Kekuatan Pikiran Positif

Semua berawal dari alam pikiran kita, kemudian ia menjelma menjadi kenyataan.

Banyak para ahli, orang-orang bijak bestari, mengatakan bahwa kita harus berhati-hati dengan pikiran kita. Mengapa? karena, pikiran itulah yang akan menentukan nasib kita. kok bisa?

dalam sebuah hadist qudsi Allah berfirman, "Aku adalah berdasarkan persangkaan hambaKu"

beberapa hari yang lalu, saya sempat mengalami sebuah kondisi yang agak menurun (futur) karena beberapa keinginan yang agak tertunda. Syukurnya, pikiran saya berkata, "sudah lupakan yang buruk-buruk, coba untuk tersenyum dan mulai untuk memikirkan hal-hal positif yang akan terjadi"

dan memang luarbiasa, hanya berselang beberapa menit dari perubahan pikiran saya tadi, dari negatif ke positif, langsung saya dapatkan hasilnya.

adalah di toko buku gramedia, saat saya sedang membaca sebuah buku di rak buku-buku bisnis, ada seseorang, yang dari penampilannya saya dapat menebak bahwa beliau adalah seorang eksekutif muda berusia di bawah 30 tahun, datang menyapa saya.

"senang baca ya mas?"
"iya."
"wah, hebat nih masih muda sudah punya kebiasaan membaca."
"ah... biasa aja mas."
"Apa bisnisnya mas?"

wah pertanyaannya langsung ke inti, aku berpikir, dari mana dia tau bahwa aku adalah seorang pelaku bisnis (sedang berusaha melangkah menuju pemiliki bisnis), apa karena aku berdiri, membaca di rak buku-buku bisnis?

"saya sekarang lagi bisnis Jamur Tiram mas?"
"jamur tiram?"
"iya, jamur yang putih, seperti tiram, besarnya sekitar seperti ini (sambil menunjuk ke tanganku)"
"waw, yang sekarang lagi booming 'jamur crispy' itu ya?'
" ya, tapi punya saya ada di lampung dan akan segera saya buka di sini (medan)."

balik aku bertanya,

"kalo mas, apa usahanya?"
"saya distributor beberapa produk"

ia bertanya,
"sering ke sini mas?"
"iya, sering"
"di medan tinggal dimana?"
"masih tinggal bareng teman."

"bisa minta Name Card-nya mas?"
"Hmm, lagi gak bawa mas, kemaren habis (asli emang udah habis dan gak di bawa), tapi kita bisa tukeran no hp"

akhirnya kami saling bertukar no Hp. sebuah catatan penting, kemana-mana mesti bawa kartu nama.

akhirnya kami berpisah.

sebuah pertemuan yang tidak terduga, dan aku yakin jika ini sudah di atur Allah, dan itu semua di mulai dari pikiran yang positif, optimis dan yakin bahwa Allah itu yang mengatur segalanya.

memang bagi sebagian orang ini hanya pertemuan biasa, tapi bagiku, ini pertemuan penting, penting dalam membangun bisnisku ke depan.

salam positif

...

memandang adalah satu

yang paling bisa kulakukan

Tentang Memulai

"Jangan tunggu Motivasi untuk BERBUAT, tapi BERBUATLAH maka anda AKAN TERMOTIVASI" (Satria Hadi Lubis)

besarnya reaksi yang muncul akan sebanding dengan aksi yang dilakukan.

Semakin besar keinginan untuk memulai sesuatu, maka akan semakin banyak alasan yang muncul dalam diri kita untuk menolak memulainya.

Saya mencatat, bahwa banyak teman-teman yang sebenarnya ingin sekali keluar dari tempatnya bekerja dan memulai hidup dengan menjadi wiraswasta. Namun, semakin besar dorongan untuk keluar, maka akan semakin banyak alasan yang muncul dari dalam dirinya yang melawan/ menolak keinginan menjadi wirausahawan. Akan muncul ketakutan-ketakutan atas kehidupannya saat ini dan masa depannya. Akan muncul dalam pikirannya ketakukan tentang masa depan anak-anaknya (jika punya anak), hutang yang belum dibayar dan lain sebagainya. semuanya muaranya satu, kalo mau keluar dari kehidupan nyaman saat ini... nanti-nanti dulu deh.

Kasus yang lain adalah, saat saya menjadi mahasiswa. saya memiliki teman yang secara akademis sangat baik. memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Bahkan, beliau lebih dahulu menyelesaikan seluruh pratikum yang menjadi persyaratan untuk kerja praktek dan mengerjakan skripsi. Namun, sayangnya keinginan memulai mengerjakan skripsi itu yang tidak kunjung muncul sampai akhirnya ia tersadar bahwa tidak ada lagi teman-teman seangkatannya yang tersisa. Beliau sering minta nasehat kepada kami yang telah 'mendahului'nya, bagaimana cara agar termotivasi untuk mengerjakan skripsi? Maka saat itu saya menjawab bahwa "ada 7 KS yang harus dia lakukan, Pertama, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU, KERJAKAN SKRIPSIMU. Maka dengan sendirinya kau akan menyelesaikannya sesegera mungkin"

Kasus yang lain, saat anak-anak SMA yang akan menghadapi UN sering minta nasehat dari saya, bagaimana kita siap dalam ujian nanti, saya katakan, "Kerjakan SOAL-SOAL tahun-tahun terdahulu, sehari minimal 50 soal. dan kerjakan sejak awal tahun di kelas III (sekarang XII). maka dengan sendirinya kita akan terbiasa mengerjakan berbagai variasi soal yang akan ada di UN nanti.

jadi, Intinya adalah untuk berbuat lebih, untuk menjadi pribadi yang berhasil, jangan pernah menunggun datangnya motivasi, tetapi bekerjalah, lakukan, kerjakan, mulailah langkah pertama maka kita akan segera termotivasi untuk melakukannya.

tidak percaya?
coba dulu....

salam Mantab Luarbiasa