, sehingga untuk kali ini Allah belum memberikan keberhasilan itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terakhir, sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam berusaha lalu bertawakallah kepada Allah yang memiliki hak veto untuk menentukan ya atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;www.boemikoo.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bag Kinantan, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Medan 23 Maret 2005&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1415624006230510290?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1415624006230510290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/yang-penting-usaha-dulu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1415624006230510290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1415624006230510290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/yang-penting-usaha-dulu.html' title='Yang Penting Usaha Dulu'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7020137475116785157</id><published>2010-02-18T21:13:00.001+07:00</published><updated>2010-02-18T21:14:27.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Berhenti Sejenak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Merenunglah, siapa orang yang kita cintai? Siapa saja yang memenuhi hati kita, menghiasai ingatan kita? Siapa saja yang menemani langkah hidup kita? Shalehkan, baikkah ia? Mengajak kepada keridhoan Allah atau tidak? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah persahabatan yang digambarkan Ali bin Abi Thalib, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Ada dua orang mukmin yang berteman. Salah satu diantara mereka meninggal lebih dahulu dan ia mendapat kabar gembira dengan syurga. Ketika itu ia ingat kepada temannya tadi, dan ia berdoa, ‘ Ya Allah, sesungguhnya si Fulan adalah temanku dan ia yang menganjurkanku berlaku taat kepada-Mu dan kepada rasulmu. Ia mengajakku untuk melakukan kebaikan dan mencegah perbuatan yang mungkar. Dan ia yang mengingatkan akan perjumpaan dengan-Mu. Janganlah Engkau sesatkan ia sepeninggalku sampai engkau perlihatkan kenikmatan dan ridho yang Engkau berikan kepadaku.’ Maka Allah berkata, “Pergilah seandainya kau tahu apa yang Aku berikan kepadanya pasti engkau akan banyak tertawa dan sedikit menangis.”&lt;/span&gt; Dan mereka bertemu dalam kenikmatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah balasan bagi orang yang berteman dilandasi iman dan taqwa kepada Allah. Saling memberi nasihat dalam kebaikan, kesabaran, dan kasih sayang. Semua itu akan membawa kepada keridhoan Allah kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat disayangkan ketika kita berteman hanya mengharapkan sesuatu yang tidak kekal adanya. Sesuatu yang tidak bernilai di hadapan Allah nantinya, yaitu pertemanan yang hanya dilandasi oleh nafsu yang akan menjerumuskan ke lembah kehinaan terdalam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita mampu mengisi hidup dan kehidupan kita dengan berteman, bersahabat dengan orang-orang yang kan menyelamatkan kita dari Azab yang pedih, Insya Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7020137475116785157?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7020137475116785157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/berhenti-sejenak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7020137475116785157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7020137475116785157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/berhenti-sejenak.html' title='Berhenti Sejenak'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4202315562193553508</id><published>2010-02-18T21:08:00.000+07:00</published><updated>2010-02-18T21:10:14.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Getar Kehidupan</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Aku ingin berjalan bersama hatiku&lt;br /&gt;Sebab kesendirianku dalam tapak-tapak  ini&lt;br /&gt;Haruslah punya makna…&lt;br /&gt;Di sana gelombang menyanyikan riak harapan&lt;br /&gt;Bahwa bahtera haruslah tetap di dayung&lt;br /&gt;Sampai pulau harapan&lt;br /&gt;Maka tersenyumlah ketika&lt;br /&gt;Simpuhmu bermakna untuk kehidupanmu&lt;br /&gt;Mampu menembus makna cinta yang kau&lt;br /&gt;Cari hakikatnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Rajab Polpoke “Ambon Manise”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan,22.00 WIB&lt;br /&gt;20 Maret 2006&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4202315562193553508?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4202315562193553508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/getar-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4202315562193553508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4202315562193553508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/getar-kehidupan.html' title='Getar Kehidupan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7826136674967221334</id><published>2010-02-17T18:01:00.000+07:00</published><updated>2010-02-17T18:02:29.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Aturan Pertama Hot Marketing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;&lt;i&gt;-Nama (Merek) yang Gak Rumit-&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering kali kita membuat sebuah nama atau merek. Seperti dalam memberikan nama pada blog, nama usaha seperti rumah makan, warnet, dll. Tanpa kita sadari ternyata kita membuat sebuah nama yang sulit untuk diingat. Padahal untuk dapat terus eksis kita perlu memiliki sebuah nama yang tidak hanya “menjual” namun juga mudah diingat. Sehingga para konsumen kita akan sangat mudah untuk memberikan rekomendasi yang diarahkan ke tempat usaha kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama yang rumit adalah nama yang mengabungkan 2 unsur yaitu &lt;b&gt;&lt;i&gt;huruf&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;i&gt;&lt;b&gt;angka&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Otak manusia cenderung lebih menyukai nama-nama yang disusun oleh unsur huruf saja. Jalinan angka yang ada di belakang huruf kadang agak sulit diingat karena otak cenderung untuk mengabaikannya. Sebuah keberuntungan bagi kita jika nama usaha atau merek yang kita miliki tidak digunakan oleh orang lain. Jika ada yang mirip, bisa berabe juga urusannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada banyak conton nama yang agak sulit diingat seperti “Pempek Joni 899”, Bakso Kikil 313, Bakso Tulang 42132, dan lain-lain. Coba anda bandingkan dengan “Pempek Joni”, “Bakso Kikil”, atau “Bakso Tulang”, mana yang lebih mudah diingat? Pasti yang tidak memiliki unsur angka di dalamnya. Jadi catatan pertama dalam pemberian nama atau mereka usaha atau blog atau apa saja, sebaiknya gunakan unsur huruf saja, karena hal itu lebih mudah diingat oleh otak pelanggan kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7826136674967221334?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7826136674967221334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/aturan-pertama-hot-marketing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7826136674967221334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7826136674967221334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/aturan-pertama-hot-marketing.html' title='Aturan Pertama Hot Marketing'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7843886875676092923</id><published>2010-02-17T06:41:00.003+07:00</published><updated>2010-02-17T06:54:38.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Pinggir Jalan (CPJ)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Coretan di Pinggir Jalan “Coretan Pertama”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kuambil 17 Juni 2003 sebagai awal perjalananku yang sesungguhnya. Mengapa? Di hari ini ku tinggalkan semua kenangan di kota kelahiranku, Kotabumi. Pada tanggal 17 Juni ini aku resmi menjadikan diriku sebagai ‘anak rantau’. Sebuah pembuktian bagi seorang laki-laki (menurutku). Berdasarkan cerita dari ibuku, “Anak laki-laki tidak ada yang tinggal di kampung (baca: rumah), yang tinggal di kampong adalah anak perempuan.” Anak laki-laki harus merantau, mengadu nasibnya di negeri orang. Oleh sebab itu ibuku tidak pernah menahan-nahan kepergianku. Bahkan beliau yang merekomendasikanku untuk memasukkan Medan sebagai salah satu nominasi kota yang akan aku datangi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya, tidak pernah ada pikiran bahwa aku akan melanjutkan hidupku di Medan. Sebuah kota yang sangat asing bagiku, yang ku ketahui hanya “kerasnya” kota ini. Seperti yang digambarkan dalam film-film dan cerita-cerita yang ku baca. Namun, disitulah bentuk perjuangannya, unik dan menantang untuk laki-laki sepertiku. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Juni 2003 adalah momentum awal bagiku untuk menjadi seorang laki-laki seutuhnya. Laki-laki adalah sosok yang mandiri, bebas dan bertanggung jawab. Ditemani selaksa doa dari orang tua, adik-adik dan teman-temanku, ku kuatkan hati menatap masa depan, Medan. Akan ku tinggalkan masa laluku di Kotabumi, biarkan ia menjadi bagian perjalanan hidupku yang akan berguna di masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini sudah lama ingin kutulis. Hanya saja baru sekarang berhasil ku laksanakan. Seperti memunguti kerikil-kerikil di tepi jalan yang pernah aku lalaui. Melihat usiaku yang masih 24 tahun, jelas belum begitu panjang perjalananku, masih banyak jalan yang belum aku lalui. Tapi aku hanya ingin menulis, itu saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dan, ini adalah sebuah coretan-coretan sepanjang perjalananku menuju Medan. Ini hanya kerikil-kerikil di pinggir jalan, yang secara tidak sengaja aku kumpulkan, kali aja ada gunanya nanti. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat sebuah kisah, seorang musafir yang mengumpulkan kerikil-kerikil di setiap sungai yang ia lewati. Anehnya ia hanya mengumpulkan tanpa tahu apa gunanya. Ia hanya menuruti saran orang tua yang ditemuinya di jalan. Akhirnya setelah lelah ia memanggul kerikil-kerikil itu ia tertidur. Saat terbangun ia menemukan bahwa batu-batu itu bersinar, mengkilap, terkena sinar rembulan. Tahulah ia bahwa kerikil-kerikil itu adalah intan yang mahal harganya. Dan aku berharap kerikil di pinggir jalan yang tidak sengaja aku kumpulkan ini nantinya bermanfaat. Semoga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;Nb. Ini adalah tulisan pengantar dari kumpulan tulisan coretan di pinggir jalan, yang aku kumpulkan satu persatu dari pinggir jalan...mulai sejak 17 Juni 2003 hingga sekarang, sempat terhenti selama beberapa waktu, semoga Allah memudahkan di waktu-waktu yang akan datang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7843886875676092923?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7843886875676092923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/coretan-di-pinggir-jalan-coretan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7843886875676092923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7843886875676092923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/coretan-di-pinggir-jalan-coretan.html' title='Coretan di Pinggir Jalan “Coretan Pertama”'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4329108102687585335</id><published>2010-02-16T20:35:00.001+07:00</published><updated>2010-02-16T20:37:16.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Akhirnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya tembus juga angka seribu, 1000, pengunjung dari indonesia... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;semoga kehadiran boemikoo.blogspot.com banyak memberikan manfaat buat teman-teman yang sudah berkenan hadir di blog sederhana ini...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;salam hangat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bag Kinantan, ST&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4329108102687585335?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4329108102687585335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/akhirnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4329108102687585335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4329108102687585335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/02/akhirnya.html' title='Akhirnya'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-9184167479559363687</id><published>2010-01-06T10:06:00.001+07:00</published><updated>2010-01-06T16:15:52.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Anis Matta: Mencari Pahlawan Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/S0RUuxfjYeI/AAAAAAAAAH8/shuKXxEJ3PA/s1600-h/image001.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 135px; FLOAT: right; HEIGHT: 200px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423553013797315042" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/S0RUuxfjYeI/AAAAAAAAAH8/shuKXxEJ3PA/s200/image001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Risau, mungkin itu yang melatarbelakangi lahirnya tulisan-tulisan dengan judul di atas. Risau karena bangsa ini mengalami yang disebut kelangkaan jumlah pahlawan, apakah karena rahim-rahim wanita kini telah menjadi pelit untuk melahirkan pahlawan-pahlawan di negeri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang senantiasa mengikuti jalannya serial kepahlawanan yang ditulis oleh Anis Matta untuk Tarbawi, kita akan dapat menemukan sebuah panduan atau manual book untuk mencari pahlawan di negeri ini. Pikiran kita akan digiring hingga akhirnya kita dapat berkata, ”aha!”. Kita menemukan apa yang menjadi pertanyaan kita di awal ketika membaca buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini di awali dari sebuah pertanyaan, Siapa Pahlawan? &lt;em&gt;Pahlawan bukanlah orang suci yang diturunkan dari langit ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis. Mereka tidak harus tercatat dalam buku sejarah atau dimakamkan di taman makam pahlawan. Mereka juga melakukan kesalahan dan dosa. Mereka adalah manusia biasa yang berusaha memaksimalkan seluruh kemampuan untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang disekelilingnya. Mereka merakit kerja-kerja kecil menjadi sebuah gunung, karya kepahlawanan adalah tabung jiwa dalam masa yang lama…&lt;/em&gt; (Pengantar Anis Matta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tesis ini kita akan dapat mengatakan bahwa siapa saja akan dapat menjadi pahlawan termasuk kita yang membawa buku ini. Lalu, dari mana mereka datang? Anis Matta melanjutkan, &lt;em&gt;Mereka muncul di saat-saat sulit. Mereka datang untuk memikul beban yang tidak dipikul manusia di zamannya. Mereka merespon tantangan-tantangan kehidupan yang berat.&lt;/em&gt; (Naluri Kepahlawanan, Hal 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pahlawan menyadari betul bahwa &lt;em&gt;Tantangan adalah stimulan kehidupan yang disediakan Allah untuk memancing “naluri kepahlawan”- nya muncul. Bagi mereka yang tidak memiliki naluri ini, tantangan ini dianggap beban berat, mereka akan menghindari dan menerima dengan sukarela posisi kehidupan yang tidak terhormat.&lt;/em&gt; (Naluri Kepahlawanan, Hal 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini, Anis Matta juga memberikan semua perangkat yang diperlukan untuk menjadi pahlawan, apa saja akhirnya yang mendukung naluri kepahlawanan, karena naluri saja tidak cukup untuk menjadikan kita pahlawan. Anis Matta mengatakan, &lt;em&gt;Jika Naluri Kepahlawanan adalah akar pohon kepahlawanan, maka &lt;strong&gt;Keberanian&lt;/strong&gt; adalah batang yang menegakkannya. Tidak ada Keberanian yang sempurna tanpa Kesabaran, karena &lt;strong&gt;kesabaran&lt;/strong&gt; adalah nafas yang menentukan lama tidaknya keberanian itu akan bertahan dalam diri seseorang. Dan &lt;strong&gt;Pengorbanan &lt;/strong&gt;adalah bahan bakar dari ketiga hal di atas, Naluri Kepahlawanan, Keberanian dan Kesabaran…&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa lagi stimulus yang diperlukan untuk menjadikan diri kita pahlawan, jawabannya adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;kebaikan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Mengapa? &lt;em&gt;Kebaikan adalah medan kompetisi bagi para pahlawan yang akan mengeksploitasi potensi-potensi mereka. Dengarkan apa yang ada dalam pikiran para pahlawan, Setiap kali mereka menyelesaikan satu unit amal, dalam tempo yang ringkas dan cepat, dengan kualitas maksimum, dan dengan manfaat sosial sebesar-besarnya, barulah mereka dapat menikmati rentang waktu itu. Kebahagian mereka terletak pada selesainya unit-unit amal shalih yang mereka kerjakan dengan cara yang sempurna.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Langkah-langkah untuk menjadi pahlawan&lt;/strong&gt; adalah Pertama adalah &lt;strong&gt;optimisme&lt;/strong&gt;, optimisme adalah titik tengah realismen dan idealisme. Optimisme mengajarkan bahwa kita harus idealis dalam menjalani kehidupan ini, namun kita juga harus sadar bahwa kita hidup di dalam dunia yang real (nyata) yang terkadang jauh dari nilai-nilai ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, &lt;strong&gt;Mengambil Momentum&lt;/strong&gt;, Seseorang tidak menjadi pahlawan karena melakukan pekerjaan kepahlawanan sepanjang hidupnya, kepahlawanan memiliki momentumnya. Yang perlu kita lakukan adalah mempercepat saat-saat kematangan. Yaitu dengan mengumpulkan sebanyak mungkin potensi dalam diri kita, mengolahnya dan kemudian mengkristalisasikannya. Dengan ini kita memperluas peluang sejarah atau mengantar kita ke pintu sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, &lt;strong&gt;Menjaga Kegembiraan Jiwa&lt;/strong&gt;, untuk terus mampu berjalan jiwa ini perlu dijaga agar tetap dalam kondisi gembira. Kegembiraan adalah sumber energi bagi jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, &lt;strong&gt;Terus Menggali Keunikan Diri&lt;/strong&gt;, Sejarah hanya mencatat karya-karya yang berbeda dengan yang pernah ada sebelumnya. &lt;em&gt;Sejarah tidak mencatat pengulangan-pengulangan. Kecuali untuk karya di bidang sama dan memiliki kualitas yang tidak berbeda. Menjadi unik adalah beban psikologis yang tidak semua orang mampu menanggungnya. Ancamannya adalah isolasi, keterasingan dan akhirnya adalah kesepian. Jika engkau bersedia menerima takdir kesepian sebagai pajak bagi keunikan, maka niscaya masyarakat juga akan membayar harga yang sama : kelak mereka akan merasa kehilangan&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, &lt;strong&gt;terus bergerak Menuju Kesempurnaan&lt;/strong&gt;, kesempurnaan adalah obsesi seorang pahlawan. Bergerak menuju sempurna adalah bergerak menuju batas maksimum, “Bagaimana mengetahui batas maksimum itu…?” &lt;em&gt;Batasan itu bersifat psikologis, yaitu semacam kondisi psikologis tertentu yang dirasakan seseorang dari suatu proses maksimalisasi penggunaan potensi diri, dimana seseorang memasuki keadaan yang oleh Al Qur’an disebut sebagai “menjelang putus asa”.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Keenam, &lt;strong&gt;Siap Dengan Kegagalan&lt;/strong&gt;, pertanyaannya Bagaimana mereka mampu melampaui kegagalan-kegagalannya dan merengkuh takdirnya sebagai pahlawan…? Jawabnya adalah, &lt;em&gt;Mereka memiliki mimpi yang tidak pernah selesai, mereka memiliki semangat pembelajaran yang konstan, dan kepercayaan terhadap waktu, mereka menyadari bahwa segala sesuatu memiliki waktunya.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, Kekuatan Imajinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir buku ini Anis Matta mengatakan bahwa &lt;em&gt;jangan pernah menanti kedatangan mereka atau menggodanya untuk datang ke sini. Mereka tidak akan pernah datang. Mereka bahkan sudah ada di sini. Mereka lahir dan besar di sini, di negeri ini. Mereka adalah aku, kau, dan kita semua. Mereka bukan orang lain. Mereka hanya belum memulai. Mereka hanya perlu berjanji untuk merebut takdir kepahlawanan mereka; dan dunia akan menyaksikan gugusan pulau-pulau negeri ini menjelma menjadi untaian kalung zamrud kembali yang menghiasi leher sejarah&lt;/em&gt;. (hal. 228) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-9184167479559363687?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/9184167479559363687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/01/anis-matta-mencari-pahlawan-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/9184167479559363687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/9184167479559363687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/01/anis-matta-mencari-pahlawan-indonesia.html' title='Anis Matta: Mencari Pahlawan Indonesia'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/S0RUuxfjYeI/AAAAAAAAAH8/shuKXxEJ3PA/s72-c/image001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5840149922224146700</id><published>2010-01-02T01:22:00.001+07:00</published><updated>2010-01-02T23:49:59.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Escape From Huang Chi (Film)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Sz95DhRcjRI/AAAAAAAAAH0/plqU9BVftDs/s1600-h/EscapefromHuangShi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Sz95DhRcjRI/AAAAAAAAAH0/plqU9BVftDs/s200/EscapefromHuangShi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5422185577755479314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ketika sebuah pekerjaan di landasi oleh perasaan cinta, maka pekerjaan itu akan terasa indah. Walaupun, di dalam perjalanannya kita akan menghadapi berbagai halangan dan rintangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sebuah bahasa univesal. Banyak sekali sekat-sekat budaya yang luruh saat bahasa cinta mulai berbicara.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari sebuah kisah nyata di masa perang dunia, saat Jepang yang kala itu mengekspansi China daratan. Seorang jurnalis dari Eropa masuk ke Cina untuk menyaksikan langsung kondisi perang saudara yang terjadi di daerah tersebut. Dalam film ini, si jurnalis bertemu dengan tokoh perlawanan yang menghadapi tentara pemerintah. Oleh si pemberontak ini di minta untuk mengungsi ke huang chi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di huang chi inilah si jurnalis bertemu dengan sebuah panti asuhan (jika boleh dikatakan seperti itu). Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Panti ini di huni oleh belasan anak laki-laki yang telah yatim piatu karena perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya sangat sulit untuk dapat diterima oleh anak-anak ini. Karena memang mereka mengalami sebuah trauma dengan orang asing. Berhari-hari si jurnalis berusaha menunjukkan bahwa ia tidak bermaksud buruk –dengan bahasa isyarat tentunya --. Di rumah itu tidak ada satupun anggotanya yang mampu berbahasa inggris. Sampai akhirnya datang seorang relawan yang mengantarkan bahan makanan ke panti ini. Dari seorang relawan ini si jurnalis mengenal kondisi yang sedang terjadi di panti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si jurnalis menyadari betul bahwa untuk dapat dipahami oleh anak-anak ini, ia hanya perlu berbicara dengan bahasa cinta, mengapa karena memang bahasa itu yang dapat di terima di semua tempat. Berhari-hari si jurnalis melakukan pekerjaan yang ia lakukan atas dasar cinta bukan karena terpaksa. Demi melihat kondisi yang memprihatinkan ini, ia berusaha keras agar –minimal- ia dan anak-anak ini tidak kekurangan makanan, dapat hidup dengan sehat (rumah tempat tinggal mereka sangat jauh dari kata bersih) belum lagi anak-anak di panti ini tidak mau mandi dan hidupnya tidak teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhari-hari, berbulan-bulan ia terus berusaha berkomunikasi dengan bahasa cinta, mulailah satu dua anak membantu dan bekerja sama dengannya. Sambil ia terus berusaha mempelajari bahasa ibu anak-anak ini. Hari berganti, ekspansi memasuki wilayah yang mereka diami ini dan sudah saatnya bagi mereka untuk meninggalkan tempat ini, menuju daerah yang lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini berakhir dengan manis. Anak-anak panti itu hidup dengan aman di sebuah daerah yang jauh dari zona perang. Hingga film ini di rilis, anak-anak panti asuhan yang masih hidup hingga sekarang memberikan kesan mereka terhadap tokoh jurnalis. Menurut mereka si jurnalis ini adalah malaikat yang di kirimkan Tuhan untuk menyelamatkan hidup mereka. Dan mereka memberikan ucapan terima kasih yang sangat mendalam untuk beliau.&lt;br /&gt;Dalam kisah ini juga mengajarkan bahwa jangan pernah menyerah untuk mencapai apa yang telah direncanakan dan dicita-citakan. Kita tidak akan pernah tahu hasil atau akhir dari perjuangan atau pengejaran itu sampai kita melakukannya dan terus melakukannya sampai Tuhan mempertemukan kita dengan yang namanya Takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotabumi, 1 januari 2010&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5840149922224146700?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5840149922224146700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/01/escape-from-huang-chi-film.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5840149922224146700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5840149922224146700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2010/01/escape-from-huang-chi-film.html' title='Escape From Huang Chi (Film)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Sz95DhRcjRI/AAAAAAAAAH0/plqU9BVftDs/s72-c/EscapefromHuangShi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7375681603810139280</id><published>2009-12-27T09:16:00.002+07:00</published><updated>2009-12-27T09:20:08.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Sang Pemimpi The Movie</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SzbEPZ_PiwI/AAAAAAAAAHs/aDNG1IYAE64/s1600-h/sang-pemimpin05.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 162px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SzbEPZ_PiwI/AAAAAAAAAHs/aDNG1IYAE64/s200/sang-pemimpin05.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419734970540198658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti pernah saya katakan dalam beberapa tulisan sebelum ini, bahwa mengadaptasi sebuah novel menjadi film memiliki kesulitan sendiri. Mengapa? Karena para pembaca novel tersebut telah memiliki “film” sendiri tentang buku yang mereka baca. Sehingga akan banyak pendapat yang akan terjadi setelah film di luncurkan. Mulai dari senang dapat melihat visualisasi tempat yang ada dalam novel, biasa-biasa aja dan yang kecewa karena ’film’ yang ada di pikiran mereka dengan kenyataanya ternyata sangat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya hadir sebuah film yang diadaptasi sebuah novel laris. Di lihat dari kacamata bisnis, film yang diadaptasi dari novel ini memiliki nilai komersial yang luarbiasa besar. Apalagi jika novel yang di angkat adalah novel best seller. Proses marketing film ini menjadi sangat mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pemimpi The Movie yang diangkat dari novel laris karya Andrea Hirata ini kembali menyedot perhatian. Mulai dari setting tempat yang eksotik, pemeran yang masih ’hijau’ dalam seni peran dipadu dengan artis senior, produser dan sutradara yang idealis, pengisi soundstrack yang memiliki ciri khas, serta didukung oleh tim yang luarbiasa. Film ini berharap dapat sesukses kisah sebelumnya, yaitu Laskar Pelangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya melihat, riri riza berhasil mengangkat kisah dalam buku Sang Pemimpi. Dibandingkan dengan laskar pelangi, kisah di buku Sang Pemimpi lebih singkat dan tidak terlalu luas bahasannya. Sang pemimpi hanya kisah di masa SMA dan tokoh yang terlibat dalam kisah ini tidak terlalu banyak dan rumit, sehingga scene-scene yang diciptakan riri riza memang berhasil menggambarkan Sang Pemimpi dalam versi novel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan Laskar Pelangi, Sang Pemimpi sepertinya didedikasikan andrea hirata untuk guru-gurunya yang telah menginspirasinya. Dalam LP, ada sosok guru Pak Harfan dan Bu Muslimah, maka dalam Sang Pemimpi ada sosok Pak Mustar yang galak namun memiliki tujuan mulia untuk mempersiapkan mental anak didiknya, dan seorang guru muda yang enerjik, Pak Balia, guru dengan sejuta inspirasi. Pak Balia ini yang diceritakan oleh Andrea sebagai sosok yang ’mempertajam’ mimpinya untuk ke Eropa, tepatnya Sorbonne Paris. Jika kita terus membaca buku Andrea hingga buku ke empat, maka sosok yang telah menginspirasinya untuk menuntut ilmu hingga ke Eropa adalah sahabat kecilnya yang luarbiasa, Lintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali aku katakan bahwa Riri Riza berhasil memvisualisasikan cerita Sang Pemimpi. Dan saya sepakat dengan Andrea Hirata bahwa film Sang Pemimpi lebih baik dari Laskar Pelangi. Lebih baik dari sisi visualisasi yang berhasil dibuat dari kisah di novelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, Theme song Sang Pemimpi, saya sangat suka. Ada Nugie ikut menulis lagunya. Semoga film-film di Indonesia mencontoh film-film seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Emak Pengen Naik Haji, KCB, yang tidak hanya melihat sisi komersial saja, namun juga menhadirkan hiburan yang mendidik penontonnya. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7375681603810139280?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7375681603810139280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/sang-pemimpi-movie.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7375681603810139280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7375681603810139280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/sang-pemimpi-movie.html' title='Sang Pemimpi The Movie'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SzbEPZ_PiwI/AAAAAAAAAHs/aDNG1IYAE64/s72-c/sang-pemimpin05.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1034890402922280105</id><published>2009-12-26T20:27:00.004+07:00</published><updated>2009-12-26T20:44:33.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Door To Door</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Film ini berjudul : Door To Door&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;filem berdasarkan kisah nyata. Kisah yang diangkat dalam film ini adalah Bill Porter, seorang dengan sedikit kekurangan dengan fisiknya, namun memiliki semangat yang mengalahkan orang2 normal di sekitarnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bill Porter adalah seorang penjual barang-barang dari perusahaan watkins. ia berjalan dari satu rumah ke rumah yang lain tanpa kenal lelah dan bosan. Penolakan? sudah menjadi sarapan paginya. Entah berapa kali ia akhirnya harus menerima penolakan yang halus maupun yang kasar. apa lagi dengan kekurangannya dalam berbicara, orang-orang sering meremehkan kegigihannya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Satu kekuatan yang mendorongnya untuk terus berusaha adalah Rasa Cinta nya pada pekerjaannya. Di samping dukungan penuh dari ibunya. Ada dua kata yang diajarkan oleh ibunya kepada bill porter, pertama adalah Patience (kesabaran) dan kedua Persistence (Kegigihan). dua kata ini yang terus menerus mendobrak kekurangan yang dimilikinya untuk terus mencapai apa yang harus ia capai. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;hingga kini, bill porter tetap seorang penjual. dan ia membuka situs billporter.com karir menjual yang telah ia bangun sejak tahun 60'an.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;kalau anda ingin belajar tentang kesabaran dan kegigihan, tidak ada salahnya menonton yang satu ini. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;oh ya, namun ada satuhal yang menjadi kekurangan billy, ia agak keras kepala dan tidak mau mendengar nasehat orang lain. apa lagi jika ia telah nyaman dengan hal itu. Namun itu dulu, sekarang billy adalah orang terbuka (sepertinya) kenapa? karena dulu ia menolak yang namanya komputer, saat ini ia berjualan lewat internet...&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;satu kata, Luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;selesai&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1034890402922280105?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1034890402922280105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/door-to-door.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1034890402922280105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1034890402922280105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/door-to-door.html' title='Door To Door'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7959002446185681833</id><published>2009-12-05T06:14:00.002+07:00</published><updated>2009-12-05T06:28:13.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>kemarin, hari ini dan esok</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ternyata, bermimpi itu menyenangkan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemarin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam beberapa waktu yang lalu, aku memiliki banyak mimpi yang hadir dalam pikiranku. aku hanya memikirkannya, menjaganya dalam ingatan dan berharap bahwa Allah akhirnya akan mewujudkan mimpi itu. satu hal yang ku ingat dari buku 'edensor' andrea hirata, ada ungkapan yang mengatakan "bahwa Tuhan memeluk mimpi-mimpi kita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, yakinlah bahwa Tuhan akan mengabulkan harapan-harapan kita yang muncul dan kita sebut mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku teringat sebuah kisah yang sangat terkenal, Aladin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam kisah ini, aladin menemukan sebuah lampu ajaib yang jika di gosok akan mengeluarkan jin. jin ini akan mengabulkan 3 permintaan aladin. setiap aladin meminta sesuatu, jawaban sang jin adalah "Permintaan tuan adalah tugas kami" seketika permintaan itu terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kisah ini memang hanya dongeng, tapi ada sebuah makna, bahwa jin yang hanya mahluk Tuhan saja bisa melakukan hal-hal seperti itu (mengabulkan 3 permintaan), apalagi Tuhan yang menciptakan jin. Ia pasti akan mengabulkan SEMUA harapan (permintaan) kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika kita berharap dalam hati, maka seluruh malaikat akan berkata, "Amin ya Allah" dan Allah berkata, "berdoalah (berharaplah) niscaya Aku kabulkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Hari Ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sungguh luar biasa, beberapa dari yang aku impikan dalam beberapa waktu yang lalu, Hari ini sudah terwujud dan aku bersyukur bahwa itu semua terwujud. apa saja yang terwujud, ada banyak sekali. dan itu semua terwujud dengan cara yang sangat tidak aku sangka-sangka... subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Esok...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tetap memiliki banyak mimpi yang sudah ku petakan dalam pikiranku, dan aku yakin bahwa Allah berkata, "permintaanmu akan Aku kabulkan" dan aku sangat yakin itu semua akan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan terus bermimpi, menjaganya (mimpi-mimpi itu) dalam pikiranku dan terus melakukan langkah-langkah guna mewujudkan itu semua... semoga,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku dengar Allah berbisik, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Permintaanmu Pasti Akan Aku Kabulkan..."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7959002446185681833?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7959002446185681833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/kemarin-hari-ini-dan-esok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7959002446185681833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7959002446185681833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/kemarin-hari-ini-dan-esok.html' title='kemarin, hari ini dan esok'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8829944459262173881</id><published>2009-12-05T06:06:00.002+07:00</published><updated>2009-12-05T06:10:14.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Hampir</title><content type='html'>Hampir,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ada yang bertanya "sudah menikah?" ku jawab dengan "Hampir"&lt;br /&gt;saat ada yang bertanya "kuliah S2?" ku jawab "hampir"&lt;br /&gt;saat ada yang bertanya "ini,.. itu,...?" jawabannya "Hampir"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hehehe, aya aya wae&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8829944459262173881?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8829944459262173881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/hampir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8829944459262173881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8829944459262173881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/12/hampir.html' title='Hampir'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8526417487164895340</id><published>2009-10-05T06:45:00.004+07:00</published><updated>2009-10-05T07:08:39.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Flash Of Genius</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Ssk4kcw0cYI/AAAAAAAAAHk/TxkvQBNuftM/s1600-h/Greg_Kinnear_in_Flash_of_Genius_Wallpaper_1_800.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Ssk4kcw0cYI/AAAAAAAAAHk/TxkvQBNuftM/s200/Greg_Kinnear_in_Flash_of_Genius_Wallpaper_1_800.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388900627972911490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;-Lintasan Ide Brilian-&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Based on True Story"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang munculnya penemuan-penemuan besar di dunia ini diawali sesuatu kejadian yang tidak disengaja. Banyak penemu yang menjadi penemu besar dikarenakan kesalahan dalam penelitian, namun menghasilkan penemuan baru. Di dalam buku Serendipity "penemuan-penemuan yang tidak disengaja" banyak sekali diceritakan kisah penemu-penemu yang mendapatkan hadiah nobel, justru penemuan mereka di dapat dari ketidaksengajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaksengajaan ini bukan berarti menjadikan penemuan mereka menjadi tidak penting atau tidak berkualitas. Di sinilah keunikan penemuan ini. Di saat orang lain menganggap remeh lintasan-lintasan pemikiran mereka, para penemu ini justru menajamkan akalnya untuk mencerna dan terus menggali penemuan baru yang didasari oleh lintasan pemikiran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berawal dari ketidak sengajaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang profesor yang sangat berdedikasi terhadap pengembangan ilmu dan mendidik anak-anak muda. Secara tidak sengaja, saat ia melihat ke cermin, ia melihat betapa canggihnya fungsi kerja matanya. Kemudian saat ia mengemudikan mobilnya di tengah hujan deras, ia teringat dengan fungsi kerja mata yang tidak berbeda dengan fungsi kerja kipas kaca depan mobil, hanya saja waktu itu (sekitar tahun 1940-an) kipas penghapus kaca digerakkan secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ford Mobil, sebagai produsen mobil terbesar di Amerika terus melakukan penelitianuntuk menghasilkan sebuah kipas kaca yang dapat bekerja otomatis. Para peneliti ford kesulitan untuk menghasilkan alat yang tahan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari ide sederhana itulah profesor kearn melakukan penelitan kipas kaca mobil yang dapat bekerja secara otomatis. Setelah melakukan beberapa pengujian dan beberapa pengubahan bahan yang digunakan, ditemukanlah kipas penghapus kaca mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awal Masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memproduksi kipas penghapus kaca  otomatis ini tentunya memerlukan modal yang tidak sedikit. Untuk itulah si profesor menggandeng pihak ketiga yang akan menjadi investor penemuannya. Dalam waktu yang singkat, profesor Kearn menemukan investor. Mereka berkomitmen untuk membantu Prof Kearn dan menjadikan produk penemuan professor ini sebagai kipas penghapus kaca mobil terlaris di Amerika. Bagaimana mereka bisa begitu yakin, karena Ford belum menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan ikan besar, kita perlu jarring yang besar pula. Untuk itulah Prof Kearn dan teman-temannya berkunjung ke Ford untuk mengajak bekerja sama. Awalnya Ford setuju dengan klausul kontrak yang dibuat diawal. Produksi dimulai. Namun di tengah produksi Ford tiba-tiba memutuskan kontrak. Ada apa gerangan? Banyak alasan yang dikeluarkan Ford. Intinya mereka ingin menguasai penemuan ini sendiri dan mengatakan pada dunia bahwa merekalah penemunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perjuangan mendapatkan hak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Kearn terus berusaha untuk mendapatkan haknya sebagai penemu kipas penghapus kaca dari Ford. Namun, keluarga dan teman-temannya menyarankan untuk tidak terus menuntut. Biarkan saja, toh dia (Prof Kearn) tidak menjadi hina dengan penemuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga aku harus mendapatkan kembali hakku yang di curi oleh Ford. Itu yang dikatakan pada hatinya. Bertahun-tahun ia mencoba, sampai ia di katakana orang gila. Ia kehilangan istri, anak-anaknya meninggalkannya dan ia hidup sendiri. Di perjalannya memperjuangkan haknya, ada pihak yang bersimpati dengan ingin membantu, namun ujung-ujungnya duit. Saat Ford menawarkan damai dengan sejumlah uang (tawaran Ford dimulai 200ribu dolar di tahun 1940-an hingga satu juta dolar.). Apakah Prof Kearn bergeming? Ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seakan ingin mengajarkan kepada kita bahwa dalam hidup kita harus jujur. Jujur kepada diri sendiri dan kepada orang lain. Terserah penilaian orang kepada kita bagaimana namun, jangan sampai akhirnya kita menerobos batas-batas yang telah dibangun hati nurani ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertahun-tahun tidak ada pengacara yang mau membelanya di pengadilan. Prof Kearn memutuskan untuk mempelajari hukum secara otodidak dan menjadikan dirinya sendiri sebagai pembelanya di pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhirnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak lucu juga menyaksikan orang yang membela diri sendiri di pengadilan. Namun, tidak ada jalan lain yang dapat ditempuh. Hanya itu satu-satunya cara dan hakim telah mengizinkan Prof Kearn untuk membela dirinya sendiri. Setelah beberapa kali sidang di gelar, akhirnya juri memberikan kemenangan atas Prof Kearn. Artinya Prof Kearn kembali berhak atas penemuannya yang telah dicuri oleh Ford.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pelajaran lain, jangan pernah menyerah walau orang-orang besar dan kuat menghalangi. Karena TUHAN yang Maha Kuasa bersama dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8526417487164895340?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8526417487164895340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/10/flash-of-genius.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8526417487164895340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8526417487164895340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/10/flash-of-genius.html' title='Flash Of Genius'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/Ssk4kcw0cYI/AAAAAAAAAHk/TxkvQBNuftM/s72-c/Greg_Kinnear_in_Flash_of_Genius_Wallpaper_1_800.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-38380550197726107</id><published>2009-09-30T21:35:00.001+07:00</published><updated>2009-09-30T21:36:30.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><title type='text'>Tentang Mimpi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;- SOMEWHERE OVER THE RAINBOW -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Somewhere, over the rainbow, way up high. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;There's a land that I heard of Once in a lullaby.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Somewhere, over the rainbow, skies are blue. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;And the dreams that you dare to dream&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Really do come true.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Someday I'll wish upon a star and wake up where the clouds are far Behind me.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Where troubles melt like lemon drops, Away above the chimney tops.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;That's where you'll find me.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Somewhere, over the rainbow, bluebirds fly. Birds fly over the rainbow,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Why then - oh, why can't I?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;If happy little bluebirds fly beyond the rainbow,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Why, oh, why can't I?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-38380550197726107?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/38380550197726107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-mimpi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/38380550197726107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/38380550197726107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-mimpi.html' title='Tentang Mimpi'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7644815974174863659</id><published>2009-09-28T21:36:00.001+07:00</published><updated>2009-09-28T21:44:10.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>We Are Marshall</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SsDLZ84sfQI/AAAAAAAAAHU/ekiNUrpIpq4/s1600-h/2jdqibs.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SsDLZ84sfQI/AAAAAAAAAHU/ekiNUrpIpq4/s200/2jdqibs.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386528801036205314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Selalu ada cara untuk memulai”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-Based on true story-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul di atas adalah judul sebuah film tentang tim football Amerika (Marshall Univesity/ MU). Film ini di awali dengan kekalahan tim MU dengan tim lain di kandang tim tersebut. MU menjadi tamu dalam pertandingan ini. Namun, uniknya meraka pulang dengan kepala tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini drama itu dimulai, saat akan mendarat ke bandara kota Huntington, Virginia, pesawat tiba-tiba terbakar dan akhirnya meledak dan jatuh tidak jauh dari bandara. Para pendukung MU yang sedang menantikan timnya kembali, berlarian menuju bandara guna memastikan bahwa perikiraan mereka adalah salah. Namun, apa hendak dikata, ternyata pesawat yang jatuh adalah pesawat yang membawa tim kesayangan mereka. Seluruhnya tewas, ada 75 orang dalam pesawat itu, mereka adalah pemain, pelatih dan pendukung yang berada di satu pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, seperti mimpi yang tidak pernah mereka harapkan hadir dalam kesunyian. Orang-orang yang mereka kasihi, orang-orang yang mereka cintai harus mendahuluinya. Hari itu dikenang sebagai hari berkabung kota itu. Kejadiannya sekitar tahun 1970.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sulit bagi mereka yang terlibat secara fisik dan emosional dengan tim ini untuk akhirnya dapat menerima kenyataan bahwa tim itu telah hilang. Hanya tersisa empat orang yang tidak ikut serta dalam pertandingan itu karena cidera. Sehingga muncul ide dari pimpinan universitas dan dewan kota untuk menutup program beasiswa bagi tim football di universitas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan, Football (atau sepakbola Amerika atau Rugby) adalah olahraga dengan kasta tertinggi di Amerika. Mereka yang masuk ke dalam tim football adalah orang-orang pilihan yang secara otomatis akan meningkatkan derajat hidup diri dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, selalu ada cara untuk memulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan untuk membangun tim football kembali hadir dari seluruh elemen mahasiswa kampus Marshall university. Mereka meminta pimpinan universitas dan dewan kota untuk menerima permintaan mereka membentuk tim kembali. Perlu diingat, tim MU tinggal menyisakan 4 orang pemain dan seorang asisten pelatih. Asisten pelatih ini tidak ikut dalam rombongan karena ada tugas “scouting” yang ia kerjakan setelah pertandingan terakhir MU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama yang dilakukan adalah mencari pelatih. Hampir tidak ada pelatih yang mau menerima tugas menangani tim yang baru saja hancur dan masih meninggalkan trauma yang mendalam. Tidak hanya civitas akademika namun juga seluruh masyarakat kota itu ikut larut dalam kesedihan kehilangan tim mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7644815974174863659?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7644815974174863659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/we-are-marshall.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7644815974174863659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7644815974174863659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/we-are-marshall.html' title='We Are Marshall'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SsDLZ84sfQI/AAAAAAAAAHU/ekiNUrpIpq4/s72-c/2jdqibs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3932487227388693878</id><published>2009-09-24T05:39:00.001+07:00</published><updated>2009-09-24T05:39:52.660+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Empat</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jejakku terpahat di sini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Buih-buih menjilat pasir &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menggores labirin kenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;: kelak kukembali!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Tias Tatanka/ Labirin Lazuardi)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3932487227388693878?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3932487227388693878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/empat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3932487227388693878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3932487227388693878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/empat.html' title='Empat'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7552824198207517227</id><published>2009-09-24T05:38:00.000+07:00</published><updated>2009-09-24T05:39:09.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Tiga</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terjebak arus putaran waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengerdilkan jiwa lelakiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terasing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bila labirin berhenti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Atau &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menantiku letih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Air mata ibuku bagai titik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hujan yang menaungi sunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kepal tangan bapakku bagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sayatan luka sekujur waktu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Tias Tatanka/ Labirin Lazuardi)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7552824198207517227?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7552824198207517227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tiga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7552824198207517227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7552824198207517227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tiga.html' title='Tiga'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4602832403360605305</id><published>2009-09-24T05:37:00.000+07:00</published><updated>2009-09-24T05:38:35.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Dua</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siapa duga namamu tertuang di sini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di lautan sepiku kau kembara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di batas sunyiku berteduhmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sementara aku mengamati di rimbun ilalang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kenakan jubahmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Atau berdianglah di kayu terbakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mendengar malam mengurai cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menghanguskan sepi dan air mata puisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berartikah teduhku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Begitu kau luruh dalam hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rinduku mulai tumbuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Tias Tatanka/ Labirin Lazuardi)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4602832403360605305?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4602832403360605305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/dua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4602832403360605305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4602832403360605305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/dua.html' title='Dua'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-569123928688933358</id><published>2009-09-23T08:43:00.001+07:00</published><updated>2009-09-23T08:44:50.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TaMak'/><title type='text'>Tentang Dia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Sakit Tau!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu jawabnya, saat ku tanyakan kenapa sampai sebegitunya ia membenci lelaki itu. Padahal, dahulu aku tahu bahwa lelaki itulah yang selalu menghiasi bibirnya jika bercerita tentang orang yang dekat di hatinya. Entah kapan akhirnya perasaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;respect&lt;/span&gt; terhadap lelaki itu berubah sampai sebegitunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Dewi, seorang wanita yang manis menurutku. Kalau menurut orang-orang di sekitarku, mereka mengatakan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Gak bosen ngeliatnya.” &lt;/span&gt;Anak ketiga dari enam bersaudara. Semuanya wanita, namun ia agak berbeda dari saudara-saudaranya, ia agak maskulin. Mungkin dahulu orang tuanya berharap mendapatkan anak lelaki, sehingga tingkah lakunya mirip anak laki-laki. Namun maskulinitasnya tidak menyebabkan kecantikannya pudar, bahkan membuatnya semakin menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi tumbuh menjadi gadis yang menarik, mudah bergaul dan mempunyai banyak teman. Dari kebanyakan temannya, kebanyakan adalah lelaki. Itu mungkin sebab lainnya yang menyebabkan ia semakin maskulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kalo sama cowok gak banyak ngegosip.” &lt;/span&gt;Itu jawabnya saat kutanya mengapa banyak teman cowoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-569123928688933358?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/569123928688933358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/569123928688933358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/569123928688933358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-dia.html' title='Tentang Dia'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1644989789820256789</id><published>2009-09-21T05:57:00.002+07:00</published><updated>2009-09-21T05:59:22.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Kawan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini menjadi hari yang akan ku kenang nantinya, di saat aku dan kamu tak bersama lagi. YA.. di hari ini ku lihat wajahmu yang indah itu, ya... kamu memang tidak menampakan kesedihan, kesedihan karena kita kan berpisah nanti, berpisah untuk masa yang lama, lama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari belakangan ini saja kita telah jarang bersama, menghabiskan waktu bersama, menikmati hari-hari kita yang luar biasa. aku tidak tahu apakah kita kan masih terus bersama, ya... aku tidak ingin berpisah, sangat berat ku rasa, sulit untuk mencari penggantimu di hatiku. hati ini telah kuberikan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenanglah... ada sebuah kalimat singkat yang sampai saat ini terus ku ingat.."&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;nikmati kebersamaan ini, karena waktu kita berpisah nanti akan jauh lebih lama daripada waktu-waktu kita bersama." &lt;/span&gt;dan sudah banyak hal yang ku lalui, kata-kata itu benar adanya. lebih lama waktu kita berpisah dari pada saat kita bersama. untuk itulah ku coba untuk menikmati saat-saat bersamamu malam ini, karena ku takut akan kehilangan mu untuk ke dua kalinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah engkau merasakan yang sama dengan apa yang ku rasa.... aku betapa merindukanmu.. merindukan senyummu yang memberikan semangat untukku, semangat untuk terus melangkah, karena ku yakin engkau di sampingku membimbingku....ku rindu omelanmu, mengomentari hasil kerjaku, karena ku yakin, atas rasa cinta kau lakukan itu semua.. aku yakin.. yakin sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya.... jujur ku katakan aku ingin bersamamu lebih lama lagi.... menikmati hari seperti yang telah kita lalui bersama... jika umur mu diberikan selama 100 tahun,... maka aku ingin hanya hidup seratus tahun minus 1 hari, karena aku tidak ingin melalui hari tanpa kehadiranmu.. karena aku tidak ingin merasakan betapa menyakitkan dan sepinya hidup tanpamu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah kawan... adakah kau rasakan yang sama&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1644989789820256789?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1644989789820256789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/teman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1644989789820256789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1644989789820256789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/teman.html' title='Kawan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1749487197300105316</id><published>2009-09-21T05:51:00.002+07:00</published><updated>2009-09-23T22:04:54.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Pelajaran Hidup (Seri)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepulangan kali ini aku memiliki beberapa misi yang mesti diselesaikan. pertama adalah misi pembuatan KTP, maklum sebagai penduduk yang baik memang kita harus memiliki kartu identitas yang sah. kedua aku juga ingin mengambil SIM gitu, berkeliaran di jalan gak enak juga &lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sama kawan2 polisi kalo mereka akhirnya harus berbuat dosa lagi karena kitanya yang gak taat... kalo kita dah punya SIM trus mereka kurang ajar inibaru perlu diberi pelajaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelamaan di kampung ternyata ada enak dan gak enaknya. enaknya makan gratis gak keluar biaya, cuma gak enaknya bosen aja... gak banyak yang bisa dikerjain disini... paling nonton, sayang acara di TV sekarang banyak bohongnya daripada yang benernya... acara yang menurut saya boleh ditonton ya.. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bule Gila&lt;/span&gt;, ha ha  just for fun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun dalam tayangan kemaren, rabu 16 april 2008, ada hal yang menarik ku tangkap. sebuah pernyataan dari si bule tentang kehidupan bermasyarakat di Indonesia. kebetulan si bule pernah juga tinggal di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut si Bule, Di jepang, kalo kita ingin membeli minuman atau makanan ringan tinggal masukkin uang receh (koin) terus tinggal penjet tombol keluar deh.. apa yang kita pesen.. soft drink atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang menarik di Indonesia ada sisi-sisi Humanisme (kemanusiaan) yang terjadi antara penjual dan pembeli. dan hal ini tidak terdapat di Jepang, karena banyak yang sudah Terotomatisasi... ini yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya.. itulah yang unik di indonesia atau di negara-negara berkembang, sayangnnya hal-hal sederhana ini tidak di sadari oleh orang- orang Indonesia, mereka sibuk dengan urusan dan menjadi tidak peduli dengan lingkungannya. bahkan ada seorang teman saya yang menyatakan bahwa orang indonesia itu lebih Barat dari pada orang barat sendiri. lupa sama budaya ketimurannya.. makasih bule dah ngasih pelajaran unik hari ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(17 April 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1749487197300105316?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1749487197300105316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pelajaran-hidup-seri_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1749487197300105316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1749487197300105316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pelajaran-hidup-seri_21.html' title='Pelajaran Hidup (Seri)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1671558372643335916</id><published>2009-09-21T05:49:00.000+07:00</published><updated>2009-09-21T05:50:24.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Manajemen Waktu Sederhana</title><content type='html'>sebuah tips yang saya dapat dari teman di kampus, bahwa untuk kita mampu memanajemen waktu kita ada konsep sederhana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa itu..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata konsep sederhana itu adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kurangi tidur&lt;/span&gt;... ya.. kurangi jam tidur kita dari 8 jam ke 6 jam misalnya artinya kita memiliki 2 jam tambahan untuk beraktifitas... kalaupun tidak beraktifitas, minimal kita memfungsikan otak kita untuk berpikir dan merenung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya... buat kita yang tidurnya lebih dari 8 jam... yang sehabis sholat subuh tidur lagi... yang siang tidurnya lebih dari 2 jam... untuk kita semua... sama-sama berusaha untuk memanfaatkan waktu dengan baik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1671558372643335916?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1671558372643335916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/manajemen-waktu-sederhana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1671558372643335916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1671558372643335916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/manajemen-waktu-sederhana.html' title='Manajemen Waktu Sederhana'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-887603166707545836</id><published>2009-09-21T05:45:00.000+07:00</published><updated>2009-09-21T05:46:43.202+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Pelajaran Hidup (Seri)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berubah total penilaianku  kepada salah satu dosenku yang selama ini terkenal killer. Penilaian ini berubah setelah selama satu tahun ini aku menjadi asistennya. Kesan garang, keras dan temperamental itu hilang. Ya.. hilang, saat beliau mulai bercerita kisah hidupnya yang sedih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu prinsip yang di ajarkan kepadaku, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Biar aku ditokohi orang, tapi jangan sekali-sekali aku nokohi orang. Karena, makin banyak orang yang nokohi aku, makin banyak rejekiku.”&lt;/span&gt; Ya… sebuah prinsip sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah membohongi orang lain, biarpun kita selalu dibohongi orang, semakin sering dibohongi, semakin banyak rejeki yang kita terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini lurus-lurus aja, jangan neko-neko, begitu pesannya kepadak dikesempatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dimanapun kau berada bek, entah kerja atau tinggal. Buat orang-orang disekitarmu itu bergantung sama kau. Setelah orang-orang bergantung sama kau, yakinlah rejeki itu mudah dicari.” Kata beliau suatu ketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tunjukkan bahwa kita itu lebih atau mampu, tapi bukan untuk jago-jagoan. Kita bersaing secara sehat. Posisi saya sekang ini bukannya gak ada yang pengen. Orang-orang berebut untuk duduk di ruangan ini. Tapi, setelah kita tunjukkan kinerja terbaik, capaian-capaian positif dari waktu ke waktu, akhirnya orang-orang yang tadinya menginginkan posisi ini, mundur teratur. mungkin sadar diri ?” begitu lanjut beliau panjang lebar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-887603166707545836?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/887603166707545836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pelajaran-hidup-seri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/887603166707545836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/887603166707545836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pelajaran-hidup-seri.html' title='Pelajaran Hidup (Seri)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3442429287937309068</id><published>2009-09-20T13:13:00.000+07:00</published><updated>2009-09-20T13:14:17.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>When you tell me that you Love me</title><content type='html'>I wanna call the stars, Down from the sky&lt;br /&gt;I wanna live a day, That never dies&lt;br /&gt;I wanna change the world, Only for you&lt;br /&gt;All the impossible,&lt;br /&gt;I wanna do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wanna hold you close, Under the rain&lt;br /&gt;I wanna kiss your smile, And feel the pain&lt;br /&gt;I know whats beautiful, Looking at you&lt;br /&gt;In a world of lies, You are the truth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And baby&lt;br /&gt;Everytime you touch me, I become a hero&lt;br /&gt;Ill make you safe, No matter where you are&lt;br /&gt;And bring you,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everything you ask for&lt;br /&gt;Nothing is above me&lt;br /&gt;Im shining like a candle in the dark&lt;br /&gt;When you tell me that you love me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wanna make you see, Just what I was&lt;br /&gt;Show you the loneliness, And what it does&lt;br /&gt;You walked into my life, To stop my tears&lt;br /&gt;Everythings easy now, I have you here&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And baby&lt;br /&gt;Everytime you touch me, I become a hero&lt;br /&gt;Ill make you safe, No matter where you are&lt;br /&gt;And bring you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everything you ask for&lt;br /&gt;Nothing is above me&lt;br /&gt;Im shining like a candle in the dark&lt;br /&gt;When you tell me that you love me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In a world without you&lt;br /&gt;I would always hunger&lt;br /&gt;All I need is your love to make me stronger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And baby&lt;br /&gt;Everytime you touch me, I become a hero&lt;br /&gt;Ill make you safe, No matter where you are&lt;br /&gt;And bring you&lt;br /&gt;Everything you ask for&lt;br /&gt;Nothing is above me&lt;br /&gt;Im shining like a candle in the dark&lt;br /&gt;When you tell me that you love me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You love me&lt;br /&gt;When you tell me that you love me&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3442429287937309068?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3442429287937309068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/when-you-tell-me-that-you-love-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3442429287937309068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3442429287937309068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/when-you-tell-me-that-you-love-me.html' title='When you tell me that you Love me'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2033303662103300715</id><published>2009-09-20T13:06:00.001+07:00</published><updated>2009-09-20T13:07:23.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>Morning has Broken (Cat Stevens/ Yusuf Islam)</title><content type='html'>Morning has broken, like the first morning&lt;br /&gt;Blackbird has spoken, like the first bird&lt;br /&gt;Praise for the singing, praise for the morning&lt;br /&gt;Praise for the springing fresh from the word&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sweet the rain's new fall, sunlit from heaven&lt;br /&gt;Like the first dewfall, on the first grass&lt;br /&gt;Praise for the sweetness of the wet garden&lt;br /&gt;Sprung in completeness where his feet pass&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mine is the sunlight, mine is the morning&lt;br /&gt;Born of the one light, Eden saw play&lt;br /&gt;Praise with elation, praise every morning&lt;br /&gt;God's recreation of the new day&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2033303662103300715?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2033303662103300715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/morning-has-broken-cat-stevens-yusuf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2033303662103300715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2033303662103300715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/morning-has-broken-cat-stevens-yusuf.html' title='Morning has Broken (Cat Stevens/ Yusuf Islam)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-217897964443782247</id><published>2009-09-20T12:42:00.000+07:00</published><updated>2009-09-20T12:43:34.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>Save the Best For Last</title><content type='html'>Sometimes the snow comes down in June&lt;br /&gt;Sometimes the sun goes 'round the moon&lt;br /&gt;I see the passion in your eyes&lt;br /&gt;Sometimes it's all a big surprise&lt;br /&gt;'Cause there was a time when all I did was wish&lt;br /&gt;You'd tell me this was love&lt;br /&gt;It's not the way I hoped or how I planned&lt;br /&gt;But somehow it's enough&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And now we're standing face to face&lt;br /&gt;Isn't this world a crazy place&lt;br /&gt;Just when I thought our chance had passed&lt;br /&gt;You go and save the best for last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All of the nights you came to me&lt;br /&gt;When some silly girl had set you free&lt;br /&gt;You wondered how you'd make it through&lt;br /&gt;I wondered what was wrong with you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Cause how could you give your love to someone else&lt;br /&gt;And share your dreams with me&lt;br /&gt;Sometimes the very thing you're looking for&lt;br /&gt;Is the one thing you can't see&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And now we're standing face to face&lt;br /&gt;Isn't this world a crazy place&lt;br /&gt;Just when I thought our chance had passed&lt;br /&gt;You go and save the best for last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes the very thing you're looking for&lt;br /&gt;Is the one thing you can't see&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes the snow comes down in June&lt;br /&gt;Sometimes the sun goes 'round the moon&lt;br /&gt;Just when I thought our chance had passed&lt;br /&gt;You go and save the best for last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You went and saved the best for last&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-217897964443782247?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/217897964443782247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/save-best-for-last.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/217897964443782247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/217897964443782247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/save-best-for-last.html' title='Save the Best For Last'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5186555543669127029</id><published>2009-09-19T22:11:00.003+07:00</published><updated>2009-09-19T22:15:43.024+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>I</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Nocturno&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kubiarkan cahaya bintang memilikimu&lt;br /&gt;kubiarkan angin yang pucat&lt;br /&gt;dan tak habis-habisnya gelisah&lt;br /&gt;tiba-tiba menjelma isyarat merebutmu&lt;br /&gt;entah kapankah bisa kutangkap…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(sapardi djoko damono)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5186555543669127029?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5186555543669127029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5186555543669127029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5186555543669127029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ii.html' title='I'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-8237701965779783612</id><published>2009-09-19T22:09:00.002+07:00</published><updated>2009-09-19T22:11:33.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>I</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Sajak Desember&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;kutanggalkan mantel serta topiku yang tua&lt;br /&gt;ketika daun penanggalan gugur&lt;br /&gt;lewat tengah malam. kemudian kuhitung&lt;br /&gt;hutang-hutangku pada-Mu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;mendadak terasa: betapa miskinnya diriku;&lt;br /&gt;di luar hujan pun masih kudengar&lt;br /&gt;dari celah-celah jendela. ada yang terbaring&lt;br /&gt;di kursi letih sekali&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;masih patutkah kuhitung segala milikku&lt;br /&gt;selembar celana dan selembar baju&lt;br /&gt;ketika kusebut berulang nama-Mu; taram&lt;br /&gt;temaram bayang, bianglala itu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;sapardi djoko damono 1961&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-8237701965779783612?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/8237701965779783612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8237701965779783612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/8237701965779783612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/i.html' title='I'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4777230506670129811</id><published>2009-09-19T00:56:00.004+07:00</published><updated>2009-09-19T01:05:44.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bapak'/><title type='text'>KEDUA</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ejak pulang dari rumah sakit, kondisi bapak memang tidak kunjung membaik. Beliau masih saja sering menggigil kedinginan seperti orang Malaria, namun saat diperiksa darahnya, tidak ada indikasi bahwa beliau malaria. Paling tidak sejam lamanya bapak harus berperang melawan dingin yang menyerang tubuhnya. Kami yang berada di sekelilingnya hanya mampu mengingatkan beliau agar banyak-banyak istigfar. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;P&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;raktis, beliau hanya menghabiskan waktunya duduk dan berbaring. Kadang kami membantu beliau untuk bisa duduk di pintu belakang yang menghadap ke kebun samping rumah. Pagi hari sekitar pukul delapan pagi, sholat dhuha, kemudian beliau duduk sambil membaca buku atau membaca Al qur'an hingga kami pulang dari berbagai aktifitas harian kami.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;N&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;amun, siang itu, sehari setelah pulang dari Rumah sakit, saat duduk di pintu belakang seperti biasa. Aku melihat wajah beliau sangat sayu, seperti tidak ada gairah hidup lagi. Aku hanya berpikir, mungkin waktunya sudah dekat. Apalagi saat beliau mengatakan, "aku sudah makin susah."&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4777230506670129811?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4777230506670129811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/kedua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4777230506670129811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4777230506670129811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/kedua.html' title='KEDUA'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2008418619492675507</id><published>2009-09-19T00:44:00.002+07:00</published><updated>2009-09-19T00:54:00.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Lagu Nostalgia</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Satu hal yang ku ingat jika mendengarkan "lagu-lagu Nostalgia" adalah saat aku berada dalam mobil antar kota antar propinsi yang membawaku dari pekan baru ke Medan - Makmur - &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Aku tidak tahu apa yang menyebabkan lagu-lagu nostalgia itu terus saja "enak" di denger kapanpun. lirik dan musiknya selalu saja up to date. walaupun, kadang lagu tersebut sudah 30 tahun lalu di ciptakan. Usianya tidak menyebabkannya ia ikut lapuk di makan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sampai beberapa tahun ke depan, aku rasa tidak akan ada pencipta lagu yang mampu menciptakan lagu yang -abadi- tak lekang di makan zaman. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kalau kita melihat hari ini, produktifitas teman-teman musisi memang menggembirakan, namun saat kita bicara kualitas ciptaan mereka, sangat sedikit yang akhirnya masuk dalam kategori lagu yang BERKUALITAS. sisanya -maaf- layak untuk masuk keranjang sam***.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saya tidak bermaksud untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekan karya orang lain. Mungkin perlu ada kerja sama antara konsumen dengan produsen agar di dapatkan produk yang berkualitas &lt;em&gt;-produk yang dihasilkan sesuai dengan ekspektasi konsumen-&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;"Lho anda tidak melihat jika, produk musik dalam negeri sekarang justru lebih di terima masyarakat"&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bisa saja anda mengatakan seperti itu, namun kita perlu juga melihat, konsumen seperti apa yang akhirnya menerima produk-produk tersebut atau mungkin mereka tidak memiliki pilihan lain, sehingga harus mengkonsumsinya.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ah... Sudahlah&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2008418619492675507?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2008418619492675507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/lagu-nostalgia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2008418619492675507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2008418619492675507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/lagu-nostalgia.html' title='Lagu Nostalgia'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7836028784454725838</id><published>2009-09-19T00:31:00.006+07:00</published><updated>2009-09-19T00:43:57.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Jangan Menyerah</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Jangan Menyerah&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Oleh D'Massiv&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"ini bener-bener gue banget"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Itulah yang dikatakan kawanku saat ia mengomentari salah satu single terbarunya d'massiv. Terlepas dari pendapat sebagian orang yang mengatakan bahwa lagu ini adalah sebuah lagu yang meniru lagu dari luar. Namun, lagu ini memiliki lirik yang kuat. Jujur beberapa kalipun aku mendengarkannya tetap mampu memberikan semangat kepadaku, hal ini membuktikan bahwa lagu ini memiliki ruh yang menggetarkan. Tidak seperti kebanyakan lagu-lagu di Indonesia saat ini. kebanyakan lagu - maaf - &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;ASAL JAD&lt;/span&gt;I, kadang &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;GAK ENAK DI DENG&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;ER&lt;/span&gt;, belum lagi liriknya -&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;MAKSA &lt;/span&gt;banget. Tapi untuk lagu ini, saya sangat memberikan apresiasi posisitif. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"Waktu gua tonton klipnya, lagu ini bikin gua nangis"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Temanku juga berkata, ia sengaja menantikan klip lagu ini untuk sekedar melihat bagaimana isi lagu ini diterjemahkan ke dalam sebuah visualisasi -film- dan hasilnya klipnya mampu menyihir orang lain untuk sekedar meneteskan air mata tanda penerimaan atas pesan yang di sampaikannya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jadi, aku sih tetap memberikan apresiasi yang sangat positif untuk lagu-lagu Indonesia yang mampu menginspirasi kita semua menjadi lebih baik. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Bangsa ini gak perlu orang yang terlalu banyak komentar tentang satu hal, tapi bangsa ini lebih perlu orang-orang yang banyak menghasilkan karya positif dalam hidupnya."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7836028784454725838?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7836028784454725838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/jangan-menyerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7836028784454725838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7836028784454725838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2005364063835324249</id><published>2009-09-18T22:42:00.003+07:00</published><updated>2009-09-19T00:55:32.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Satu</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mengingat lintasan pun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;memerihkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;luka lama derita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;berputar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;terombang-ambing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;larut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;berjuang untuk menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;hingga desah terakhir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;atau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;berhenti di sini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;tampa arti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;(tias tatanka)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2005364063835324249?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2005364063835324249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/satu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2005364063835324249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2005364063835324249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/satu.html' title='Satu'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6800921445699162451</id><published>2009-09-18T22:37:00.004+07:00</published><updated>2009-09-18T22:48:22.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Rumah Kita</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Aku taburkan rumput di halaman belakang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;di antara pohon lengkeng dan mangga&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;sudah tumbuhkah bunganya?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;melihat angkasa dan bintang-bintang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;dari atap &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;rumah kita&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Aku akan ceritakan kelak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;pada anak-anak tentang matahari, bulan, laut,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;gunung, pelangi, sawah, bau embun, dan tanah,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Aku ajari anak-anak mengerti hijau rumput &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;warna bunga dan suara.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;(Tias Tatanka)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6800921445699162451?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6800921445699162451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/rumah-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6800921445699162451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6800921445699162451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/rumah-kita.html' title='Rumah Kita'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7924331351492665292</id><published>2009-09-18T16:20:00.002+07:00</published><updated>2009-09-18T16:24:33.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Lebaran Duluan</title><content type='html'>Ramadhan baru saja datang, namun suasana hari raya sudah memenuhi jalanan. Seakan orang-orang sudah ingin segera mengakhiri Ramadhan dan menggantinya dengan Syawal yang berarti hari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja mereka tidak mengerti atau tidak mau memahami betapa Ramadhan hadir sebagai jalan baginya untuk menyelamatkan diri dari siksa neraka. Ramadhan hadir sebagai penghapus dosanya dan untuk memudahkannya masuk  ke dalam surga. Aku cuma bergumam "Mereka tidak Tahu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ramadhan datang, para malaikat bersuka cita, para shahabat bersuka cita, dan bahkan mereka berharap setiap bulan adalah bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tergolong orang yang senantiasa menantikan Ramadhan datang dan berharap agar ia tidak pernah meninggalkan kita. Kegembiraan saat menyambutnya adalah sebuah jaminan bagi kita untuk selamat dari api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf jika tulisan ini agak terlambat, daripada tidak samasekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7924331351492665292?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7924331351492665292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/lebaran-duluan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7924331351492665292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7924331351492665292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/lebaran-duluan.html' title='Lebaran Duluan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-929758089439116070</id><published>2009-09-17T16:14:00.004+07:00</published><updated>2009-09-17T16:23:21.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Ramadhan Lagi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saat Ramadhan tiba, para syetan di belenggu, pintu surga di buka dan pintu neraka di tutup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ungkapan ini sudah sangat sering kita dengar dan mungkin sudah kita kenal dengan baik. Lalu mengapa setiap Ramadhan datang, masih saja orang-orang yang "sulit" untuk beribadah dengan maksimal. sering kali kita melihat ada orang-orang di siang hari Ramadhan, mereka dengan tanpa dosa makan, minum, merokok di depan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa hal ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jawabannya sederhana, karena syetan sudah membiasakan diri kita untuk terus tidak maksimal dalam beribadah selama 11 bulan. kemudian saat satu bulan penuh syetan dibelenggu oleh Allah, tubuh sudah terbiasa untuk tidak berpuasa, untuk tidak menghormati orang lain yang berpuasa, untuk tidak maksimal dalam beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin itu...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-929758089439116070?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/929758089439116070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ramadhan-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/929758089439116070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/929758089439116070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ramadhan-lagi.html' title='Ramadhan Lagi'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2750988203069585587</id><published>2009-09-16T05:05:00.002+07:00</published><updated>2009-09-16T05:08:54.288+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Tentang Ramadhan Tahun Ini</title><content type='html'>Apa perubahan signifikan yang akhirnya mampu kita buat di Ramadhan tahun ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kiranya peningkatan-peningkatan frekuensi ibadah harian kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau justru kuantitas maksiat yang senantiasa kita pupuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;moga saja Allah berkenan kiranya membawa kita bertemu dengan ramadhan tahun depan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga, Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2750988203069585587?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2750988203069585587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-ramadhan-tahun-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2750988203069585587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2750988203069585587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/tentang-ramadhan-tahun-ini.html' title='Tentang Ramadhan Tahun Ini'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3772437260769924873</id><published>2009-09-15T21:40:00.003+07:00</published><updated>2009-09-15T21:55:06.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Kerja Tim</title><content type='html'>&lt;p align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;"saat kita bekerja atau berbuat bersama dengan orang lain (di dalam) tim, maka satu hal yang harus kita perbesar adalah "maklum" dan "komunikasi yang intensif".&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dalam beberapa waktu belakangan ini saya mendapat tugas untuk memimpin sebuah tim yang beranggotakan 25 orang. Hanya tim kecil sepertinya. Satu hal lagi yang mengenakkan adalah ke 25 orang ini saya mengenalnya, walau tidak dengan sangat baik. Tim ini harus melakukan pendataan penduduk yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;SOP tim adalah pembagian tugas dan komunikasi. Saat bersama dalam sebuah tim, maka kita harus menyingkirkan 'ego' dan kebiasaan buruk kita saat sendiri. mengapa? karena kita hidup bersama orang lain. paling tidak ada 25 kepala yang isinya berbeda-beda. Untuk memastikan bahwa pekerjaan selesai, maka saya harus jeli membagi tim ini menjadi beberapa kelompok yang memiliki fungsi dan tanggung jawab tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Masalah adalah hal yang lumrah terjadi saat kita bekerja dalam tim. Mulai dari ada anggota tim yang tidak maksimal bekerja sehingga harus di back up dengan yang lain, sampai permasalahan sepele yaitu "kata-kata yang kasar dan menyinggung perasaan".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya ingin lebih memfokuskan tulisan ini pada permasalahan "perkataan". Ada pepatah yang mengatakan bahwa, "lidah itu lebih tajam dari sebuah pedang." Dalam berkerja dalam sebuah tim, baik besar atau kecil, pengaruh perkataan ini akan sangat signifikan terhadap kerja-kerja tim itu sendiri. Yang paling sederhana adalah kata-kata "bercanda" yang menurut kita mungkin biasa saja, tapi bagi teman yang kita candain, mungkin hal tersebut menyinggung perasaannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh karena itu, dalam bekerja, sudut pandang dalam melihat itu bukan dari diri kita, tapi pada posisi teman kita dalam tim. Maklum kita akan semakin banyak, namun tetap membangun sebuah komunikasi agar kerja-kerja tim itu tidak di pikul hanya oleh seorang saja atau dua orang, namun semua anggota tim bertanggung jawab penuh dengan tugas yang di berikan. Kalau sekiranya ada halangan dalam menyelesaikan tugas tersebut, wajib hukumnya untuk "melaporkan" keadaan, sehingga teman-teman yang lain tidak berprasangka yang buruk terhadap kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saat terjadi 'clash' penting bagi kita untuk duduk bersama membicarakannya dengan kepala dingin tidak dengan ego dan perasaan kita sendiri. Tetap sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang tim, kebersamaan tanpa mengurangi hak-hak kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3772437260769924873?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3772437260769924873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/kerja-tim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3772437260769924873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3772437260769924873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/kerja-tim.html' title='Kerja Tim'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-5148338312021519826</id><published>2009-09-13T02:29:00.003+07:00</published><updated>2009-09-13T02:51:57.183+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bapak'/><title type='text'>Pertama</title><content type='html'>Yang ku ingat waktu sekitar tahun 90 an. aku masih tinggal di perumahan guru sma jalawiyata Prokimal. Hari itu seorang Laki-Laki yang tidak ku kenal datang membawa dua buah durian. itu adalah kali pertama aku memakan buah yang namanya Durian. Aku tidak tahu bahwa Durian ini yang akhirnya akan menentukan jalan hidupku selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, aku hanya mendengar omongan dari tetanggaku, bahwa aku 'bakal' punya bapak lagi. sayangnya, pikiranku masih belum juga mengerti maksud dari perkataan tetanggaku itu. Setelah kunjungan"durian" tadi, si laki-laki itu sering berkunjung. jujur aku masih juga tidak mengerti arti kunjungannya waktu itu. Namun, satu yang pasti aku merasa nyaman dengan kehadirannya. Beliau adalah pribadi yang mampu mencairkan suasana, cepat akrab dan bersahabat. Mungkin ini yang di sebut sebagai "Chemistry" yang nyambung antara dua manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, aku, ibuku, adikku, dan beliau berangkat ke "kampung" guna menjalani sebuah prosesi yang kemudian aku kenal dengan Pernikahan. Di kampung, sampai acara selesai (ijab qabul) dan seterusnya, aku masih gak ngeh bahwa aku sudah memiliki bapak lagi. Jiwa dan pikiranku masih terlalu sibuk sendiri, aku tak peduli. Bagiku sama saja. Selanjutnya, siapa yang tau....?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-5148338312021519826?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/5148338312021519826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pertama.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5148338312021519826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/5148338312021519826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/pertama.html' title='Pertama'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-1019187691252605558</id><published>2009-09-11T20:26:00.001+07:00</published><updated>2009-09-11T20:28:03.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lampung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Anak-anak di Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini Jum’at, 11 September 2009 (8 tahun peristiwa WTC) seperti minggu lalu, aku memberikan siraman rohani di Masjid dekat rumah. Penasaran juga untuk mengetahui apa sih yang ditulis anak-anak SD di buku ramadhannya. Sambil menanda tangani buku-buku tersebut, ku baca sekilas. Isinya macam-macam dan memang tidak ada yang nyambung dengan materi yang disampaikan. Aku memahami itu, karena mereka memang masih harus banyak belajar dalam merangkum materi yang di terimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada satu yang menarik perhatianku. Isinya sunggu tidak ada kaitannya dengan ceramah ataupun ramadhan. Mau tau isinya, “KITA HARUS MINUM SUSU BIAR SEHAT DAN KUAT” hanya itu. Semua anak-anak yang lain ikut tertawa. Aku tidak menyalahkan mereka dengan isi buku itu. Itulah mereka dengan segala kepolosan dan kegembiraannya. Kita tidak pernah tahu bagaimana mereka dewasanya nanti. Karena kondisi seseorang pada suatu fase waktu tidak dapat menjamin keadaannya pada fase yang lain. Aku hanya merasa perlu banyak belajar dari KEPOLOSAN dan KEJUJURAN mereka dalam menjalani hidupnya. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-1019187691252605558?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/1019187691252605558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/anak-anak-di-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1019187691252605558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/1019187691252605558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/anak-anak-di-ramadhan.html' title='Anak-anak di Ramadhan'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7461096202328878075</id><published>2009-09-11T06:43:00.005+07:00</published><updated>2009-09-11T07:01:29.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bapak'/><title type='text'>Ada yang Datang dan Pergi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamis, 3 September 2009, tepat pukul 17.00 WIB. tak ku rasakan lagi hembusan nafasnya, ibuku berkata "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun", sambil mengikatkan kain putih ke kepalanya. sedangkan adikku mengikatkan kain putih di kedua jempolnya, sementara aku masih berusaha memastikan bahwa tidak ada lagi hembusan nafas dari kedua lubang hidungnya. aku juga berusaha untuk merasakan denyut nadi di lehernya. Dan memang sudah tidak ada lagi denyut di sana, sudah tidak ada lagi hembusan nafas dari hidungnya. Allah sudah memanggilnya dengan cara yang sangat lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha mengumpulkan semua keberanianku untuk mengakui bahwa Bapak - seperti itu aku memanggilnya -  telah menyelesaikan tugasnya di dunia. ku tarik nafas dalam-dalam berusaha menarik sebanyak mungkin udara ke dalam paru-paru ku untuk menahan air mataku yang hendak tumpah, saat tetanggaku mengatakan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bek, kenapa bapak, kok gak kedengeran lagi suaranya?"&lt;/span&gt; ah... kembali ku tarik nafas dalam-dalam, sambil ku katakan dalam hati, "tahan, tahan bek, jangan menangis..." Dengan segenap keberanian ku katakan bahwa, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bapak sudah duluan jam lima ini. Mohon maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan beliau."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memoriku berlari ke tahun-tahun awal 90-an, saat bapak bercerita tentang kancil yang cerdik di setiap malam-malamku. Setiap malam ada saja kisah baru yang di dongengkannya untukku. Saat aku menemani beliau menyusuri jalan-jalan menuju tempat beliau mengajar. Saat beliau berusaha mengambil paksa mainanku yang di curi temanku. saat... ah... terlalu banyak, sampai saat beliau harus menantang panas matahari guna menanam singkong dan jagung di tanah kosong belakang rumah. Saat beliau harus melawan panasnya mentari guna menyiangi tanaman singkong dan jagung yang baru saja tumbuh. Saat beliau tersenyum dan tertawa, sungguh senyum dan tawa yang membawa kedamaian di rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai kamis itu, ibu berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bapak mohon maaf atas kesalahan selama ini." &lt;/span&gt;sambil berkata kepada adikku yang bungsu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sun, mulai sekarang gak ada lagi yang kita panggil bapak."&lt;/span&gt; mataku panas, tapi aku tidak boleh menangis, tidak boleh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7461096202328878075?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7461096202328878075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ada-yang-datang-dan-pergi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7461096202328878075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7461096202328878075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/ada-yang-datang-dan-pergi.html' title='Ada yang Datang dan Pergi'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2880894627390673022</id><published>2009-09-08T05:20:00.002+07:00</published><updated>2009-09-08T05:25:19.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Panggilan Tak Terjawab</title><content type='html'>Beberapa waktu ini, tulisan "Panggilan Tak Terjawab" muncul di layar HP tua ku. Biasanya, saat itu terjadi aku akan melakukan panggilan ulang guna memastikan, kalao-kalao ada sesuatu yang sangat penting. namun kebanyakan panggilan ulang yang ku lakukan berujung pada 'kekesalan' kenapa? karena nomor yang masuk itu mengatakan bahwa dia tidak pernah menghubungi nomor ku dan gitu deh... pernah juga saat sedang ada 'meeting' atau aku sedang 'berbicara' panggilan dari no-pribadi yang tidak di kenal kembali masuk, jika di angkat langsung dimatikan. jujur kadang aku tidak nyaman dengan itu. bagiku, ada saat untuk main-main, ada saat-saat kita harus serius. gak semua orang akhirnya bisa sabar dengan perlakukan seperti itu... ini pelajaran bagiku untuk sedikit mengurangi kegiatan 'ngerjain' orang melalui HP.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2880894627390673022?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2880894627390673022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/panggilan-tak-terjawab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2880894627390673022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2880894627390673022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/09/panggilan-tak-terjawab.html' title='Panggilan Tak Terjawab'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6204418996536504170</id><published>2009-08-10T09:47:00.000+07:00</published><updated>2009-08-10T09:48:37.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>CARA GAMPANG MASUK SURGA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa malam yang lalu, aku berkunjung ke rumah salah seorang teman. Ada beberapa keperluan yang harus diselesaikan dan menyelesaikan beberapa obrolan yang belum juga selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari obrolan kami kali ini, muncul sebuah kesimpulan bahwa, jika kita ingin masuk surga dengan mudah, maka carilah istri yang hafal alqu’an. Memang agak bercanda manifestasi ini kami cetuskan. Dan akupun masih saja tersenyum membayangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawanku ini bercerita, bahwa beberapa hari yang lalu Ia berkunjung ke sebuah pesantren yang dikelola oleh pamannya. Pamannya berpesan agar ia mencari istri yang hafal al qur’an. Jangan sembarangan mencari istri. Temanku ini dengan semangat empat lima mengatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“O.. ya jelas tho Pak le’”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginannya tentu bukan tanpa alasan. Ia lahir dari keluarga penghafal al qur’an. Ayahnya seorang yang hafal qur’an (hafidz), ibunya, juga seorang hafidz, kakaknya juga seorang hafidz, adiknya seorang hafidz, adiknya yang bungsupun, saat ini masih terus meningkatkan jumlah hafalannya yang telah memasuki angka sepuluh juz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang aku merinding sekaligus ada rasa bahagia saat membayangkan ada sebuah keluarga seperti itu. Ada keinginan yang halus masuk melalui ubun-ubunku. Keinginan untuk seperti mereka. Namun itu semua memerlukan sebuah pengorbanan yang tidak sedikit pula. Ternyata adanya keluarga penghafal qur’an itu tidak hanya ada di negeri dongeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itupula salah satu alasan yang menyebabkan ia belum juga menikah sampai saat ini. Karena syarat seorang wanita yang hafal qur’an untuk menjadi istrinya itu belum juga diturunkan. Di akhir pertemuan kami malam itu, ia berkata, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Nyari istri hafal qur’an itu gak apa-apa kan?” &lt;/span&gt;aku menimpali, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ya jelas boleh banget. Itukan salah satu cara gampang untuk masuk surga.”&lt;/span&gt; Ia tertawa, ku lanjutkan, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Tinggal bilang aja, ‘dek, abang pesen kupon surganya satu ya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6204418996536504170?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6204418996536504170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/08/cara-gampang-masuk-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6204418996536504170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6204418996536504170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/08/cara-gampang-masuk-surga.html' title='CARA GAMPANG MASUK SURGA'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6493033201259372912</id><published>2009-08-10T09:45:00.000+07:00</published><updated>2009-08-10T09:47:16.654+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Mengalahkan diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Mas, emak kasihan sama dia, sekolahnya jauh-jauh, tapi pulang-pulang Cuma jadi tukang susu kedelai. Tiap pagi nganter, siangnya gak semuanya laku. Berapalah untungnya sehari itu.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas adalah sebuah pernyataan seorang ibu kepada anaknya tentang seorang sarjana yang pulang kampong setelah menuntut ilmu. Di kampungnya ia “hanya” menjadi seorang pembuat susu kedelai. Anaknya yang dipanggil “mas” tadi hanya tersenyum menanggapi pernyataan ibunya tersebut. Ia berkata, “Yang gak laku Cuma di sini aja, di tempat lain malah habis terus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasakan kesedihan itu, aku menanggapinya sebagai sesuatu yang lumrah bahwa sebagai orang tua, beliau ingin agar anaknya setelah selesai menempuh pendidikan tinggi dapat menikmati hidup yang layak. Tidak seperti orang-orang di pasar yang pendapatannya pas-pasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ku tanyakan kepada orang yang dimaksud temanku tadi tentang pernyataan tersebut. Ia menjawab, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Yang harus kita kalahkan adalah diri kita sendiri, bukan siapa-siapa. Aku ingin menguji sejauh mana ketahanan mentalku menghadapi kesulitan hidup yang sebenarnya. Karena aku yakin bahwa jalan ini adalah jalan yang akhirnya akan membuatku menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Bukan pendidikanku yang tinggi itu, bukan selembar ijazah itu. Tapi kehidupan inilah tempatku menempa ilmu yang ku dapatkan. Aku tidak akan pernah tahu teori yang kupelajari selama ini benar atau tidak jika tidak aku uji cobakan di kehidupan nyata.” &lt;/span&gt;Jawabnya panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia melanjutkan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Aku punya planning besar ke depannya. Membuat dan menjual susu kedelai ini adalah salah satu latihan mental, sebelum aku menangani yang jauh lebih besar. Jika hal-hal kecil ini berhasil aku lalui dengan sukses, jiwaku akan merekamnya dan terus menginginkannya terulang kembali. Dan aku yakin bahwa masa depanku akan cerah, secerah harapan orang-orang tua tadi kepada anaknya. Yakinlah. Dua atau tiga tahun lagi, omongan ‘kasihan’ itu akan hilang. Kalo gak percaya kau boleh lihat dua atau tiga tahun lagi.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku sepakat denganmu kawan, kita harus mengalahkan diri kita sendiri. Jangan dengarkan omongan negative orang lain. Terulah melangkah mengejar apa yang sepantasnya kau dapatkan. Karena Tuhan yang Kuasa tidak pernah menyalahi janji-Nya. Janji kepada setiap hambanya yang sabar dan tak pernah putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6493033201259372912?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6493033201259372912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/08/mengalahkan-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6493033201259372912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6493033201259372912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/08/mengalahkan-diri-sendiri.html' title='Mengalahkan diri Sendiri'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2546455504291774036</id><published>2009-07-28T19:53:00.000+07:00</published><updated>2009-07-28T20:06:48.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Jangan Menyepelekan Setiap Peluang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah training di SMA di Kotabumi, saya katakan kepada peserta, “siapa yang mau uang ini.” Sambil saya keluarkan uang Rp. 20.000. Reaksi mereka beragam, ada yang mau maju, ada yang dorong-dorong kawannya, sampai akhirnya ada seorang peserta yang berdiri dan mendatangi saya dan mengambil uang dari tangan saya. Setelah uang di tangan saya diambil, saya minta kepadanya untuk duduk kembali ke tempat duduknya. Untuk selanjutnya, kita pasti tahu reaksi teman-temannya. Mereka semua menyesali tindakan ragu-ragu dan malu-malu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang professor di Inggris dihasilkan bahwa, orang-orang yang sering sial, memiliki kecenderungan untuk terus sial. Dan orang-orang yang beruntung juga memiliki kecenderungan untuk terus beruntung. Dalam penelitian tersebut, kelompok orang sial dan orang beruntung diberikan tugas untuk menghitung jumlah gambar di sebuah surat kabar. Hasilnya orang-orang beruntung hanya memerlukan waktu tidak lebih dari sepuluh detik dan orang-orang yang sial memerlukan waktu tidak kurang dari satu menit. Mengapa ini terjadi? Karena sebelumnya si professor telah menuliskan sebuah tulisan kecil di halaman kedua surat kabar tersebut, “berhenti menghitung jumlah gambar di surat kabar ini ada 43 buah”. Orang-orang beruntung menemukan tulisan ini dan orang-orang sial melewatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor tersebut menyimpulkan bahwa ada empat ciri orang yang beruntung, pertama, orang beruntung selalu bersikap positif terhadap peluang, kedua, mengambil keputusan dengan mengandalkan intuisinya, ketiga, selalu berharap kebaikan akan datang, keempat, mengubah yang buruk menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya di Medan beberapa tahun yang lalu, saya memiliki pengalaman unik. Waktu itu, saya berjualan buku-buku Islam di sebuah pusat perbelanjaan. Saat saya sedang menawarkan produk buku itu, datanglah seorang pria dengan tampilan yang agak kusut. Dia memperkenalkan diri sebagai seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Medan. Ia juga mengatakan bahwa ia adalah seorang nasrani, saat ini ia akan menikah. Namun, ia memiliki kegemaran membaca buku-buku yang berisi kisah-kisah nabi, termasuk di dalamnya kisah Nabi Muhammad Saw. Ia bertanya, berapa harga buku sirah nabawiyah. Saya katakan harganya sekian ribu. Ia berjanji akan datang besok untuk membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, saya berbaik sangka bahwa dia akan datang besok untuk membeli buku yang dia janjikan itu. Keesokan harinya ia tidak datang, begitu juga dengan hari berikutnya. Saya tetap berbaik sangka bahwa ia akan datang membeli. Teman-teman dan para pramuniaga di sekitar toko kami mengatakan bahwa yang datang itu adalah “ORANG GILA”. Itulah sebabnya saat orang itu bertanya-tanya dan saya meladeninya dengan baik, mereka menahan senyum. Saya tersenyum mengingat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa yang terjadi setelah beberapa hari? Saat saya tidak datang untuk menjual buku, teman saya yang lain mengatakan, bahwa kemarin, “orang gila” itu datang lagi dan langsung membeli buku Sirah Nabawiyah. Luar biasa. Makanya saya sering mengatakan, bahwa jangan menyepelekan setiap peluang yang datang kepada kita. Karena sekali kita melewatkannya, hanya penyesalan yang akan datang kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2546455504291774036?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2546455504291774036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/jangan-menyepelekan-setiap-peluang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2546455504291774036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2546455504291774036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/jangan-menyepelekan-setiap-peluang.html' title='Jangan Menyepelekan Setiap Peluang'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-2056947163970507357</id><published>2009-07-17T19:40:00.000+07:00</published><updated>2009-07-17T19:41:15.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Azzam yang ku kenal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi yang pernah menyaksikan film Ketika cinta bertasbih atau membaca bukunya, pasti mengenal yang namanya Azzam. Seorang pemuda yang harus bekerja keras di Negara orang untuk mempertahankan dirinya dan keluarganya di Indonesia. Ia bertahan hidup dengan membuat tempe dan bakso. Ia menjalani itu tanpa rasa menyesal walau ia harus merelakan studinya menjadi molor hingga 9 tahun lamanya. Itu semua ia lakukan sebagai rasa tanggung jawab sebagai lelaki tertua di rumahnya, tertutama saat ayahnya meninggal dunia di tahun pertamanya kuliah di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dalam kehidupanku, banyak ku temui Azzam-Azzam yang lain. Mereka kuliah dan mereka harus bekerja guna menghidupi/ membantu biaya sekolah adik-adiknya. Salah satunya adalah ia yang sekarang akan ku ceritakan. Sebut saja namanya adalah Satria. Semua yang ada pada diri Azzam imajiner ada pada dirinya. Mulai dari ayahnya yang meninggal saat ia masih kuliah (tahun pertamanya kuliah), tentang kuliahnya yang hampir mencapai 9 tahun. Dan ia harus bertahan hidup dengan bekerja sambil kuliah, bukan kuliah sambil kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mendengar Toshiro Masuda, ku coba menuliskan pengalamanku bersama “Azzam”. Satria, ia hidup 5 bersaudara, ia sebagai anak pertama dan laki-laki. Pada awalnya, kehidupannya sama seperti kita. Ia dapat menempuh pendidikannya dengan baik tanpa halangan. Saat ia kuliah sang ayah yang menjadi penopang biaya pendidikannya harus lebih dahulu menghadap yang kuasa. Sementara ia masih memiliki 4 orang adik yang masih bersekolah dan akan memasuki pendidikan tinggi juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia harus merelakan kuliahnya menjadi sedikit tersendat-sendat karena ia juga harus bekerja menghasilkan uang yang akan ia kirimkan ke kampungnya yang akan digunakan sebagai biaya pendidikan adik-adiknya. Ibunya memang PNS, namun gajinya hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Kalaupun ada, ia pasti tidak mau menyusahkan ibunya. Ia akan bilang ke adik-adiknya agar meminta uang jajan kepadanya. Namun, jika ibu memberikan uang jangan di tolak, karena ada doa didalam pemberiannya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ia menyelesaikan pendidikan tingginya di universitas yang hampir 9 tahun itu. Ia pulang ke rumah guna membantu ibunya (itu alasannya). Di kampungnya ia bekerja apa saja guna membantu keuangan keluarga, terutama untuk membiayai pendidikan adik-adiknya yang sudah memasuki jenjang univesitas. Satu keyakinannya adalah rejeki itu sudah ada tinggal dijemput saja. Aku ikut merasakan betapa kerasnya ia mencoba memendam rasa. Terkadang ia memiliki beberapa keinginan, namun saat ia melihat keluarganya, ia langsung menepis semua keinginan itu. Seperti ia ingin melanjutkan pendidikannya di pesantren, sambil mencicil hafalan Qur’annya. Sekali lagi, saat ia terbayang wajah ibunya, ia langsung mengurungkan niatnya. Ah, berbakti pada orang tua itu lebih penting, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang sudah memasuki angka 29 tahun, ia juga belum menikah. Bukannya tidak ada yang mau, tapi setiap ada yang datang, ia menolaknya dengan halus, atau ia mencoba mencari-cari alasan agar dapat menolaknya. Saat ditanya alasannya ia hanya tersenyum dan berkata, “gak tau aku.” Jika aku membaca, ia masih merasa memiliki hutang untuk menggantikan posisi ayahnya di mata adik-adiknya, dan hal itu akan sulit ia lakukan jika ia menikah saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyaksikan film ketika cinta bertasbih kemarin, aku seperti melihat Satria yang memerankan Azzam. Ia menentang kerasnya hidup untuk hidup. Oh ya, satu lagi, Satria juga hampir berangkat ke Mesir, namun jatahnya diambil orang lain. Padahal tes yang diikutnya menyatakan bahwa ia lulus untuk berangkat ke Mesir tahun itu. Tapi tidak jadi. Seandainya ia menyaksikan film ini, aku yakin pasti ia akan merasakan bahwa film ini sebagai memori hidupnya yang diputar kembali. Hanya saja dengan setting tempat dan waktu yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-2056947163970507357?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/2056947163970507357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/azzam-yang-ku-kenal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2056947163970507357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/2056947163970507357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/azzam-yang-ku-kenal.html' title='Azzam yang ku kenal'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-6855329833042646459</id><published>2009-07-01T15:17:00.000+07:00</published><updated>2009-07-01T15:18:19.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='organisasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><title type='text'>Membangun Organisasi (Lagi)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang terlewat dari tulisan saya yang lalu. Saya mengatakan bahwa ada setidaknya 6 hal yang perlu dilakukan untuk membangun organisasi yang kuat. Hal selanjutnya adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Rasa Saling Percaya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa saling percaya dengan anggota organisasi, baik dia sebagai atasan atau bawahan. Hal ini juga terkait dengan membangun loyalitas bawahan. Sering kali kita mendapati sebuah organisasi di huni oleh orang-orang yang mengedepankan sikap iri, cemburu dan dengki. Dalam sebuah makalah dalam untuk membangun tim, ada tiga hal yang dapat menghancurkan tim, yaitu sikap kurang percaya diri, cemburu, dan sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa tahun belakangan ini saya mengamati sebuah organisasi yang pernah saya huni dan besarkan. Dahulu, sikap saling percaya, dukungan dari bawah dan atas, tidak pernah ada sikap iri dan dengki atau sinis. Organisasi ini tumbuh menjadi kekuatan besar yang disegani hingga tingkat provinsi. Namun dalam beberapa tahun belakangan sikap saling percaya itu mulai pudar. Hal ini terjadi karena ada pihak (oknum) yang hanya mementingkan diri sendiri. Sehingga ia menebarkan sikap sinis, iri dan mengobarkan api fitnah di dalam organisasi. Sayangnya, banyak anggota tim yang terpengaruh, sehingga organisasi ini timpang dan sekarang adalah sisa-sisa kejayaan masa lalu. Hanya satu penyebab organisasi ini masih bertahan, karena organisasi ini milik pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap iri, dengki dan tidak percaya dengan anggota tim ini terkadang terbangun begitu saja dan sering kali tanpa kita sadari. Kita mulai menyadari saat ada anggota tim yang punya pengaruh besar akhirnya keluar atau menjauhi pusaran kekuatan organisasi ini. Dan mulai terasa adanya ketimpangan yang terjadi. Keseimbangan organisasi terganggu dan terjadi penurunan produktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling percaya adalah modal besar untuk menjadi besar. Saat memberikan instruksi kepada teman-teman di tim futsal Teknik Industri Universitas Sumatera Utara, saya juga menekankan untuk mempercayai teman dalam tim. Beri bola kepada dia walau kita tahu bahwa kemampuannya tidak sebaik yang lain. Namun, sikap saling percaya ini akan menumbuhkan yang namanya kepercayaan diri. Seorang anggota tim yang lemah akan menjadi percaya diri dan akhirnya dapat memunculkan potensi terbaiknya atau minimal kekurangan yang ada padanya akan te-reduksi dan tertutupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah satuhal lagi yang harus kita bangun dalam membangun tim, yaitu sikap saling percaya dengan semua anggota tim. Apakah pimpinan mempercayai bawahannya atau sebaliknya bawahan menaruh kepercayaan kepada pimpinannya. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-6855329833042646459?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/6855329833042646459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/membangun-organisasi-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6855329833042646459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/6855329833042646459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/07/membangun-organisasi-lagi.html' title='Membangun Organisasi (Lagi)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3884872587785053185</id><published>2009-06-19T20:38:00.000+07:00</published><updated>2009-06-19T20:42:12.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lampung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><title type='text'>Lelaki Tua dan Perempuan Berbaju Ketat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matahari sudah mulai meninggi, panas menyengat mulai terasa. Kulihat jam di HP, sudah menunjukkan pukul 11.15. aku berdiri di depan sebuah toko emas, di pasar kotabumi. Tujuanku hari hanya satu, menemani ibuku untuk menjahit sepatu yang sudah mulai rusak, kalau di sini namanya nge-sol sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu ku pinjam Koran pemilik toko emas, berita hari ini adalah tentang kasus kekerasan dalam rumah tangga cici paramida. Cici ditabrak suaminya sendiri, saat memergoki suaminya sedang bersama wanita lain. Tetapi yang lebih menarik perhatianku adalah hasil-hasil pertandingan di piala konfederasi di Afrika Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaku, ada seorang lelaki muda tinggi, sepertinya sedang menunggui istrinya yang sedang asyik tawar-menawar harga emas. Kemudian ada seorang laki-laki tua dengan kaos warna merah, bertopo coklat, duduk di sebuah kursi, tepat di sebelah lelaki muda, ada juga tukang sepuh emas dan tentunya tukang sol sepatu yang sedang menjahitkan sepatu yang dibawa ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oi.. pak kamu ini sudah tua, sebentar lagi udah mau mati, jangan macem-macem ngeliatnya.” Terdengar seorang perempuan dengan baju ketat, dan rok mini turun tergesa-gesa dari motor bebeknya. Perempuan ini marah-marah kepada pak tua berbaju merah bertopi coklat yang duduk di sebelah lelaki muda. Jujur, aku agak kaget. Perempuan itu masuk ke toko emas sambil terus menunjukkan sikap tidak simpatiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sampai 2 menit, ia meninggalkan toko, masih sibuk dengan omelannya yang sama dengan ketika dia datang, “Kamu itu sudah tua pak, sebentar lagi mau mati.” Cerocos perempuan yang gak tau adat tadi. Wanita itu pergi membawa motornya sambil diikuti pandangan tidak suka dari orang-orang di sekitar kami tadi. Aku sibuk memperhatikan pak tua berbaju merah bertopi coklat. Ia seakan tidak percaya akan dimarahi seorang perempuan yang lebih pantas disebut cucunya. Aku kembali sibuk dengan Koran yang sedang kubaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat sebuah kisah nyata di Mesir. Kala itu ada perempuan muda berpakaian seronok naik sebuah angkot, kemudian di nasehati salah seorang lelaki tua yang ada di angkot itu. Namun ia justru balik menghardik lelaki tua itu. Dan mengatakan kata-kata yang sama dengan perempuan berbaju ketat di pasar tadi. Orang-orang terkejut dengan sikap perempuan itu. Ketika ia turun dari angkot, tiba-tiba ia tersambar petir dan mati seketika. Aku berharap bahwa Allah kiranya dapat memberikan sebuah pelajaran kepada perempuan berbaju ketat itu agar segera mendapat hidayah, tidak harus disambat petir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum mengingat itu semua, aku berharap bahwa kejadian ini tidak terjadi pada anggota keluargaku. Semoga Allah menjaga kami semua dari perbuatan yang tercela tersebut. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3884872587785053185?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3884872587785053185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/lelaki-tua-dan-perempuan-berbaju-ketat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3884872587785053185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3884872587785053185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/lelaki-tua-dan-perempuan-berbaju-ketat.html' title='Lelaki Tua dan Perempuan Berbaju Ketat'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-3986086226591926337</id><published>2009-06-16T12:20:00.000+07:00</published><updated>2009-06-16T12:23:22.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MEMBANGUN ORGANISASI YANG KUAT</title><content type='html'>Ketika saya membaca buku yang ditulis oleh John Wood, saya menemukan beberapa catatan yang ia buat. Catatan itu tentang bagaimana organisasinya ini dapat mendunia. Saya tidak ingin terlalu luas berbicara ‘dunia’, namun kita akan berbicara bagaimana membangun organisasi kita menjadi kuat. Tentunya untuk membangun sebuah bangunan organisasi yang kuat, harus memiliki pondasi yang kuat pula. Organisasi yang dimaksud di sini adalah organisasi bisnis atau organisasi sosial. Dan pondasi-pondasi itu adalah empat hal (plus dua) yang akan saya ceritakan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Berorientasi pada hasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Produktivitas seseorang atau organisasi terlihat dari hasil-hasil kerja yang mereka lakukan. Hasil-hasil ini tentunya adalah hasil-hasil kerja positif. Banyak terjadi hari ini organisasi yang ada hanya banyak melakukan pekerjaan namun sedikit dalam output kerja mereka. Mungkin sebagian dari kita masih berorientasi pada proses. Ada jargon yang sering kita dengar bahwa, “yang paling penting adalah prosesnya, hasil itu ngikut sendiri.” Jargon ini ada benarnya dan tidak selamanya benar.&lt;br /&gt;Memang kita harus memperhatikan proses dari pekerjaan kita, proses yang salah akan mempengaruhi hasil. Namun, melulu menikmati proses juga bukan pekerjaan yang produktif. Tetap ada target-target output dari pekerjaan yang kita lakukan. Tetap ada target-target pencapaian waktu penyelesaian pekerjaan. Kehidupan yang dinamis saat ini memaksa kita dan organisasi kita untuk cepat merespon apa-apa yang terjadi di lingkungan kita. Keterlambatan respon atas kejadian-kejadian di sekeliling kita akan menyebabkan organisasi kita semakin tertinggal dan ditinggalkan. Ingat bahwa waktu tidak pernah menunggu.&lt;br /&gt;Kita harus mengubah pola pikir kita yang tadinya ‘baru’ berorientasi pada proses menjadi orientasi kepada hasil kerja. Hal ini dilakukan bukan berarti menghalalkan segala cara untuk mencapai semua target yang telah kita canangkan. Namun tetap memperhatikan input dari proses dan proses itu sendiri. Hanya saja, proses yang kita lakukan dipaksa (kalau boleh begitu bahasanya) untuk mencapai target output dan target waktu yang telah ditetapkan di awal. Kegiatan ‘memaksa’ di sini dapat dipandang sebagai upaya-upaya seperti memperbaiki kualitas input, memperbaiki kualitas proses pengerjaan dan perbaikan-perbaikan lainnya. Hal ini semata-mata dilakukan untuk mengikuti cepatnya gerak langkah lingkungan tempat kita tinggal saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Jangan menyepelekan data&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Informasi adalah salah satu input dalam proses pengembangan pribadi atau organisasi. Informasi yang bertebaran di sekeliling kita adalah makanan yang harus di konsumsi demi meningkatkan daya saing organisasi. Orang-orang yang ketinggalan informasi dengan sendirinya akan tercecer dari persaingan global.&lt;br /&gt;Data adalah penyusun informasi itu sendiri. Dari data yang akurat maka akan didapatkan atau dihasilkan informasi yang akurat. Terutama bagi organisasi bisnis, data adalah makanan yang harus selalu dikumpulkan dan dimakan. Dari data ini keluarlah strategi-strategi untuk memenangkan  persaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Pekerjakan orang-orang cerdas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meletakkan orang-orang cerdas di posisinya adalah cara yang paling efektif dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Banyak organisasi yang gagal beroperasi karena diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki kemampuan di bidang tersebut. Untuk itu di awal sangat penting bagi organisasi untuk melakukan seleksi yang ketat dalam menempatkan orang-orang yang bekerja dalam organisasi.&lt;br /&gt;Selain itu, orang-orang yang cerdas akan memiliki energi yang jauh lebih besar dibandingkan orang-orang biasa di sekelilingnya. Akan ada selalu diskusi yang hangat ketika kita sedang membahas sebuah masalah. Akan banyak ide-ide bermunculan saat mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapi oleh organisasi.&lt;br /&gt;Dan satulagi, orang-orang cerdas akan sangat mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan yang senantiasa berubah. Mereka akan mudah untuk terus belajar dan belajar menghadapi tuntutan perubahan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Bangun loyalitas orang-orang anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Organisasi akan maju jika diisi (selain orang cerdas) oleh orang-orang yang loyal. Namun, membangun loyalitas adalah sebuah pekerjaan yang sulit dan memakan waktu yang tidak sebentar. Dengan menerapkan trik ini, anda akan dapat membangun loyalitas orang-orang anda. Langkah yang harus anda ambil hanya satu, yaitu : Anda harus menunjukkan loyalitas anda kepada orang-orang anda. Bagaimana caranya? Caranya adalah hargailah keberadaan mereka, jangan menganggap diri kita lebih baik dan lebih tinggi dibandingkan mereka. Pandanglah mereka sebagai rekan kerja. Tindakan nyatanya adalah sering-sering ajak bawahan anda untuk makan bersama, olahraga bersama atau kalau perlu anda ajak ke rumah, ajak menginap dan makan di rumah anda. Dengan demikian mereka akan merasa sangat dihargai dan mereka akan balik menghargai anda sebagaimana yang anda lakukan padannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Ciptakan suasana kerja yang dinamis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, manusia itu senang dengan kehidupan yang menantang dan dinamis. Jika kita membaca ulang sejarah kehidupan kita, kita akan menemui sebuah fakta bahwa sejak masih berbentuk sel sperma, kita telah berkompetisi untuk mendapatkan satu tempat di dunia ini. Dan kita membuktikan bahwa kita berhasil untuk hadir di dunia. Namun, saat kita terlahir, iklim kompetisi itu terasa terus berkurang.&lt;br /&gt;Sama ketika kita melakukan kerja-kerja di organisasi, ketika iklim kompetisi (yang positif tentunya) itu hadir di tengah-tengah organisasi, setiap anggota organisasi akan berusaha untuk ikut ambil bagian. Untuk membuktikan ini, anda perlu menguji cobakan teori ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Bangun jaringan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaringan kerja adalah penguat eksistensi kita. Sekuat apapun modal dan fisik kita, jika kita kerja sendiri, maka hanya kehancuran yang akan kita temui. Beton, dinding itu kuat karena ada jaringan antara pasir, semen, air, batu, besi dan batu bata. Jika saja air tidak hadir maka tidak akan ada bangunan yang berdiri. Begitu juga saat kita membangun sebuah tim atau organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah enam bagian yang dapat kita lakukan guna menciptakan organisasi yang tangguh. Keenam ini adalah bagian kecil dari berbagai tips untuk membangun sebauh organisasi yang kuat. Yang perlu dilakukan saat ini adalah segera mengambil tindakan nyata guna mewujudkan apa-apa yang kita cita-citakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-3986086226591926337?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/3986086226591926337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/membangun-organisasi-yang-kuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3986086226591926337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/3986086226591926337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/06/membangun-organisasi-yang-kuat.html' title='MEMBANGUN ORGANISASI YANG KUAT'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-4492117769279154827</id><published>2009-05-20T17:02:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T17:03:29.369+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mencoba mengendalikan hasil; bukan mengendalikan cara berpikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seringkali kita melihat sebuah departemen diisi oleh orang-orang yang sama dalam hal kemampuan, namun selalu terjadi perbedaan kualitas pekerjaan. Di dalam organisasi bisnis departemen yang paling terlihat perbedaannya adalah departemen penjualan. Kadang ada dua orang wiraniaga dengan kemampuan yang sama namun terjadi perbedaan hasil atau produktivitas. Sebagai seorang manajer/ pimpinan tentunya keadaan seperti ini menjadi sebuah kekhawatiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, yang terjadi adalah orang-orang yang “berhasil/ sukses” telah mengembangkan sebuah kebiasaan yang sangat berbeda dengan orang-orang yang “gagal”. Inilah perbedaanya. Bagi mereka yang berhasil mereka telah mengembangkan dalam dirinya sebuah kebiasaan yang baik, sehingga hal tersebut berpengaruh dalam kehidupan dan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan adalah serangkaian kegiatan yang saling bergantung satu sama lain. Serangkaian kegiatan itu adalah 1) pikiran, 2) perasaan, 3) kegiatan, 4) kebiasaan, 5) hasil. Artinya seperti ini, pertama, pikiran harus dapat diterima oleh akal budi (nurani) seseorang, lalu pada gilirannya pikiran itu akan mempengaruhi perasaannya, selanjutnya perasaan akan mempengaruhi kegiatan seseorang. Kegiatan yang terus dilakukan maka akan mempengaruhi kebiasaan seseorang. Kebiasaan akan berakhir pada hasil dari setiap individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam pikirannya dipengaruhi oleh motivasi untuk berprestasi, maka dengan sendirinya ia akan membangun kebiasaan-kebiasaan berprestasi. Akhirnya akan dapat diprediksi, bahwa ia akan menjadi seseorang yang berprestasi. Begitu juga dengan sebaliknya, jika ia mengembangkan proses berpikir yang salah atau negative, maka dengan sendirinya akan terbangun kebiasaan yang negative dalam hidupnya. Dengan kebiasaan yang negative itu, ia akan memperoleh hasil yang negative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak manajer/ pimpinan organisasi yang tidak menyadari hal ini. Mereka sibuk mendorong bawahannya untuk menghasilkan banyak output (hasil). Namun, ia lupa untuk membangun kebiasaan berprestasi pada bawahannya. Ia tidak mencoba mengubah jalan pikiran bawahannya kepada jalan berpikir sebagai seorang pemenang. Akhirnya ia akan kehabisan tenaga dan produktivitas bawahannya tidak meningkat secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, para manajer sering mengadakan sebuah seminar motivasi bagi karyawannya. Karena dalam seminar motivasi yang diberikan adalah sebuah penyadaran akan salahnya jalan pikir kita selama ini. Sehingga banyak dijumpai, setelah mengikuti seminar motivasi, para pekerja mengalami peningkatan produktivitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-4492117769279154827?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/4492117769279154827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer_4625.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4492117769279154827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/4492117769279154827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer_4625.html' title='KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-384039704648610547</id><published>2009-05-20T17:01:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T17:02:32.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gagal Mengembangkan Orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan utama manajemen adalah untuk memastikan bahwa kelangsungan bisnis atau organisasi akan terus berlanjut, walaupun sudah terjadi pergantian orang-orang di dalamnya. Bisnis atau organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat bertahan dalam kesuksesan yang berlangsung lama (baca: puluhan tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita menjumpai manajer atau pemimpin organisasi yang kerap mengontrol jalannya organisasi setiap saat. Apalagi saat mereka (manajer) tidak sedang berada di antara anak buahnya. Mereka akan selalu menelpon untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik. Bagi kita yang awam akan mengatakan bahwa  mereka (manajer) tadi adalah orang-orang yang luarbiasa. Karena memiliki perhatian yang luarbiasa. Namun sadarkah mereka, bahwa mereka sebenarnya sedang menggali kuburan mereka sendiri. Karena kecengengan yang mereka “ciptakan” itu akan membuat tim mereka menjadi “lemah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak pernah tahu berapa lama kita hidup atau kita tidak mungkin selamanya berada di antara orang-orang yang kita pimpin. Oleh karena itu manajer yang baik bukanlah mereka yang dapat menyelesaikan banyak masalah, tapi manajer yang baik adalah mereka yang banyak memberi masalah dan membimbing anak buahnya hingga akhirnya memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah-masalah lain yang muncul tanpa harus anda (manajer) langsung turun tangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-384039704648610547?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/384039704648610547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/384039704648610547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/384039704648610547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer_20.html' title='KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694028066904172273.post-7996071132148146968</id><published>2009-05-20T17:00:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T17:01:39.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leadership'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selalu Mencari Kambing Hitam Atas Kesalahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal inilah yang kadang sangat sulit diterima oleh banyak orang. Banyak manajer tidak mau menerima tanggung gugat pribadinya. Maksudnya seperti ini, sering kali jika terjadi kesalahan dalam organisasi, manajer langsung mencari dalih (baca: kambing hitam) atas masalah tersebut. Misalnya terjadi penurunan penjualan, orang-orang yang tidak mau menerima tanggung gugat pribadinya akan berkata, “Persentase penjualan kami berkurang karena saat ini inflasi sangat tinggi sehingga daya beli masyarakat menurun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, mereka (baca:manajer) tidak mau disalahkan atas kegagalan yang terjadi. Mereka akan mencari dalih untuk melindungi diri. Mereka mencoba untuk lari dari tanggung jawab atas pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajer atau pemimpin yang baik adalah mereka yang berani mengambil tanggung jawab atas semua yang terjadi. Jika terjadi sebuah kegagalan di dalam organisasi, maka mereka langsung mengintrospeksi diri, apakah ada kesalahan dalam pelaksanaan rencana dan lain sebagainya. Selanjut mereka langsung menyingsingkan baju dan melakukan apa yang terbaik dapat mereka lakukan untuk memperbaiki keadaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2694028066904172273-7996071132148146968?l=boemikoo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://boemikoo.blogspot.com/feeds/7996071132148146968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7996071132148146968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694028066904172273/posts/default/7996071132148146968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://boemikoo.blogspot.com/2009/05/kesalahan-fatal-yang-dilakukan-manajer.html' title='KESALAHAN FATAL YANG DILAKUKAN MANAJER  (Disarikan dari Buku 13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer)'/><author><name>Boo Koo, Bu-Ku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11731438947954837374</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Z3yO3UI8iKg/SQaZHbRaQUI/AAAAAAAAAAM/XcBljVW5PKw/S220/717594509m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
